Pernah nggak sih kamu ngerasa kalau dunia investasi itu kayak roller coaster: penuh kejutan, naik turun, kadang bikin deg-degan tapi justru seru? Nah, di sanalah resilience diuji.
Untuk itu, Kelompok Studi Pasar Modal Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (KSPM FEB UI) kembali menghadirkan kompetisi tahunan bergengsi, Indonesia Stock Trading Competition (ISTC) 2025 dengan tema besar “Resilient Investing: Thriving Amidst Uncertainty.”
Melalui kompetisi ini, KSPM FEB UI mengajak para pelajar dan mahasiswa di seluruh Indonesia untuk memahami dunia investasi secara lebih dalam dan aplikatif. ISTC bukan hanya tentang siapa yang bisa meraih profit tertinggi, tapi juga tentang membentuk mindset tangguh, strategi matang, dan ketenangan dalam menghadapi dinamika pasar yang terus berubah.
Powered by BIONS by BNI Sekuritas, ISTC 2025 membuka kesempatan bagi seluruh siswa SMA, SMK, hingga mahasiswa di berbagai universitas untuk bergabung dalam tim beranggotakan 1–3 orang. Kompetisi ini juga memperebutkan total hadiah senilai Rp20.000.000, sekaligus pengalaman berharga dalam dunia investasi riil.
ISTC 2025 hadir bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan pengalaman belajar yang komprehensif. Peserta diajak memahami pasar modal dari sisi teknis dan strategis, sekaligus melatih ketenangan serta ketangguhan dalam menghadapi fluktuasi pasar. Sebab, di dunia investasi, ketahanan dan konsistensi seringkali lebih berarti daripada kecepatan.
Daftarkan timmu sekarang di: bit.ly/ISTCKSPM2025 (hingga 8 Oktober 2025)
Dapatkan informasi lengkap melalui bit.ly/InformationISTC2025
Mari jadi bagian dari generasi yang tidak hanya berinvestasi untuk untung, tapi juga untuk bertumbuh dalam dunia yang tidak pasti, bersama Indonesia Stock Trading Competition 2025.
Baca Juga
-
Penuh Chemistry! 3 Rekomendasi Drama Korea Go Yoon Jung di Netflix yang Bikin Baper
-
Anime Coming-of-age The Ramparts of Ice Siap Tayang April di Netflix
-
Terseret Isu Penelantaran Anak, Denada Unggah Pesan Haru untuk Mendiang Ibu
-
Psikologi Perubahan Iklim: Mengapa Kita Sadar Lingkungan tapi Malas Bertindak?
-
Kepekaan Perempuan Terhadap Bencana, Mengapa Kepedulian Dianggap Ancaman?
Artikel Terkait
-
Pemerintah Sedang Negosiasi Restrukturisasi Utang Kereta Cepat dengan China
-
Arus Modal Asing Banyak yang Kabur, Investasi Indonesia Kalah dari Korea
-
Menko Airlangga: Banyak Bankir Panas Dingin, Ada Apa?
-
Eks Dirut Taspen Divonis 10 Tahun Penjara, KPK Kejar Pelaku Lain di Kasus Korupsi Uang Pensiun PNS
-
Merasa Dibatasi Soal Kuota Impor BBM, SPBU Swasta Ngeluh ke Kementerian Investasi dan Hilirisasi
News
-
Daftar Harga Mobil Hyundai, Mobil Keluarga yang Efisien, Modern dan Sporty
-
Fenomena Trust Issue Gen Z: Mengapa Mereka Tak Lagi Percaya Institusi Formal?
-
10 Kesalahan Fatal dalam Membuat CV dan Tips Ampuh Menghindarinya
-
Sudah Sukses Tapi Merasa Hampa? Kenali Fenomena Hedonic Adaptation
-
Misteri di Balik Lampu Jalan yang Selalu Menyala Sendiri
Terkini
-
Penuh Chemistry! 3 Rekomendasi Drama Korea Go Yoon Jung di Netflix yang Bikin Baper
-
Anime Coming-of-age The Ramparts of Ice Siap Tayang April di Netflix
-
Terseret Isu Penelantaran Anak, Denada Unggah Pesan Haru untuk Mendiang Ibu
-
Psikologi Perubahan Iklim: Mengapa Kita Sadar Lingkungan tapi Malas Bertindak?
-
Kepekaan Perempuan Terhadap Bencana, Mengapa Kepedulian Dianggap Ancaman?