Ilustrasi Manusia Terluka (Pixabay)
Ragaku yang lemah tak tahan rasa sakit
Rasa sakit yang amat sangat luar biasa
Bekas pukulan dan tamparan sang suami
Hingga tersiksa batinku tanpa hentinya
Perangaimu yang santun nan lembut
Ternyata berbanding terbalik dengan tingkah lakumu
Perangaimu hanyalah peranti kepalsuan semata
Yang hanya membuatku melunak dan meleleh pada dirimu
Entah aku tak kusangka kau begitu ganas
Setan apa yang bersarang di dalam dirimu
Hingga kau setega itu menyiksa ragaku ini
Entahlah sampai kapan kau lakukan ini padaku
Usailah sudah hubungan kita bersama berakhir
Ingin segera kulepaskan diriku dari jeratan suami
Aku tak berdaya mengahadapi ini semua
Sudilah kiranya kita berpisah selamanya
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Dunia Sindhunata dalam Mata Air Bulan: Sebuah Perjumpaan Iman dan Budaya
-
Mr. & Mrs. Egois: Saling Mencintai, Tapi Kenapa Harus Saling Menyakiti?
-
Menyorot Tradisi Membaca Buku di Negara Jepang di Buku Aneh Tapi Nyata
-
Bye Keriput! 5 Body Wash Kolagen untuk Kulit Lebih Kencang
-
Violets: Melawan Masa Kecil Kurang Bahagia dari Anak yang Tidak Diinginkan