Ikatan Mahasiswa Bahasa Indonesia (Imabsi) Universitas Lampung sukses menggelar Pelatihan Tata Kelola Organisasi (PTKO) dengan tema "Mengoptimalkan Kinerja Organisasi dengan Menggabungkan Manajemen, Surat-Menyurat, dan Keuangan".
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, (31/8/2024) pukul 08.30 WIB, di Aula Gedung C FKIP Unila ini didampingi oleh Pembina Imabsi, Muharsyam Dwi Anantama, S.Pd., M.Pd. dan diikuti oleh 60 peserta dari anggota Imabsi angkatan 2022, 2023, dan mahasiswa baru Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2024.
Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para pengurus organisasi mahasiswa dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Selain itu, pelatihan ini berfokus untuk membekali pengurus organisasi mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam mengelola organisasi secara efektif dan efisien.
Materi yang disampaikan meliputi berbagai aspek tata kelola organisasi, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, pengenalan Imabsi, pengelolaan administrasi, dan manajemen keuangan yang berlaku di Imabsi.
Syira Amanah Balqis, selaku ketua pelaksana pelatihan berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi pengurus organisasi mahasiswa untuk terus belajar dan mengembangkan diri.
“Kami berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan di organisasi, baik di Imabsi maupun organisasi lain dan membawa organisasi mahasiswa ke arah yang lebih baik,” ujarnya.
Dirinya juga menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu bentuk upaya Imabsi Unila untuk berkontribusi dalam pengembangan organisasi mahasiswa di Unila.
“Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para peserta dan dapat meningkatkan kualitas organisasi mahasiswa di Unila,” ujarnya.
Menurut Muharsyam Dwi Anantama, S.Pd., M.Pd. dalam sambutannya ketika membuka acara, kegiatan ini menjadi salah satu alternatif pembekalan untuk mengembangkan soft skills mengenai manajemen dan kepemimpinan yang tidak diajarkan dalam lingkup akademik.
Beliau menegaskan bahwa keterampilan ini merupakan hal penting dan krusial dalam kehidupan mahasiswa di dalam maupun di luar kampus.
Yusuf Ridho, Ketua Imabsi 2024 sekaligus narasumber acara, menyampaikan materi tentang pentingnya organisasi dalam pembentukan jati diri.
“Jati diri yang terus digali bisa ditemukan di mana saja, seperti lingkungan masyarakat, pekerjaan, maupun organisasi kampus sebagai suatu ikatan yang membangun,” ujar Yusuf.
Dalam penyampaiannya, ia juga memperkenalkan Imabsi sebagai forum komunikasi prodi yang dapat membantu mahasiswa menyalurkan hobi, bakat, dan potensi mereka secara maksimal dan membagikan tip produktif untuk menyeimbangkan kehidupan perkuliahan dengan organisasi yang selama ini menjadi dilema tersendiri bagi mahasiswa baru.
Narasumber lain, Eci Nurrahma Astuti menyampaikan tentang sistem administrasi yang berlaku di Imabsi. Sembari memperkenalkan Sistem Pengendalian Administrasi Internal (SPIA) Imabsi, ia juga mendemonstrasikan bagaimana cara membuat surat formal yang biasa dikerjakan oleh sekretaris umum.
Dalam demonstrasi tersebut, Eci menjelaskan secara detail mengenai format surat, penggunaan bahasa yang tepat, serta tata cara penyampaian surat. Peserta juga diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai hal-hal yang belum dipahami.
Sementara itu, Camelia Yunita Shabrina memberikan materi tentang manajemen keuangan Imabsi. Beliau menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan organisasi.
“Organisasi mahasiswa harus mampu mengelola keuangan dengan baik dan bertanggung jawab,” tegas Camelia.
Suasana pelatihan menjadi semakin seru dan menarik dengan adanya kuis interaktif yang menantang dan diskusi terbuka yang penuh semangat.
Kegiatan-kegiatan ini dirancang untuk menguji pemahaman peserta terhadap materi yang telah disampaikan, serta memberikan kesempatan bagi peserta untuk berinteraksi langsung dengan narasumber dan sesama peserta.
Melalui kuis interaktif, peserta dapat mengetahui sejauh mana mereka memahami materi yang telah dipelajari. Sementara itu, diskusi terbuka memberikan ruang bagi peserta untuk berbagi pengalaman dan bertukar pikiran.
Imabsi berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi positif bagi perkembangan mahasiswa dan organisasi mahasiswa. Pelatihan Tata Kelola Organisasi ini merupakan salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut.
Lebih jauh, dengan meningkatkan kualitas organisasi mahasiswa, diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas lulusan universitas, serta pada akhirnya dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat secara luas.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Review Novel Mustika Zakar Celeng: Satire Tajam tentang Obsesi Manusia
-
Mata Ganti Mata, Gigi Ganti Gigi: Novel Penebusan karya Misha F. Ruli
-
Darurat Arogansi Aparat: Menilik Dampak Kerugian Pedagang karena Es Gabus Dikira Spons
-
Lestarikan Bahasa Daerah, Mahasiswa Unila Gelar Layar Sastra Dua Bahasa
-
Singgung Profesionalisme: Vtuber ASN DPD RI, Sena Dapat Kritik Pedas Publik
Artikel Terkait
-
Tim PPK Ormawa HMPWK UNEJ Dorong Desa Tegalwangi Jadi Desa Wirausaha
-
Mengapa Kita Belum Mengembangkan Eco Tourism di Indonesia?
-
Alumni Ikut Andil Sambut Mahasiswa Baru dalam Ajang Alumni Homecoming UPH Festival 2024
-
Bak Main Tembak-Tembakan! Aksi Mahasiswa Pendemo Ledek Polisi Pakai Senpi Mainan, Ada Celetukan Males Baca Vs Rajin Baca
-
Mahasiswa UIN Banten Gelar Seminar Penurunan Angka Stunting dan Demonstrasi Nugget Tempe
News
-
Bosan Kerja Sendirian? WFC Journal Mengubah Meja Kopi Jadi Lingkaran Pertemanan
-
IHR: Naga Sembilan Rebut Piala Paku Alam, Karnaval Meriah dan Inul Daratista Hibur Ribuan Penonton
-
Dear Tante: Saat Sosok "Aunty" Hadir Menjadi Support System Hangat bagi Ibu Baru
-
KB Gantari dan Ruang Creative Jadi Ruang Anak Tumbuh Kreatif Lewat Bermain
-
Tiga Hal Saja, dan Itu Sudah Lebih Dari Cukup
Terkini
-
Sentuhan Hidrasi Maksimal: 5 Toner Pad untuk Makeup Flawless Tanpa Retak
-
Our Generation: Setting Lokasi Cakep dan Nuansa Psikologis Menggigit Abis!
-
Black Clover Hadirkan Season 2 pada Oktober 2026, Sutradara Baru Diumumkan
-
Bukan Sekadar Menang: Pelajaran Berharga dari Suporter Jepang di Piala Dunia 2026
-
Teach You a Lesson dan 'Bahasa Cinta' Seorang Guru untuk Anak Didiknya