Dalam semangat untuk mendukung pertumbuhan usaha pedagang Pasar Klithikan di era digital ini, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mercu Buana Yogyakarta sukses menggelar forum untuk marketing online bagi para pedagang Pasar Klithikan. Adanya kegiatan ini dibuat dengan maksud agar pedagang dapat memahami secara lebih mendalam lagi megenai jual beli di dunia digital. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, pedagang di Pasar Klithikan dapat memahami cara berjualan online dengan lebih baik lagi sehingga para pedagang dapat meningkatkan pendapatan serta dapat memperluas jangkauan pasar.
Rangga selaku koordinator dari kegiatan ini mengungkapkan bahwa pemilihan pedagang Pasar Klithikan sebagai target pelatihan bukan cuma untuk menuntaskan program kerja. Namun, pedagang di Pasar Klithikan juga memiliki potensi besar yang belum terungkap.
“Pedagang di Pasar Klithikan ini memiliki produk-produk yangg sebenarnya memiliki kualitas dan unik yang sangat dimiliki. Namun masih banyak dari pedagang yang belum memaksimalkan potensi pasar online,” jelas Rangga.
Kegiatan ini didukung juga oleh berbagai pihak seperti Lurah pasar yaitu Bapak Wijiyant, ketua paguyuban pasar Bapak Nandi, Ibu Umul Aiman selaku Dosen Pembimbing Lapangan, serta ketua-keua blok Pasar Klithikan Pakuncen.
Dalam pelatihan ini, kelompok 96 KKN UMBY bekerjasama dengan salah seorang pembicara yang sudah ahli di bidang usaha melalui media online yaitu Bapak Edi Nur Cahyaningtas. Bapak Edi Nur Cahyaningtyas ini merupakan salah seorang entrepreneur yang berhasil mengembangkan usaha jasanya dalam bidang multimedia yaitu Evio Multimedia.
Tak hanya bisnis saja, beliau juga salah seorang instruktur UPTD BLK Sleman yang pernah meraih juara pertama dalam kompetensi keterampilan Instruktur Nasional (KKIN) di tahun 2022 tingkat nasional.
Dalam kegiatan ini, beliau mengajak salah seorang rekannya yaitu Mas Gagat yang merupakan seorang entrepreneur muda yang telah berhasil mengembangkan usahanya di platform digital salah satunya adalah platform TikTok. Oleh karena itu kelompok 96 KKN UMBY mengundang beliau sebagai pemateri pada sesi forum kali ini.
Pelatihan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 3 Agustus 2024, pelatihan yang berlangsung selama kurang lebih 2,5 jam ini menyajikan materi yang sangat komperehensif dan dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan para pedagang Pasar Klithikan.
Beberapa materi yang disampaikan meliputi pengenalan mengenai optimalisasi Google Maps, strategi promosi di media sosial, pemanfaatan live dalam apliasi TikTok, hingga manajemen pengelolaan akun google map dan TikTok. Peserta kegiatan ini terlihat antusias dalam mengikuti sesi forum hal ini dilihat dari beberapa interaksi yang terjadi antara peserta dengan pembicara.
Dari forum tersebut, peserta diajarkan bagaimana mengelola dan memaksimalkan penggunaan google map dan TikTok. Hal ini dilihat bagaimana mereka harus bisa memaksimalkan kata kunci yang digunakan, penggunaan hastag, dan juga rating terhadap usaha mereka. Para peserta diajarkan cara membangun brand yang kuat sehingga usaha mereka di Pasar Klithikan ini mudah diingat oleh konsumen. Tidak sedikit dari pedagang yang hadir merasa terbantu dengan adanya forum mengenai digital marketing ini.
Adapun harapan dari adanya forum diskusi digital marketing ini dapat memberikan dampak yang positif bagi para pedagang Pasar Klithikan. “Tujuan utama kelompok kami agar kami dapat membantu para pedagang untuk dapat memanfaatan digital sebagai platform marketing sehingga dapat menaikkan pendapatan mereka, dan juga para pedagang dapat menjangkau pasar yang lebih luas lagi sehingga para pedagang di Pasar Klithikan ini dapat bersaing dengan pelaku bisnis lainnya,” jelas Rangga.
Dengan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan pedagang dalam digital marketing, besar harapan semakin banyak pedagang yang dapat memanfaatkan digital dalam upayanya meningkatkan daya saing dan banyak konsumen yang datang ke Pasar Klithikan lagi.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Timpang dengan UMR Jogja, Mewahnya Mobil Mahasiswa UGM Bikin Melongo: Bener-bener Menyala!
-
Rekam Jejak Nahid Islam, Sosok Mahasiswa di Balik Jatuhnya Kekuasaan PM Bangladesh
-
Edukasi Stop Bullying, Upaya Mahasiswa KKN UIN Walisongo Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman
-
Jumlah Korban Terus Bertambah, Hampir 100 Orang Tewas dalam Bentrokan antara Mahasiswa dan Aparat di Bangladesh
-
KKM 08 UNIBA Salurkan Donasi untuk Ponpes Terbakar di Pancalaksana
News
-
Bukan Sekadar Melindungi Rakyat, Ini Alasan Pemerintah Menahan Kenaikan BBM
-
STY Hadir! Intip Keseruan Pacuan Kuda Triple Crown 2026 di Jogja Bareng 12 Ribu Penonton
-
Yoursay Class: Tak Sekadar Curhat, Ini Cara Menulis Opini Personal yang Relatable dan Berdampak
-
Soleh Solihun Akhirnya Kasih Standing Ovation untuk 2 Peserta Indonesian Idol
-
Kaget Pas Lagi Jalan? Drama Baliho "Aku Harus Mati" yang Berujung Turun Panggung
Terkini
-
Godlob Karya Danarto: Menjelajah Dunia Tak Masuk Akal yang Terasa Nyata
-
Pocong Berdarah di Dahan Sengon Buto yang Dilihat oleh Lek Salim
-
Mengapa Toyota Supra MK4 dan Nissan GT-R R34 Jadi Mobil Favorit Banyak Orang?
-
Privilege yang Tak Terlihat: Mengapa Kita Sering Menghakimi Tanpa Memahami?
-
Lampu Kristal di Rumah Triplek: Analisis Mahasiswa IT soal Digitalisasi Pemerintah yang Rapuh