ilustrasi sedih (gettyimages)
Harapanku tak kunjung menghampiri
Padahal aku telah berusaha hingga habis energi
Apakah semua yang kulakukan tak memiliki arti?
Apakah hasil upayaku tak akan pernah keluar dari dimensi mimpi?
Sekarang aku telah terlampau kelelahan
Napasku telah sampai di titik penghabisan
Aku terdampar dalam ketidakpastian
Geloraku sedikit lagi padam
Kehampaan, hanya itu temanku saat ini
Aku laiknya orang yang kehilangan visi
Tak tahu ke mana harus melangkahkan kaki
Aku terjebak dalam situasi seperti jeruji
Februari 2021
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
-
Menggugat Sekolah yang 'Tak' Bersalah
-
Film Encanto: Tak Ada Keluarga yang Benar-benar Sempurna
-
Doctor Strange MoM: Menyelamatkan Dunia Bukan Perkara yang Membahagiakan
-
Privilese Spider-Man dan Batman serta Korelasinya dengan Konsep Berbuat Baik
-
Imam Al Ghazali dan Tuduhan Soal Penyebab Kejumudan Berpikir
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Taruna Akmil Latih Sekolah Rakyat: Haruskah Militer Masuk Ranah Pendidikan?
-
Paspor Lebanon Gianni Infantino: Saat Politik Dilarang di Lapangan, Tapi Dihalalkan di Kursi VVIP
-
Lompatan Suporter Meksiko saat Lawan Ekuador Picu Getaran Mirip Gempa
-
Ketika Piala Dunia Bikin Patah Hati: Tips Bangkit Setelah Tim Favorit Gugur
-
Dikelilingi Banyak Orang, Tapi Tak Punya Tempat Bercerita? Kamu Tidak Sendirian