Ilustrasi Tetesan Air. (pixabay.com/455124)
Gelora yang lama-lama padam
Cahaya yang lama-lama pudar
Sinar yang lama-lama sirna
Kasih yang lama-lama hilang
Degup yang lama-lama henti
Gugup yang lama-lama biasa
Gairah yang lama-lama bosan
Asa yang lama-lama punah
Hinggap yang lama-lama terbang
Nyali yang lama-lama gugur
Datang yang lama-lama pergi
Ada yang lama-lama tiada
Dua yang lama-lama satu
Sepertinya kita, harus jatuh cinta pada kesepian
Pekanbaru, 2020
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
-
5 Rekomendasi Film Aksi Perampokan di Vidio, Seru dan Menegangkan
-
6 Rekomendasi Film Thriller Detektif Original Netflix yang Wajib Ditonton
-
7 Rekomendasi Film Romantis Modern yang Bikin Baper, Ada La La Land!
-
7 Rekomendasi Film Horor Slow-Burn, Mengerikan secara Perlahan
-
7 Rekomendasi Film Petualangan Seru yang Membuatmu Lupa Waktu
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Ramadan: Puasa Bukan Sekadar Lapar, tapi Momen Latihan Mental Menahan Diri
-
Femisida dan Pergeseran Narasi dalam Kasus UIN Suska
-
Belajar Empati dari Buku Menjadi Manusia itu Susah, Ya!
-
Ramadan dan Ujian Cinta: Menguatkan atau Malah Menggoyahkan Hubungan?
-
Membaca Gadis Minimarket: Satire Tajam Tentang Standar Ganda Masyarakat