Setelah menjalani langkah demi langkah secara perlahan menuju perubahan transisi dunia pendidikan dari lingkungan sekolah ke perguruan tinggi, mahasiswa baru yang telah resmi terdaftar menjadi bagian dari keluarga Universitas Pendidikan Indonesia kini menelusuri jejak baru melalui rangkaian acara Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (MOKAKU) untuk mengenal lingkungan kampus.
Selain hadirnya bintang tamu, Jerome Polin Sijabat B.Eng., di hari-hari sebelumnya pada acara tersebut, saat ini hari terakhir diwarnai dengan konser lagu yang dibawakan oleh HIVI! serta berbagai puluhan stan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) hingga sponsor pendukung, seperti Chitato, Pop Mie, dan Indomilk.
HIVI! hadir dalam perjalanan akhir mahasiswa baru di MOKAKU UPI 2026 sebagai bintang tamu penutup yang memeluk hati. Grup musik populer tersebut membawakan beberapa lagu yang di antaranya: “Remaja”, “Semenjak Ada Dirimu”, “Mata ke Hati”, “Satu-Satunya”, bahkan rilisan lagu terbaru berjudul “Main”. Acara tersebut digelar di Stadion Universitas Pendidikan Indonesia pada Jumat (21/8/2026) setelah mahasiswa baru melaksanakan ibadah salat Asar.
Dengan adanya konser ini, mahasiswa baru benar-benar kembali bersemangat dan bersinergi membangun kebersamaan, terlebih lagi didukung suasana lagu yang ceria, santai, dan hangat sehingga cocok untuk menemani waktu bersama dengan teman-teman baru.
Selain itu, mahasiswa baru juga memperoleh nasihat dari anggota grup musik HIVI! yang terdiri dari Ilham Aditama, Febrian Nindyo, dan Keisha Cinantya.
Saat konser tersebut telah berakhir, mereka mendorong harapan kesuksesan berupa dukungan afirmasi positif di atas panggung—mendoakan mahasiswa baru untuk terus dilancarkan saat menjalani perkuliahan—termasuk memohonkan cita-cita luhur yang diinginkan mahasiswa baru agar segera tergapai.
Lebih dari itu, salah satu vokalis memimpin sebuah jargon atau yel-yel populer dengan kalimat “Gak ada korek, gak ada api, UPI,” untuk dijadikan konten hiburan yang kini sedang marak di platform media sosial.
Di samping itu, afirmasi positif tidak berhenti pada bintang tamu belaka. Mahasiswa baru juga turut mengapresiasi kehadiran HIVI! di acara MOKAKU UPI 2026 dengan beramai-ramai memenuhi area stadion, bertepuk tangan riuh, bernyanyi bersama, dan berharap konser tidak berakhir di sore hari karena antusiasme yang ditunjukkan begitu tinggi.
Hadirnya HIVI! menjadi penutup terindah bagi mahasiswa baru seusai mengarungi tantangan di setiap kegiatan dan penugasan yang diberikan setiap hari. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa setiap rasa lelah dapat tergantikan sementara dengan kebahagiaan, gelora semangat kebersamaan, dan euforia yang terwujud dalam sorak sorai riuh bersama HIVI! di stadion.
“Hari keempat MOKAKU-UPI makin seru! Banyak pengalaman dan keseruan baru yang didapat, ditambah penampilan spesial dari HIVI!” tulis akun Instagram @jj3jee.
“Mokaku UPI Day 4 beda banget vibesnya sih seru parah men, tapi tiap day beda vibes sih, selain Day 3 atau day terbaik, mungkin ini nomor duanya soalnya seru banget banyak ketemu temen-temen baru, apalagi pas muter bareng-bareng sambil diiringi HIVI!” tambah akun Instagram @ddav_iq.
“Kegiatannya seru, ketemu banyak temen baru, dapat banyak insight, dan ditutup dengan penampilan HIVI! yang bikin suasana makin berkesan. Salah satu hari yang bakal selalu diingat di awal perjalanan sebagai mahasiswa baru,” lanjut akun @qrstucii.
Dengan demikian, hadirnya HIVI! di hari terakhir acara MOKAKU UPI 2026 tentu menjadi sebuah ungkapan simbol terima kasih dan antusiasme dari para mahasiswa baru. Kenangan manis ini akan menjadi pijakan awal langkah bagi mereka di dunia perkuliahan.
Tak hanya itu, semangat dan harapan yang membumbung tinggi di sore hari tersebut seolah-olah menegaskan bahwa perjalanan menjadi mahasiswa di Universitas Pendidikan Indonesia resmi dimulai. Para mahasiswa baru pastinya siap melangkah dengan percaya diri untuk mengukir prestasi serta memimpin masa depan di kampus perjuangan tercinta.
Baca Juga
-
Jerat Perpeloncoan Kampus: Saat Regulasi Dikecoh Modus PKKMB dan Kaderisasi
-
Peluncuran Buku demi Pencitraan: Efektifkah di Tengah Krisis Kepercayaan?
-
Anak Krakatau Meletus, Kenapa Bandara Soetta Ditutup tapi Kapal Penyeberangan Tetap Buka?
-
Kuliah Umum FPIPS UPI Gebrak Semangat Mahasiswa: Jangan Jadi Mahasiswa Kupu-Kupu!
-
Solusi Pamungkas Masalah Bangsa: Ganti Pemimpin atau Tukar Tambah Rakyat?
Artikel Terkait
-
Dapat Rating di Atas 9, "Warga Rusun 609" Bikin Penonton Ngakak Brutal dan Nonton Dua Kali
-
Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf
-
bank bjb dan UPI Bersinergi Kembangkan Pendidikan, Penelitian hingga Layanan Perbankan
-
Kuliah Umum FPIPS UPI Gebrak Semangat Mahasiswa: Jangan Jadi Mahasiswa Kupu-Kupu!
-
Penyebab Longsor Cisarua Dominasi Faktor Alam, Ahli Ungkap Ancaman Geologis Gunung Burangrang
News
-
UU Ketenagakerjaan Baru Sah: Ojol dan Kreator Resmi Diakui Pekerja
-
Mengintip Keseruan TNT Fighter: Komunitas Stunt Fighting yang Buka Jalan ke Layar Lebar
-
Seni Perlawanan di JABFest 2026: Lomba Mewarnai Jadi Cara Lawan Impunitas
-
Soroti Pendidikan, Ugoran Sebut Aksi Kamisan Kini Jadi Kampus Rakyat
-
Kisah Ibu Misidah dan Perlawanan Sunyi Petani Karisma di Kulon Progo
Terkini
-
Ulasan Film Pendek "Berdoa, Mulai": Mengurai Mayoritas di Sekolah Negeri
-
Ancaman RUU Penyiaran: Larang Investigasi hingga Pangkas Kode Etik Jurnalis
-
Sinopsis Life Trade, Drama Jepang Dibintangi Baba Fumika dan Maki Yoko
-
Stop Kebanyakan Scroll! Saatnya Kamu Memberi Jeda untuk Diri Sendiri
-
Exynos 2700 Sudah Diproduksi, Apakah Galaxy S27 Ultra akan Pakai Chip Ini?