Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan konsumsi protein di kalangan masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan, Tim Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) IPB melaksanakan kegiatan Gerakan Protein Sehat (GPS) pada hari Jumat, 19 Juli 2024. Kegiatan ini diadakan di Posyandu Cempaka Kelurahan Situgede dan diikuti oleh 18 peserta dari program Sekolah Keluarga Berkualitas (SKB). Kegiatan berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 pagi, diisi dengan kegiatan demonstrasi memasak.
Ketua tim KKN-T IPB, Muhammad Reza Abdillah, membuka acara dengan sambutan hangat. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pemahaman yang baik mengenai asupan protein, baik dari sumber nabati maupun hewani, dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
"Protein merupakan salah satu zat gizi esensial yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, terutama bagi anak-anak. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya protein dan bagaimana cara mengolahnya menjadi makanan yang lezat dan sehat," ujar Reza.
Demonstrasi Memasak
Kegiatan berisi demo memasak yang praktis dan menarik. Tim KKN-T IPB memperlihatkan cara membuat dua jenis makanan berbahan dasar protein, yaitu bola-bola tahu dan egg drop soup. Kedua hidangan ini dipilih karena mudah dibuat dan mengandung protein tinggi, sehingga cocok dikonsumsi oleh anak-anak.
Dalam sesi demo memasak, para peserta diajak untuk belajar cara memilih bahan yang baik, teknik memasak yang benar, hingga penyajian yang menarik bagi anak-anak. Bola-bola tahu, misalnya, dibuat dari campuran tahu yang dihancurkan, dicampur dengan wortel parut, daun bawang, dan bumbu-bumbu sederhana.
Adonan kemudian dibentuk menjadi bola-bola kecil dan digoreng hingga kecoklatan. Sedangkan untuk egg drop soup, peserta diajak untuk membuat kaldu ayam yang gurih, ditambah dengan telur yang dikocok dan dituangkan perlahan ke dalam kaldu panas, menciptakan serabut-serabut telur yang lembut.
Pembagian Hasil Masakan
Peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan demo memasak. Selain demo memasak, peserta juga diberikan kesempatan untuk mencicipi hasil masakan. Respon positif terlihat dari antusiasme peserta saat mencoba bola-bola tahu dan egg drop soup yang telah disajikan. Beberapa peserta bahkan berencana untuk mempraktikkan resep tersebut di rumah sebagai variasi menu harian keluarga.
Dalam penutupan acara, Putri Uswatun Hasanah selaku MC menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para peserta dan masyarakat luas. "Kami berharap melalui Gerakan Protein Sehat ini, masyarakat dapat lebih memahami pentingnya asupan protein dan termotivasi untuk mengaplikasikannya dalam pola makan sehari-hari, terutama bagi anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan," tutup Putri
Kegiatan Gerakan Protein Sehat ini diharapkan menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap asupan gizi yang sehat dan seimbang. Dengan meningkatnya pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya protein, diharapkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat, terutama anak-anak, dapat meningkat.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Pemberian Susu dalam Program Makan Bergizi Bisa Jadi Baik, Tapi Pemerintah Harus Lakukan Ini
-
Kelompok 96 KKN UMBY dan Pedagang Pasar Bersatu Hiasi Pasar Klithikan
-
Bila Makan Bergizi Tanpa Susu, Pakar IPB Ingatkan Orangtua Harus Tetap Penuhi Kalsium Anak
-
Mahasiswa KKN IPB Cetuskan Green Harmony untuk Edukasi dan Lingkungan
-
Mahasiswa FEB Universitas Brawijaya Gelar Digitalpreneur Expo di Bersih Desa Kalisongo 2024
News
-
Bukan Sekadar Melindungi Rakyat, Ini Alasan Pemerintah Menahan Kenaikan BBM
-
STY Hadir! Intip Keseruan Pacuan Kuda Triple Crown 2026 di Jogja Bareng 12 Ribu Penonton
-
Yoursay Class: Tak Sekadar Curhat, Ini Cara Menulis Opini Personal yang Relatable dan Berdampak
-
Soleh Solihun Akhirnya Kasih Standing Ovation untuk 2 Peserta Indonesian Idol
-
Kaget Pas Lagi Jalan? Drama Baliho "Aku Harus Mati" yang Berujung Turun Panggung
Terkini
-
Review Film Don't Follow Me: Slow Burn Horor dengan Plot Twist yang Kuat!
-
Bukan Sekadar Wayang: Wisanggeni dan Gugatan atas Kekuasaan
-
Harga Plastik Melonjak: Saatnya Konsumen Berperan, Bukan Sekadar Mengeluh
-
Siklus 'Asbun' dan Klarifikasi: Mengapa kita Terjebak dalam Pola yang Sama?
-
Jantung dan Stroke Kini Mengincar Usia 20-an, Ini Cara Simpel Mencegahnya