Trisakti menjadi saksi bisu perjuangan mahasiswa
Bergerak berjuang melawan tirani Orde Baru
Mengepalkan tangan kompak meneriakkan reformasi
Turun ke jalan menyuarakan penderitaan rakyat
Kala itu amarah rakyat sudah tak terbendung lagi
Yang tak tahan lagi atas penindasan dan pembungakaman
Pekikan kata reformasi begitu menggema di seantero Nusantara
Walau ancaman desing peluru senantiasa menghadang mereka
Trisakti menjadi tempat berkumpulnya para pejuang jalanan
Yang tiada henti-hentinya menyuarakan kegelisahan rakyat
Tiada kenal lelah siang malam berpanas-panasan berkumpul di jalan
Berjuta-juta desingan peluru menyergap mereka siang malam
Dua puluh tahun lebih Trisakti menjadi saksi bisu reformasi
Dimana darah-darah mahasiswa bertetesan di sana
Mereka yang gugur dalam perjuangan meninggalkan nama yang harum
Yang kelak menjadi catatan sejarah yang mengubah kejayaan bangsa
Baca Juga
Artikel Terkait
-
RUU TNI: Orde Baru Bangkit? Kelompok Sipil Geram!
-
Antara Doa dan Pintu yang Tertutup: Memahami Sajak Joko Pinurbo
-
Taman Siswa: Jejak Perjuangan yang Tak Pernah Padam
-
Review Anime Love Live! Superstar!!, Perjuangan Dari Nol Menuju Puncak Idol
-
Maret Kelam: Rakyat Muak, Sastra Orde Baru Jadi Pelampiasan!
Sastra
Terkini
-
Ubisoft Tutup Studio di Leamington, Strategi Bertahan atau Tanda Krisis?
-
Jelang Timnas U-17 Lawan Yaman, Nova Arianto Justru Singgung Kinerja PSSI!
-
5 Rekomendasi Anime tentang Karakter Biasa yang Mendadak Jadi Sekuat Dewa
-
3 Rekomendasi Novel Penulis Indonesia tentang Pendakian Gunung, Sudah Baca?
-
Film Tron: Ares - Saat Dunia Digital Bersanding dengan Dunia Nyata