Jaksa Shandy Handika kini mendapat sorotan setelah kemunculan film dokumenter Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso. Seperti diketahui ia merupakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kasus kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin dan membuat Jessica Wongso dijatuhi hukuman 20 tahun penjara.
Ketika melakukan wawancara di podcast Denny Sumargo, pernyataan Jaksa Shandy yang menjadi perbincangan di media sosial. Salah satunya mengenai keyakinannya menang melawan pengacara Jessica Wongso, Otto Hasibuan dalam kasus kopi sianida 2016 lalu.
"Pada saat Mas Shandy tahu berhadapan sama Pak Otto, udah tahu berhadapan sama Pak Otto? Feeling menang atau kalah?" tanya Denny Sumargo dikutip dari kanal YouTubenya pada Jumat (13/10/2023).
Jaksa Shandy Handika menyakini bahwa ia akan menang melawan Otto Hasibuan. Alasannya karena telah menguasai berkas serta melakukan persiapan antisipasi apabila ada serangan dari kubu Jessica Wongso.
"Udah tahu. Feeling menang karena saya menguasai berkas, kami. Pada saat kami sidang, kami sudah persiapan. Bukan cuma apa yang akan kami buktikan tapi apa serangan yang akan masuk," jawab Jaksa Shandy.
"Kan kami yang meneliti berkas, kami tahu nih. Sudah kami cari nggak ketemu, oh berarti ini celah, gimana cara antisipasinya? Semua sudah diprediksi keadaan-keadaannya," imbuhnya.
BACA JUGA: Ayah Mirna Sempat 'Gertak' Otto Hasibuan saat Bela Jessica Wongso: Lihat Dong yang Dilawan Siapa
Lebih lanjut, ia membeberkan mengenai hal yang tidak diprediksinya terjadi dalam persidangan yakni didatangkannya ahli-ahli dari kubu Jessica Wongso. Para ahli tersebut memiliki pernyataan yang berbeda dari ahli yang telah disiapkan.
"Yang tidak terprediksi adalah bahwa akan dibawa ahli-ahli secara head to head. Ahli pidana-ahli pidana, toksikologi-toksikologi, mereka head to head semua ahli," ungkap Jaksa Shandy.
"Berbeda itu 180 derajat tapi itu pun kami yakin bahwa ahli yang kami peroleh di berkas itu kualitasnya luar biasa," timpalnya.
Cek berita dan artikel yang lain di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Avatar The Last Airbender Season 2 Tayang Juni 2026, Intip Sinopsis dan Daftar Pemainnya
-
Dari Sel Cinta yang Koma hingga Patah Hati Kocak: Serunya Yumi's Cells
-
Radiasi di Balik TWS: Seberapa Aman Dipakai Setiap Hari?
-
Kopdes Merah Putih Rasa Minimarket: Ketika Produk Petani Lokal Absen dari Rak Koperasi
-
5 Pilihan Bedak Remaja dengan Perlindungan UV, Bebas Aktivitas Seharian!
Artikel Terkait
News
-
The Alana Yogyakarta Hadirkan "Alana Langgam Rasa", Destinasi Kuliner Authenthic Jawa di Yogyakarta
-
Petir Cup 2026 Usai, Semangat Menendang Masih Menggelegar
-
Tak Sekadar Riding, Begundal War Wer Tunjukkan Sisi Positif Komunitas Motor
-
Generasi Peduli Iklim, Komunitas yang Ubah Keresahan Jadi Aksi Nyata
-
Bukan Sekadar Seni: Bagaimana Teater Jaran Abang Mengubah Remaja Jogja Menjadi Sosok Berdaya
Terkini
-
Avatar The Last Airbender Season 2 Tayang Juni 2026, Intip Sinopsis dan Daftar Pemainnya
-
Dari Sel Cinta yang Koma hingga Patah Hati Kocak: Serunya Yumi's Cells
-
Radiasi di Balik TWS: Seberapa Aman Dipakai Setiap Hari?
-
Kopdes Merah Putih Rasa Minimarket: Ketika Produk Petani Lokal Absen dari Rak Koperasi
-
5 Pilihan Bedak Remaja dengan Perlindungan UV, Bebas Aktivitas Seharian!