Trisakti menjadi saksi bisu perjuangan mahasiswa
Bergerak berjuang melawan tirani Orde Baru
Mengepalkan tangan kompak meneriakkan reformasi
Turun ke jalan menyuarakan penderitaan rakyat
Kala itu amarah rakyat sudah tak terbendung lagi
Yang tak tahan lagi atas penindasan dan pembungakaman
Pekikan kata reformasi begitu menggema di seantero Nusantara
Walau ancaman desing peluru senantiasa menghadang mereka
Trisakti menjadi tempat berkumpulnya para pejuang jalanan
Yang tiada henti-hentinya menyuarakan kegelisahan rakyat
Tiada kenal lelah siang malam berpanas-panasan berkumpul di jalan
Berjuta-juta desingan peluru menyergap mereka siang malam
Dua puluh tahun lebih Trisakti menjadi saksi bisu reformasi
Dimana darah-darah mahasiswa bertetesan di sana
Mereka yang gugur dalam perjuangan meninggalkan nama yang harum
Yang kelak menjadi catatan sejarah yang mengubah kejayaan bangsa
Baca Juga
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Spanyol Akhiri Kutukan Fase Gugur Piala Dunia Sejak 2010, Siap Juara Lagi?
-
Prediksi Australia vs Mesir: Adu Taktik dan Siapa yang akan Lolos 16 Besar?
-
5 Film Tayang di Netflix Awal Juli 2026, Ada Gone Girl hingga Hamnet
-
The Mummy Tomb of the Dragon Emperor: Plot Krusial, tapi Eksekusi Fatal
-
Bukan Kebetulan? 3 Alasan Mengapa Ramalan The Simpsons soal Final Piala Dunia 2026 Masih On The Way!