Salah satu agenda wajib ketika upacara bendera setiap hari senin adalah amanat dari pembina upacara. Sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan momen ketika seorang pembina upacara tengah memberikan amanat dengan pembahasan yang cukup berbeda dan menarik.
Jika biasanya momen amanat yang disampaikan pembina upacara membosankan dan isinya itu-itu saja, berbeda dengan ibu guru yang satu ini. Ia menggunakan media berupa uang Rp100.000,00 sebagai perbandingan atau analogi. Video ini diunggah ulang oleh akun TikTok @bangeru beberapa waktu yang lalu.
“Bisa liat yah, berapa ini? Seratus ribu. Kalau ibu tawarkan kepada kalian, ada yang mau? Pasti mau. Kalau seandainya uang ini diremukkan sama ibu, apakah masih ada yang mau? Kalau seandainya uang yang sudah ibu remas ini, ibu lempar, ibu injak hingga kotor, masih ada yang mau?” ujar sang ibu guru.
BACA JUGA: Seorang ART Meninggal Dunia Usai Beri Makan Harimau Peliharaan Majikan, Ternyata memang Ilegal
Ia pun melanjutkan bahwa uang tersebut tetap diinginkan karena memiliki nilai.
“Kenapa? Karena nilainya, betul? Karena kalian tau bahwa nilai uang ini walaupun sudah diremas, walaupun kotor, walaupun sudah diinjak, dia tetap punya nilai. Nilainya itu berharga. Begitu pun dengan kita,” terangnya lebih lanjut.
Ibu guru tersebut memberikan pesan kepada para murid untuk tidak langsung rendah diri hanya karena diremehkan dan dijatuhkan.
“Kalau nanti ada yang menghinamu, meremehkanmu, merendahkanmu, pada dasarnya yang dituduhkan itu bukan dirimu yang sesungguhnya, karena kalian tau nilai kalian itu seperti apa. Jadi, bagaimana agar kita jadi manusia yang bernilai, seperti uang ini yang walaupun sudah diremas, dikotori, diinjak, dia tetap diinginkan oleh semua orang karena nilainya, bukan karena penampilannya,” terangnya lebih lanjut.
BACA JUGA: Beda dengan yang Lain, Acara Khitanan Anak Ini Serasa Wedding Bapak Ibunya
Ia pun menjelaskan ada tiga hal yang harus diperhatiakn jika ingin memiliki nilai dalam hidup.
“Hanya tiga, kalau kalian mau memiliki nilai dalam hidup kalian. Satu, pengetahuan. Dua, keterampilan. Tiga, attitude atau sikap,” ujarnya kemudian.
Isi amanat yang disampaikan oleh ibu guru tersebut pun ramai mendapat respon dari para netizen.
“Isi dari pidatonya easy listening, public speaking nya oke, betah walau lama pidatonya, bobotnya dapet, pas untuk anak seusia mereka, mudah dicerna,” ujar seorang netizen dengan nama akun @G***.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bukan Sekadar Novel Geng Motor, Novel Areksa Ajarkan Arti Pengorbanan
-
Dapat Komentar Jahat soal Debut 'HyoRiSoo', Begini Reaksi Menohok Yuri SNSD
-
Haechan NCT Pamer Parfum Favorit dari Brand Lokal, Ini 7 Alternatif Lainnya
-
Skin Barrier Rusak? Perbaiki dengan 5 Pilihan Moisturizer Ini!
-
Didominasi Genre Self-Help, Intip 4 Buku Rekomendasi Sungjin DAY6!
Artikel Terkait
-
Viral Becak Goyang di Medan, Ternyata Dua Bapak-bapak Asyik Berhubungan Sesama Jenis
-
Seorang ART Meninggal Dunia Usai Beri Makan Harimau Peliharaan Majikan, Ternyata memang Ilegal
-
Beda dengan yang Lain, Acara Khitanan Anak Ini Serasa Wedding Bapak Ibunya
-
Inikah Definisi Ucapan Adalah Doa? Mie dalam Panci pun Tumpah Seketika
-
Viral Selingkuhan Laporkan Istri Sah ke Polisi, Ujung-ujungnya Soal Duit Rp 200 Juta
News
-
Pikirannya Nggak Bisa Diam? Kenali 4 Jenis Overthinking dan Cara Mengatasinya
-
Bukan Sekadar Belajar Bahasa Inggris, Ini Cerita Dua Ibu Merawat Kewarasan di Tengah Kesibukan
-
Indonesias Horse Racing: 45 Kuda Raih Posisi Podium di IHR Merdeka Cup 2026
-
Kisah Juni Bangun Fun English for Ladies, Bukti Nyata Semangat Women Support Women
-
Mengenal Proyeksi Gall-Peters: Mengungkap Distorsi Geografis di Peta Mercator
Terkini
-
Bedah MV Penggantine Happy Asmara: Angkat Pesona Kediri Lewat Bus Bagong hingga Jalan Dhoho
-
Bad Memory Eraser: Eksperimen Menghapus Ingatan Demi Mengubah Kehidupan
-
Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk
-
Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?
-
Review Film Get Out: Saat Rasisme Dikemas Menjadi Teror yang Mencekam