Dikenal santer mengkritisi isu sosial dan politik, kreator konten Ferry Irwandi dimungkinkan mendapat ancaman dari pihak luar. Namun, dalam sebuah kesempatan di program Q&A Metro TV, ia dengan tegas menepis kemungkinan tersebut.
Ferry Irwandi memberikan jawaban lugas atas kondisi diri serta masa depan karier dan keluarganya lantaran begitu vokal menyuarakan atas nama kepentingan rakyat.
"Bicara soal perjuangan, bicara soal potensi chaos, dan apapun yang tadi Feri sudah sampaikan itu kan seperti judulnya, hidupnya tuh kayak ngeri-ngeri sedap di ambang jurang. Enggak takut dibungkam, ya?" tanya Yonaha Margaretha selaku host program Q&A dalam video di kanal YouTube Metro TV, Minggu (19/10/2025).
Ia memastikan tetap sehat dan baik-baik saja, serta tak perlu takut dengan perihal buruk yang akan terjadi.
"Ini saya masih di TV, saya masih podcast, saya masih punya channel YouTube. Saya bingung kenapa harus takut? Kalau dibungkam berarti sudah terjadi. Iya, udah gitu loh," jawabnya.
Lebih lanjut, lelaki berusia 44 tahun itu mengungkapkan mengenai ancaman terburuk yang pernah ia alami.
"Paling buruk yang terjadi itu (jika) sudah menyentuh keluarga. Jadi, udah ada yang ketangkap, pernah terjadi dan itu yang membuat saya berpikir, apakah yang saya lakukan ini sepadan dengan apa yang sudah terjadi? Akhirnya, ya syukurnya saya lahir dari orang tua yang luar biasa juga," imbuh Ferry.
Sammy Notaslimboy, salah satu penanya dalam program tersebut mengaku kagum terhadap Ferry Irwandi, karena ia pintar juga berani.
"Orang yang berani itu banyak, tapi banyak juga yang kosong. Ada juga orang yang pintar, tapi nggak seberani Ferry. Nah, Ferry ini paket lengkap. Banyak orang idealis, tapi nggak bisa go mainstream," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Ferry juga buka suara terkait alasan ogah masuk ke dunia politik. Ia memastikan tidak memiliki hasrat untuk menjadi politisi, baik sebagai anggota legislatif maupun kader partai.
Salah satu ketakutan terbesarnya adalah khawatir mengecewakan orang-orang terkasih dan terdekatnya yang selama ini turut mendukung dirinya.
"Ketakutan saya salah satu yang paling besar adalah orang-orang yang kenal sama saya, orang-orang yang percaya sama saya, orang-orang yang sayang sama saya, orang-orang yang menjaga saya, itu menyesal telah melakukan semua kebaikan itu kepada saya," jelasnya.
Diketahui, laki-laki kelahiran tahun 1980 ini merupakan lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN). Menariknya, meski menggeluti dalam bidang akuntansi, ternyata Ferry Irwandi justru menunjukkan minat yang mendalam di bidang seni sejak SMP.
Ia sempat bergabung dalam klub teater serta grup film bernama SCENE semasa duduk di bangku kuliah. Ia dibesarkan dalam keluarga yang memiliki akses pendidikan yang baik, dengan ayahnya yang berprofesi sebagai dosen dan ibunya yang juga bekerja.
Kini, Ferry Irwandi adalah seorang YouTuber asal Indonesia sekaligus pendiri Malaka Project. Ia adalah sosok laki-laki yang dikenal dengan konten edukatifnya yang membahas topik mulai dari politik, pendidikan, stoikisme, hingga fenomena sosial.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Buku Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?: Teman Anak-Anak yang Kehilangan Ayah
-
Hal Baik Berakhir Baik: Bukan Sekadar Motivasi, tapi Teman Menenangkan Hati
-
Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo
-
Khutbah di Bawah Lembah: Melawan Tanpa Kebencian, Bertahan Demi Martabat
-
Melihat Wajah Asli Jakarta Lewat Buku Tiada Ojek di Paris Karya Seno Gumira Ajidarma
Artikel Terkait
-
Takut Kecewakan Orang Terdekat, Ferry Irwandi Ogah Terjun ke Politik
-
Ray Rangkuti: Serbuan Massa ke DPR Bukti Gagalnya Politik Tahun Pertama Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Kemendagri Beberkan 'Penyakit Kronis' Demokrasi: Politik Uang Merajalela Akibat Banyak Warga Miskin!
-
Prabowo Ingatkan Anak Muda: Kuasai Ekonomi Sebelum Jadi Pemimpin Politik
-
Surya Paloh dan Sjafrie Gelar Pertemuan Tertutup di Kantor Menhan, Ada Sinyal Politik Apa?
News
-
Mengapa Transportasi Umum Adalah Jawaban Buat Bumi Kita
-
Healing Murah Meriah: Keliling Jakarta Naik Transum
-
Ternyata Rutinitas Commuting ke SCBD Ikut Menyelamatkan Bumi
-
Kupas Tuntas Transportasi Jakarta: Beneran Bikin Hemat atau Malah Ribet?
-
Sulut Juara Umum, IHR Kejurnas Seri I Indonesia Derby 2026 Sukses Sedot 24 Ribu Penonton
Terkini
-
Review How to Say You're Sorry, Buku Anak tentang Arti Permintaan Maaf
-
Ip Man: Kung Fu Legend, saat Film Bela Diri Modern Hilang Momen Ikoniknya
-
Magang Berkepanjangan: Bekal Karier atau Bentuk Eksploitasi Anak Muda?
-
Are You Afraid of the Dark? Ketika Ambisi Berubah Jadi Konspirasi Mematikan
-
Goldfinches, Buku Cantik tentang Kebahagiaan dalam Hal-Hal Sederhana