Anggota Komisi VI DPR RI Rieke Diah Pitaloka belakangan ini menuai atensi publik setelah mendesak Kejaksaan Agung RI untuk melakukan tindakan tegas pada tersangka korupsi PT Timah yang ikut menyeret nama suami artis Sandra Dewi, Harvey Moeis.
"Saya mendukung Kejaksaan Agung untuk keluarkan surat pencekalan bagi seluruh siapapun yang terindikasi kuat terlibat, termasuk para direksi," kata Rieke dikutip dari akun @rumpi_gosip pada Kamis (04/04/2024).
Menurut pemeran "Oneng" dalam sitkom Bajaj Bajuri itu nominal uang hasil korupsi PT Timah tersebut terbilang fantastis hingga dikhawatirkan tersangka, keluarga, dan pihak-pihak yang terlibat melakukan hal apapun untuk melarikan diri termasuk operasi wajah.
"Karena ini angkanya fantastis, dengan kepemilikan uang sebesar itu orang bisa ngilang ke manapun, bisa juga operasi wajah dan sebagainya," lanjut Rieke.
Selain mendesak Kejagung untuk melakukan pencekalan bagi para tersangka dan keluarganya, Rieke juga meminta agar Kejagung menyasar seluruh pihak yang terindikasi terlibat dalam pusara korupsi PT Timah.
"Jangan hanya 16 orang yang disasar, jangan hanya swasta yang disasar tetapi oknum-oknum di internal PT Timah dan jika ada di kementerian lainnya, karena izin itu juga menyangkut kementerian lainnya," ungkapnya.
Rieke mengungkapkan alasan mengapa Kejagung harus melakukan pencekalan pada anggota keluarga tersangka, karena menurutnya dalam kasus korupsi biasanya tak jarang para tersangka "menitip" hasil korupsi pada anggota keluarga lainnya.
Tidak hanya itu Rieke juga mendukung Kejagung untuk membongkar kemungkinan adanya Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam kasus korupsi PT Timah.
"Saya mendukung Kejaksaan Agung dan Satgas TPPU untuk membongkar adanya indikasi kuat Tindak Pidana Pencucian Uang dalam kasus PT Timah ini," katanya.
Unggahan Rieke Diah Pitaloka yang mendesak Kejagung untuk lakukan pencekalan kepada para tersangka itu menuai sorotan dari para netizen.
"Berarti kalo DPO gak ketemu-ketemu itu bisa operasi wajah ya," tulis @riv***.
"Mohon diperiksa semua oknum2 korupsi untuk pejabat dong," sambung @nan***.
"Harun masiku operasi wajah juga kah?" komen @ind***.
Sebelumnya, kabar mengenai kasus korupsi PT Timah yang melibatkan Harvey Moeis dan Crazy Rich PIK Helena Lim sempat membuat heboh publik. Kerugian negara dari korupsi yang dilakukan 16 tersangka itu ditaksir menyentuh angka Rp271 triliun.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
First Look Film Werwulf, Aaron Taylor-Johnson Jadi Manusia Serigala
-
5 Serial Netflix Terbaik 2026 yang Wajib Masuk Daftar Tontonan
-
Shaun the Sheep Kembali di Film Baru, Hadapi Monster Misterius di Halloween
-
Five Nights at Freddys 3 Mulai Digarap, Gandeng Penulis Film It Follows
-
Klara and the Sun Tampilkan Jenna Ortega Jadi Robot AI Penumpas Kesepian
Artikel Terkait
-
Usai Diperiksa Kejagung, Sandra Dewi: Jangan Bikin Berita yang Gak Benar
-
Reaksi Sandra Dewi Diteriaki Wartawan 'Rasanya Makan Timah Enak Gak?', Netizen: Masih Happy...
-
Sempat Liburan sebelum Suami Terjerat Korupsi, Begini Mewahnya Kamar Hotel Sandra Dewi di Italia
-
Kelar Diperiksa Kasus Harvey Moeis, Sandra Dewi ke Jurnalis: Jangan Bikin Berita-berita Gak Benar!
-
Penuhi Panggilan Kejagung, Penampilan Sandra Dewi Tanpa Kacamata Hitam Dipuji: Kooperatif Loh!
News
-
Dolar AS Menguat, Haruskah Kita Mulai Mengencangkan Ikat Pinggang Sekarang?
-
Menjaga Nostalgia, Merangkul Semua: Upaya Orutaku Club Agar Tetap Inklusif
-
Pelajar SMP Indonesia Juara ESD Symposium di Malaysia, Kalahkan Peserta SMA dari Berbagai Negara
-
Transformasi Manajemen Masjid: Dosen UNY Latih Takmir di Klaten Bangun Ekosistem yang Solutif
-
Kisah di Balik Angka 8%: Saat Suara Driver Ojol Akhirnya Didengar Istana
Terkini
-
Portugal vs Kolombia: Laju Os Navegadores di Tangan Suasana Hati Bruno Fernandes
-
Dendam di Era Digital: Bagaimana Cape Fear Menggambarkan Hancurnya Reputasi dengan Satu Unggahan
-
Runtuhnya Republik Marilah Cerita Sebelum Fajar Tiba
-
Misteri Lagu Favorit: Mengapa Kita Tidak Pernah Bosan Memutar Musik yang Sama?
-
PLN Bilang Tarif Listrik Tak Naik, Lalu Kenapa Tagihan Kita Meledak?