Peluang bisnis di dunia new media semakin terbuka, terutama bagi kreator yang memiliki niche market yang jelas dan komunitas yang kuat. Hal ini menjadi salah satu pembahasan menarik dalam acara Ramadan Connect 2026 yang digelar oleh Yoursay di Lantai Bumi Coffee & Space, Minggu (8/3/2026).
Diskusi komunitas ini mempertemukan sejumlah pengelola media lokal dan kreator konten di Yogyakarta. Beberapa di antaranya berasal dari Jogja Jateng Hits, Seputar Jogja, Bantul Mantul, Jogja dan Kamu, hingga GenPI Jogja.
Acara dipandu oleh Rendy Adrikni Sadikin dan Hernawan dari Suara.com yang mengajak para peserta membahas perkembangan new media serta peluang yang muncul dari ekosistem konten digital saat ini. Suasana diskusi berlangsung santai layaknya nongkrong komunitas, namun tetap dipenuhi berbagai pengalaman menarik dari para pelaku media digital.
Salah satu topik yang banyak dibicarakan adalah pentingnya niche market dalam membangun media maupun akun kreator. Konten dengan fokus yang jelas dinilai lebih mampu membangun kedekatan dengan audiens dibandingkan konten yang terlalu luas.
Beberapa peserta bahkan menilai angka view yang tinggi tidak selalu menjadi ukuran keberhasilan. Konten yang memiliki karakter kuat dan audiens yang spesifik justru sering kali memberikan dampak yang lebih nyata.
Perubahan ini juga terlihat dari strategi brand dalam memilih mitra promosi. Banyak klien kini lebih tertarik bekerja sama dengan key opinion leader (KOL) nano dan mikro karena dinilai memiliki komunitas yang lebih dekat serta mampu memberikan pengaruh langsung kepada audiens.
Diskusi juga menyoroti bagaimana new media lokal kini semakin dilirik oleh berbagai brand untuk kebutuhan promosi. Kedekatan dengan komunitas serta karakter konten yang lebih personal membuat media digital lokal dinilai mampu menjangkau audiens secara lebih efektif.
Para peserta juga membahas pentingnya menjaga konsistensi dalam membuat konten. Kreator yang memiliki performa baik biasanya mampu mempertahankan karakter konten mereka sehingga tidak terlalu melebar dari identitas awal.
Diskusi komunitas ini berlangsung di Lantai Bumi Coffee & Space, sebuah kafe yang dikenal nyaman bagi mahasiswa dan pekerja kreatif di Yogyakarta. Dengan interior minimalis, ruang yang cukup luas, serta koneksi WiFi yang cepat, tempat ini sering menjadi pilihan untuk bekerja dengan laptop maupun mengadakan pertemuan komunitas.
Melalui Ramadhan Connect, Yoursay ingin menghadirkan ruang diskusi santai bagi para pelaku new media untuk saling berbagi pengalaman. Pertemuan seperti ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi baru sekaligus memperkuat ekosistem kreator dan media digital di Yogyakarta.
Baca Juga
-
Fakta Menarik Trofi Emas Piala Dunia: Pernah Dicuri, Bukan Milik Sang Juara
-
Timberland Boots: Berawal Dari Sepatu Tukang Jadi Ikon Rapper Dunia Hip Hop
-
JisuLife Ultra 2: Kipas Portable Premium dengan Berbagai Fungsi Menarik!
-
ROG Zephyrus Duo, Laptop Dua Layar dengan RTX 5090 Seharga Mobil Bekas!
-
Bawa Argentina Menang 3-0, Messi Cetak Hattrick Pertama di Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
-
Bosan Ngabuburit Cari Takjil? Yoursay Class Ajak Ikut Ngabubuwrite
-
INNSiDE by Melia Yogyakarta Gelar Partner & Media Gathering Sekaligus Launching Blissful Iftar 2026
-
Nara Lahmusi dan Gita FU Spill Rahasia Membuat Cerpen Makin Menarik di Yoursay Writing Class
-
Ruang Bercakap #22: Naskah Sering Ditolak? Ini Bocoran dari Editor Yoursay
-
Safe Space Starts With You: Pentingnya Empati Saat Menulis Isu Bullying
News
-
Vredeburg Game On, Arena Edukasi Anak Panti oleh Loka Bestari
-
Jalan Sore Pukul Panci, Suara Ibu Indonesia Protes MBG di Jogja
-
Belum Wisuda, Puluhan Lulusan MMTC Yogyakarta Sudah Terserap Dunia Kerja
-
Bakar Semangat Juang, Plt Ketum PPAD Turun Langsung Kawal Atlet Golf di Surabaya
-
Jangan Asal Viral! Peringatan Keras Komdigi untuk Para Kreator Konten di Era AI
Terkini
-
Tupi dan Wajah Muram Legendaris Penyelamat Hutan Rindang
-
Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang
-
Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?
-
Saat Cinta Datang Terlambat: Belajar Merelakan dari Lagu Raim Laode "Dunia yang Nanti"
-
Jelang Piala Asia 2027, Timnas Indonesia Dijadwalkan Hadapi Tim Peringkat 63 Dunia di Kandang Lawan?