Ilustrasi Sakit (Pexels.com/Polina Tankilevitch)
Sakit tak pernah berasa nyaman
Sebab, karenanya kita banyak kehilangan
Kenikmatan minum, juga makan
Pun dengan murahnya senyuman
Sakit berasa menyiksa
Karenanya, nampak cukup berat untuk sekadar tertawa
Hanya berbaring, aktivitas kesehariannya
Menutup mata dan telinga dari berisiknya dunia
Sakit memang tak pernah berasa manis
Kita harus berhadapan dengan obat-obatan yang berbaris
Tak hanya satu, tapi banyak jenis
Kita perlu kesabaran yang berlapis
Bagaimanapun sakit adalah nikmat Tuhan
Ia pasti menyimpan hikmah dan pelajaran
Asalkan kita tak terus melontarinya dengan celaan
Sebab ia hanya menjalankan apa yang diperintahkan
Juli 2021
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
-
Menggugat Sekolah yang 'Tak' Bersalah
-
Film Encanto: Tak Ada Keluarga yang Benar-benar Sempurna
-
Doctor Strange MoM: Menyelamatkan Dunia Bukan Perkara yang Membahagiakan
-
Privilese Spider-Man dan Batman serta Korelasinya dengan Konsep Berbuat Baik
-
Imam Al Ghazali dan Tuduhan Soal Penyebab Kejumudan Berpikir
Artikel Terkait
-
Dikatakan Atau Tidak Dikatakan itu Tetap Cinta: Memahami Rasa Lewat Sajak Tere Liye
-
5 Contoh Surat Izin Tidak Sekolah Karena Sakit Formal Sesuai Format Resmi
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
Sastra
Terkini
-
4 Moisturizer dengan Hyaluronic Acid untuk Kulit Sehat dan Terhidrasi
-
Rayakan 1 Tahun, The Summer Hikaru Died Gelar Proyek Khusus dan Acara Musik
-
Kitab Safinatun Najah: Kompas Canggih buat Santri biar Gak Nyasar di Samudra Dunia
-
Lulusan S2 Tanpa Karier: Manfaatkan Jeda, Tak Perlu Mengejar Timeline Orang
-
Post-Lebaran Syndrome pada Gen Z: Raga Udah di Kantor, Nyawa Masih di Kampung