Mahasiswa IPB University yang tergabung ke dalam Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) Inovasi di Kelurahan Situgede, Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat berkolaborasi dengan Abdi Tani Farm dari Kelurahan Situgede untuk menggelar program “Green Harmony”. Puncak kegiatan berupa sosialisasi IPB Digitani dan pembagian bibit tanaman di saung kebun Abdi Tani Farm, Kelurahan Situgede (27/7).
Kegiatan Green Harmony 1: Green Day
Pada Senin 8 Juli 2024, Mahasiswa KKN-T IPB bersama kelompok Abdi Tani Farm melaksanakan kegiatan Green Harmony pertama. Dengan tema “Green Day”, kegiatan ini dihadiri Napihudin selaku Lurah Situgede dan Supriyadi selaku ketua Abdi Tani Farm.
Program Green Day merupakan kegiatan pembersihan dan penataan lahan milik Abdi Tani Farm selaku mitra KKN-T IPB wilayah Situgede. Kegiatan ini meliputi pembersihan lahan, pemindahan tanaman ke polybag, penataan tanaman, dan pemasangan paranet. Green Day bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif untuk masyarakat sekitar.
Kegiatan Green Harmony 2: Kisah si Biji
Program Green Harmony kedua dilaksanakan pada Kamis, 25 Juli 2024 di SDN Situgede 4. Dengan tema “Kisah si Biji”, kegiatan ini dihadiri oleh murid kelas 6 SDN Situgede. “Kisah si Biji” merupakan subprogram yang bertujuan untuk memberikan edukasi perawatan tanaman kepada pelajar di sekolah dasar.
Kegiatan dimulai dengan sosialisasi manfaat tumbuhan bagi manusia, kebutuhan tumbuhan, manfaat menanam tanaman, cara merawat tanaman, hingga proses hidup tanaman cabai. Kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi oleh mahasiswa KKN-T IPB yang dibantu oleh Javier, murid kelas 6 SDN Situgede 4 dalam pemindahan tunas tanaman cabai dari polybag kecil ke polybag besar. “Kisah si Biji” diakhiri dengan pembagian bibit kepada murid kelas 6 SDN Situgede 4.
Kegiatan Green Harmony 3: Workshop Taman Rumah Impian
Puncak program Green Harmony dilaksanakan pada Sabtu, 27 Juli 2024 di saung kebun Abdi Tani Farm Kelurahan Situgede. Kegiatan ini bertema “Workshop Taman Rumah Impian” dan dihadiri oleh 19 peserta dari pihak Abdi Tani Farm, Kelompok Wanita Tani (KWT), serta masyarakat sekitar. Workshop Taman Rumah Impian merupakan kegiatan edukasi cara menanam dan merawat tumbuhan untuk kebutuhan pangan sehari-hari. Tujuan ini disinggung oleh Muhammad Reza Abdillah, ketua KKN-T IPB Kelurahan Situgede:
“Kalau Bapak-bapak dan Ibu-ibu punya tanaman sendiri di halaman rumah, Bapak dan Ibu gak perlu beli, gak perlu menyesuaikan harga pasar, demi mencapai kemandirian pangan,” ujar Reza pada sambutannya.
Workshop dimulai dengan sosialisasi masalah hama dan penyakit tumbuhan serta cara mengatasinya. Selain itu, workshop ini juga mengenalkan aplikasi IPB Digitani sehingga masyarakat dapat berkonsultasi dengan pakar di aplikasi tersebut. Kegiatan diakhiri dengan pembagian bibit tanaman cabai dan foto bersama.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya Gelar Digitalpreneur Expo di Bersih Desa Kalisongo 2024
-
Ahli Gizi IPB Minta Pemerintah Prioritaskan Makan Bergizi untuk Siswa dari Keluarga Miskin
-
Bagi-bagi Susu UHT Lewat Program Makan Bergizi, Guru Besar IPB Ingatkan Pemerintah Tentukan Batas Kadar Gulanya
-
Gebyar Muharram: KKN Moderasi Beragama Posko 73 Gelar Lomba Anak-Anak
-
Perangi Hoax, KKN UIN Walisongo Semarang Gelar Seminar Literasi Digital untuk Ibu-Ibu PKK
News
-
Bukan Sekadar Melindungi Rakyat, Ini Alasan Pemerintah Menahan Kenaikan BBM
-
STY Hadir! Intip Keseruan Pacuan Kuda Triple Crown 2026 di Jogja Bareng 12 Ribu Penonton
-
Yoursay Class: Tak Sekadar Curhat, Ini Cara Menulis Opini Personal yang Relatable dan Berdampak
-
Soleh Solihun Akhirnya Kasih Standing Ovation untuk 2 Peserta Indonesian Idol
-
Kaget Pas Lagi Jalan? Drama Baliho "Aku Harus Mati" yang Berujung Turun Panggung
Terkini
-
Mengapa Toyota Supra MK4 dan Nissan GT-R R34 Jadi Mobil Favorit Banyak Orang?
-
Privilege yang Tak Terlihat: Mengapa Kita Sering Menghakimi Tanpa Memahami?
-
Lampu Kristal di Rumah Triplek: Analisis Mahasiswa IT soal Digitalisasi Pemerintah yang Rapuh
-
4 Micellar Water Lemon: Rahasia Wajah Cerah dan Bebas Kilap Seharian
-
Saat Hukum Tak Lagi Dipercaya, Film The Verdict 2025 Soroti Krisis Keadilan