Ilustrasi menangis. (Shutterstock)
Bait demi bait penuh dengan sindiran
Sindiran kepada perilaku rasuah bak racun
Yang sekian lama mengoyak bumi Nusantara
Hingga air mata berjatuhan dengan derasnya
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Jadwal MotoGP Aragon 2026: Marc Marquez Kejar Hattrick, Aprilia Mengintai!
-
Darurat Karhutla Kalimantan: Saat Jutaan Manusia dan Satwa Endemik Berebut Ruang Napas
-
Review Film Glass Heart: Ketika Musik Menjadi Jalan untuk Menemukan Diri
-
Review Yona of the Dawn: Transformasi Epik dari Putri Manja Menjadi Pejuang Tangguh
-
Review Awarapan 2: Sinema Noir India Terbaik yang Penuh Ketegangan Seru!