Ilustrasi Tersenyum (Pexels.com/Andrea Piacquadio)
Kala itu mentari bersinar begitu cerah
Tak ada tangis, tak ada amarah
Sungguh, hari yang sempurna nan indah
Anak itu tersenyum kembali
Saat dirinya berhasil menggapai mimpi
Sekaligus bintang di langit yang tinggi
Anak itu menyambut hari dengan ceria
Tanpa tatapan sinis, tanpa luka
Hanya ada senyum tulus terlukis di bibirnya
Juli 2021
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
-
Menggugat Sekolah yang 'Tak' Bersalah
-
Film Encanto: Tak Ada Keluarga yang Benar-benar Sempurna
-
Doctor Strange MoM: Menyelamatkan Dunia Bukan Perkara yang Membahagiakan
-
Privilese Spider-Man dan Batman serta Korelasinya dengan Konsep Berbuat Baik
-
Imam Al Ghazali dan Tuduhan Soal Penyebab Kejumudan Berpikir
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Fireworks of My Heart: Sajikan Keseharian dan Detail Pemadam Kebakaran
-
Lolos ke Babak 16 Besar, Timnas Mesir Cetak Dua Sejarah Baru di Piala Dunia
-
Sinopsis Film Seni Merayu Tuhan, Kisah Menyentuh Adaptasi Buku Habib Jafar
-
Politik Selebritas: Ketika Pejabat Dipuja Layaknya Artis Idola
-
Sepucuk Surat dari Benggala