Sekar Anindyah Lamase | Leonardus Aji Wibowo
Yoursay Experience bersama Lintang Siltya Utami pada (Selasa, 15/04/2026) (Istimewa)
Leonardus Aji Wibowo

Yoursay kembali menghadirkan kelas menulis bertajuk Yoursay Experience dengan fokus pada pengembangan kemampuan menulis ulasan jurnalistik berbasis pengalaman personal. Kelas ini menghadirkan Lintang Siltya Utami yang merupakan bagian dari tim editorial Yoursay sekaligus narasumber dalam sesi tersebut.

Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan pada konsep dasar ulasan sebagai kombinasi antara opini, penjelasan, dan penilaian. Pendekatan ini menempatkan penulis tidak hanya sebagai pencerita, tetapi juga sebagai pemberi perspektif bagi pembaca. 

Materi kemudian berkembang pada pentingnya membangun tulisan yang menarik sejak awal melalui kalimat pembuka. Peserta didorong menggunakan pertanyaan, pernyataan tajam, atau pengalaman personal sebagai hook agar pembaca langsung terlibat.

Selain itu, penulis juga perlu memberikan konteks sebelum masuk ke pengalaman personal. Hal ini bertujuan agar pembaca memiliki gambaran yang jelas terkait objek yang sedang diulas.

Penekanan utama dalam kelas ini terletak pada penggunaan sudut pandang personal. Peserta diajak menggali apa yang mereka rasakan, ekspektasi yang muncul, hingga pengalaman yang mengejutkan atau bahkan mengecewakan.

Tidak hanya itu, peserta juga dibekali cara menyusun evaluasi melalui kelebihan, kekurangan, serta perbandingan. Pendekatan ini membantu ulasan menjadi lebih informatif sekaligus memberikan pertimbangan bagi pembaca.

Pendekatan penulisan ulasan bisa berbeda tergantung objek yang diulas. Secara umum, penulis perlu menyesuaikan fokus penilaian agar tetap relevan dengan pengalaman yang disampaikan.

Sebagai contoh, ulasan film atau buku cenderung menyoroti karakter, alur, dan emosi, sementara musik lebih pada genre, suasana, dan lirik jika diperlukan. Untuk produk seperti skincare atau teknologi, pengalaman penggunaan menjadi hal yang lebih ditekankan, termasuk kenyamanan serta kecocokan bagi pengguna.

Sementara itu, pada ulasan travel dan kuliner, aspek suasana serta perbandingan antara harga dan pengalaman juga kerap menjadi pertimbangan. Pendekatan seperti ini dinilai dapat membantu penulis menyampaikan ulasan yang lebih kontekstual dan mudah dipahami pembaca.

Lintang menyoroti pentingnya cara penyampaian dalam menulis ulasan. Menurutnya, kekuatan tulisan tidak hanya terletak pada objek yang diulas, tetapi juga pada bagaimana pengalaman tersebut diceritakan.

“Membuat ulasan yang menarik itu bukan cuman soal apa yang kita ulas, tapi bagaimana kita menceritakan ulasan itu kepada orang lain,” jelas Lintang dalam Zoom Meeting pada Selasa (14/4/2026).

Ia menambahkan bahwa ulasan yang baik tidak hanya memberi informasi, tetapi juga menghadirkan pengalaman bagi pembaca. 

“Jadi orang lain ketika membaca ulasan kita bukan cuman menambah informasi tapi merasakan pengalaman kita juga,” lanjutnya.

Diskusi dalam kelas online ini menunjukkan antusiasme peserta terhadap penulisan ulasan jurnalistik. Berbagai pertanyaan muncul, mulai dari batasan dalam menyampaikan kritik hingga kebebasan dalam memilih objek ulasan.

Melalui kelas ini, Yoursay menegaskan bahwa setiap pengalaman memiliki potensi untuk diolah menjadi tulisan yang kuat. Selama disampaikan dengan struktur yang jelas dan sudut pandang personal, cerita sederhana pun dapat berkembang menjadi ulasan jurnalistik yang berdampak.