Mahasiswa Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) bekerja sama dengan Baby Café Bintang Sehat dalam kegiatan Program Pengabdian Masyarakat (PPM) untuk membantu menjangkau pasar yang lebih luas dalam mendukung program pemerintah terkait penurunan angka stunting di daerah kabupaten Klaten.
Kolaborasi ini merupakan bagian dari program Sharing Mahasiswa UMBY, di mana para mahasiswa memberikan keahlian mereka untuk membantu UMKM di Yogyakarta dan sekitarnya.
Program ini dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswi UMBY jurusan Ilmu Komunikasi dalam upayanya membantu Baby Cafe Bintang Sehat untuk dapat menjangkau pasarnya lebih luas lagi dengan media digital. Kegiatan berlangsung di desa Panggang Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada 23 Juni 2024.
Pengabdian masyarakat dengan tema pemahaman dan sosialisasi desain komunikasi visual dalam meningkatkan strategi marketing komunikasi pada komunitas baby cafe desa Panggang kabupaten Klaten ini memiliki tujuan untuk mengenalkan kepada ibu–ibu kader komunitas baby cafe desa panggang terkait strategi marketing komunikasi berbasis digital.
Kegiatan ini menggunakan metode sharing dan tanya jawab sehingga dalam setiap materi yang disampaikan langsung dapat ditanyakan jika terdapat ibu-ibu yang merasa ingin tahu lebih dalam.
Komunitas baby cafe ini memiliki produk makanan sehat yang masih belum maksimal dalam melakukan penyerapan produk terhadap konsumen. Para mahasiswa membantu Baby Cafe Bintang Sehat dalam membuat konten media sosial yang menarik dan informatif.
Hal ini dilakukan dengan membuat foto, video, dan teks yang menarik untuk dibagikan di media sosial. Hal ini bertujuan agar Baby Cafe Bintang Sehat dapat meningkatkan brand awareness dengan produk yang sangat potensial ini.
Dalam kegiatan PPM ini terdapat kegiatan teknis yang dilakukan secara bersama yaitu melakukan desain grafis menggunakan software canva, sehingga dapat memberikan alternatif ide dalam memproduksi konten kreatif terkhusus untuk kebutuhan promosi dari komunitas baby cafe desa Panggang Kabupaten Klaten.
Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keahlian mereka dalam dunia nyata, serta memberikan kesempatan bagi ibu–ibu kader dari Baby Cafe Bintang Sehat dalam meningkatkan potensi produksi konten untuk meningkatkan daya tarik masyarakat sekitar secara kreatif dan inovatif.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
3 Perbedaan UKT dan SPP di Perguruan Tinggi, Mahasiswa Wajib Tahu!
-
3 Rekomendasi Parfum Wangi Mewah Harga Mahasiswa, Tersedia di Minimarket!
-
Disdik Coret Ribuan Nama, Heru Budi Ultimatum Mahasiswa Penerima KJMU: Jangan Manipulasi Data!
-
Viral! Mahasiswa KKN Diberi Posko bak Istana, Justru Dapat Respons Tak Terduga
News
-
Di Balik Viral Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati, Ada Psikiater yang Ikut Mengawal Cerita
-
Lewat Lensa Kamera, APC Angkat Cerita Kaum Marginal dalam Pameran Fotografi
-
Dari Novel ke Layar Lebar, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Bawa Pesan Penting soal Kesehatan Mental
-
25 Tahun Berdiri, Apa Rahasia Komunitas Indo Harry Potter Tetap Eksis di Era Gen Z?
-
Connect Community: Bergerak dari Kampus, Berdampak bagi Remaja Desa
Terkini
-
Xiaomi 17T Debut Global pada 28 Mei 2026, Kapan Masuk Indonesia dan Berapa Harganya?
-
Sinopsis The Kill List, Film Sejarah tentang Kudeta Berdarah Era Joseon
-
Realistis atau Privilege? Mendalami Zero Waste di Lingkungan Masyarakat
-
A Shop for Killers 2 Siap Tayang Juli, Jeong Ji An jadi CEO Baru Murthehelp
-
4 Rekomendasi HP Rp3 Jutaan Paling Worth It Terbaru 2026: Spek Kencang, Fitur Melimpah