Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, angkat bicara perihal sosok Rudi Sutanto yang disebut sebagai Rudi Valinka pemilik akun X @kurawa.
Diketahui, Rudi Sutanto alias Rudi Valinka tersebut pada Senin (13/1/2025) telah dilantik di Jakarta oleh Meutya sebagai staf khusus menteri bersama beberapa jajaran pejabat di lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital lainnya, yaitu Raline Shah dan Aida Rezalina.
Menurut pengakuannya, Meutya Hafid tidak tahu mengenai rekam jejak Rudi Sutanto alias Rudi Valinka yang dilantik menjadi Staf Khusus Menteri Bidang Strategi Komunikasi itu.
"Saya nggak tahu. Rudi Sutanto yang saya kenal ya, Rudi Sutanto. Jadi, saya tidak mau berspekulasi mengenai apa (dan) siapa Rudy Sutanto," respons Meutya Hafid, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden pada Rabu (15/1/2025).
Meutya melanjutkan penjelasannya, bahwa berdasarkan Curriculum Vitae (CV) yang ia terima, Rudi Sutanto merupakan seorang ahli strategi komunikasi.
Alasan dilantiknya Rudi Sutanto sebagai Staf Khusus Menteri Bidang Strategis Komunikasi adalah untuk memberi warna di Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), mengingat Kemkomdigi tidak hanya bergerak di bidang digital, namun juga di bidang komunikasi.
"Dari CV yang kami terima, beliau memang adalah (ahli) strategi komunikasi, jadi juga mewarnai di kementerian ini, karena secara kementerian ini nggak cuma digital, tapi juga di bidang komunikasi," sambung Menkomdigi Republik Indonesia.
Rudi Valinka kini tengah ramai diperbincangkan warganet setelah dikait-kaitkan dengan akun pendengung atau buzzer di media sosial X, @kurawa. Saat era pemerintahan Presiden Joko Widodo, Rudi Valinka dikenal aktif menuliskan cuitan di media sosial Twitter atau X.
Sementara pada pelantikan, Senin (13/1/2025) tersebut, diberitakan Meutya Hafid juga melantik pejabat pimpinan tinggi madya dan pejabat pimpinan tinggi pratama.
Di antaranya Staf Khusus Bidang Hubungan Antarlembaga, Aida Azhar. Sejumlah nama tenar juga dilantik, seperti Raline Shah sebagai Staf Khusus Bidang Kemitraan Global Digital, dan Fifi Aleyda Yahya sebagai Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Melihat Pengarang Tidak Bekerja: Ketika Musuh Terbesar Penulis Adalah Dirinya Sendiri
-
5 Rekomendasi HP Rp5 Jutaan: Performa Ngebut, Kamera Jernih, dan Memori Lega
-
Meracik Penawar Luka Sendiri dari Buku Jika Lukamu Sedalam Laut, Ikhlasmu Harus Seluas Langit
-
5 HP Murah Baterai 6.000 mAh Awet Dipakai Seharian, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Tentang Luka yang Kusimpan Sendiri: Tak Semua Rumah Menjadi Tempat Pulang
Artikel Terkait
-
Rekam Jejak Rudi Valinka yang Diangkat Jadi Stafsus Menkomdigi
-
Jadi Stafsus Komdigi, Ini Agenda Pertama yang Dilakoni Raline Shah
-
Fedi Nuril Bongkar Jejak Digital Rudi Susanto: Dulu Diduga Buzzer, Kini Jadi Stafsus Menkomdigi
-
Kekayaan Meutya Hafid di LHKPN, Menteri Komdigi Ngaku Tak Tahu Jejak Digital Rudi Valinka
-
Nama Asli Rudi Valinka yang Dilantik Jadi Stafsus Menteri Komdigi
News
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Cerita dari Taman Puring: Begini Serunya Mengikuti Latihan Komunitas Parkour Jakarta
-
Mengenal Kimpul, Umbi Lokal Pengganti Nasi yang Sedang Viral Jadi Seblak hingga Tteokbokki
-
Baitul Arqam PWM Papua Barat Tuntas Digelar, Cetak Kader Kokoh Berlandaskan Islam Berkemajuan
-
Mengenal Komunitas Parkour Jakarta: Mengubah Stigma Olahraga Ekstrem Jadi Seni Disiplin Tubuh
Terkini
-
Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!
-
Eternal Sunshine of the Spotless Mind: Saat Kenangan Tak Bisa Sepenuhnya Hilang
-
Review Home School: Saat Belajar di Sekolah Tak Harus Lewat Buku Pelajaran
-
Kemiren Lawan Komersialisasi Budaya Lewat Wirausaha UMKM Berkelanjutan
-
Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit