Ilustrasi menangis. (Shutterstock)
Bait demi bait penuh dengan sindiran
Sindiran kepada perilaku rasuah bak racun
Yang sekian lama mengoyak bumi Nusantara
Hingga air mata berjatuhan dengan derasnya
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Mencinta Hingga Terluka: Mengelola Luka, Membebaskan Diri
-
Amerika Serikat Gugur, Christian Pulisic Soroti Klinisnya Lini Depan Belgia
-
Statistik Laga Prancis vs Maroko: Mbappe CS Harus Waspada Demi Semifinal
-
Doctor on the Edge: Sajikan Sisi Humanis Dunia Medis yang Penuh dengan Tawa
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Siapa yang Pantas Dapat Sepatu Emas?