Ilustrasi Lari Sembunyi (Pexels.com/Alexandr Podvalny)
Aku melelapkan diri
Takut dengan masa depan yang tak pasti
Aku bersembunyi dalam mimpi
Nuraniku memberontak sekeras-kerasnya
Ia enggan menerima
Ia memaksaku untuk tak menjadi pengecut semata
Aku masih bersembunyi
Mengelak dan lari dari fakta yang terjadi
Aku menangis dalam sendiri
Agustus 2021
Komentar
Berikan komentar disini >
Baca Juga
-
Menggugat Sekolah yang 'Tak' Bersalah
-
Film Encanto: Tak Ada Keluarga yang Benar-benar Sempurna
-
Doctor Strange MoM: Menyelamatkan Dunia Bukan Perkara yang Membahagiakan
-
Privilese Spider-Man dan Batman serta Korelasinya dengan Konsep Berbuat Baik
-
Imam Al Ghazali dan Tuduhan Soal Penyebab Kejumudan Berpikir
Artikel Terkait
Sastra
Terkini
-
Dua Manga Siap Diadaptasi ke dalam Format Live Action, Ceritanya Menarik!
-
Ulasan Drama Live Up to Your Youth, Ambisi dan Cinta di Kota Beijing Era-90
-
Serba Salah Jadi Perempuan: Mau Hemat Dibilang Pelit, Mau Belanja Dibilang Boros
-
Zero Waste di Era Serba Instan: Idealisme Gen Z vs Realita di Lapangan
-
Kedaulatan Pangan atau Ketergantungan yang Dipelihara?