Bingung mau kulineran di mana dan cari tempat makan yang lagi ramai dengan pilihan makanan khas Tionghoa? Datang ke Kampoeng Ketandan di kawasan Malioboro, yang kini berubah menjadi pusat wisata kuliner dengan deretan jajanan khas, zona pork station, serta berbagai stan makanan dalam satu lokasi.
Sepanjang area Kampoeng Ketandan, suasana tampak hidup sejak sore hingga malam hari. Arus pengunjung terlihat silih berganti menyusuri deretan stan yang berjajar di sepanjang jalan.
Beragam jajanan khas Tionghoa tersaji di kawasan ini, mulai dari camilan tradisional hingga hidangan berat. Aroma masakan yang menyebar di udara menciptakan suasana khas festival kuliner yang kuat.
Pilihan makanan yang tersedia tidak hanya terbatas pada menu khas Tionghoa. Sejumlah stan juga menghadirkan jajanan umum dan makanan kekinian yang melengkapi ragam kuliner di kawasan tersebut.
Salah satu area yang paling ramai dikunjungi adalah pork station, zona khusus non-halal yang menyediakan berbagai olahan berbahan dasar babi. Area ini ditata secara terpisah dan jelas dari zona kuliner lainnya.
Konsep zonasi membuat pengunjung dapat memilih area kuliner sesuai preferensi dengan nyaman. Penataan ini juga memudahkan pengunjung untuk menjelajah seluruh kawasan tanpa harus berpindah lokasi jauh.
Selain kuliner, Kampoeng Ketandan juga menghadirkan mini pameran otomotif sebagai bagian dari rangkaian festival. Area ini menjadi daya tarik tambahan yang melengkapi aktivitas pengunjung.
Sejumlah merek kendaraan ikut meramaikan pameran tersebut, mulai dari Toyota, BYD, Geely, Suzuki, hingga Honda.
Selain itu, terdapat pula display kendaraan dari Citroën, Wuling, dan Hyundai. Meski berskala kecil, pameran ini menambah variasi aktivitas di area festival.
Perpaduan antara bazar kuliner, dekorasi budaya, dan pameran otomotif menjadikan Kampoeng Ketandan tampil sebagai ruang publik yang dinamis. Pengunjung tidak hanya datang untuk makan, tetapi juga menikmati suasana dan aktivitas yang tersedia.
Kawasan ini juga menjadi titik pertemuan berbagai aktivitas dalam satu area. Pengunjung dapat berjalan santai, berburu makanan, hingga menikmati suasana Malioboro dalam nuansa festival.
Dengan konsep satu lokasi, banyak pilihan rasa, Kampoeng Ketandan menghadirkan pengalaman kuliner yang terintegrasi. Beragam menu, zonasi makanan yang tertata, serta atraksi pendukung menjadikan kawasan ini lebih dari sekadar tempat makan.
Festival ini memperkuat posisi Kampoeng Ketandan sebagai destinasi wisata kuliner di pusat kota. Kombinasi kuliner khas, suasana budaya, dan aktivitas pendukung membuat kawasan ini menjadi ruang perayaan yang hidup dan menarik untuk dikunjungi.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Fakta Menarik Trofi Emas Piala Dunia: Pernah Dicuri, Bukan Milik Sang Juara
-
Timberland Boots: Berawal Dari Sepatu Tukang Jadi Ikon Rapper Dunia Hip Hop
-
JisuLife Ultra 2: Kipas Portable Premium dengan Berbagai Fungsi Menarik!
-
ROG Zephyrus Duo, Laptop Dua Layar dengan RTX 5090 Seharga Mobil Bekas!
-
Bawa Argentina Menang 3-0, Messi Cetak Hattrick Pertama di Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
News
-
Che Cupumanik Rilis Single 'Luka Kolektif' Bersamaan dengan Buku 'Luka Kolektif Manusia Digital'
-
Cegah Pelecehan Siber Berkedok Candaan, Dosen Unpam Bekali Siswa SMK Telkom "Red Flag Detector"
-
Bukan Lagi Fiksi Ilmiah, Taksi Tanpa Sopir Asal China Kini Siap Kuasai Jalanan
-
Atasi Masalah Ini, Mahasiswa KKN Alternatif 104 UAD Sukseskan Program Bank Sampah di Sorosutan
-
Trakindo Gelar Misi Hijau Bersama Trash Ranger Indonesia, Edukasi Lingkungan Lewat Aksi Nyata
Terkini
-
Syarat Maksimal, Gaji Minimal: Standar Tak Masuk Akal dalam Lowongan Kerja
-
Review Petaka Gunung Welirang: Saat Mitos Lokal Berhasil Digali dengan Apik
-
RAM 24 GB, Kamera OIS, Baterai 8000 mAh! Ini HP Realme Terbaik
-
Di Balik Bullying Mahasiswi Populer: Teror Bangkawarah yang Menjemput Nyawa
-
Piala Dunia 2026 Hampir Berakhir, Saatnya Cari Hiburan Lain?