Dalam keputuasasaan yang teramat panjang dan takkan pernah usai. Segala rasa emosi yang bergejolak di hati. Tak ada satupun yang mau menemani diriku dalam suasana kesendirian. Rasa putus asa yang berdendang dengan keras kian terasa waktu demi waktu.
Sementara kesendirian masih membersamaiku. Handai taulan dan rekan sejawat sudah menata kehidupan masing-masing. Satu persatu mereka mulai melepaskan dari cengkeraman kesendirian. Penolakan ungkapan cinta yang bertubi-tubi membuatku semakin tercekik dalam lautan emosi.
Suasana putus asa berbaur dengan perasaan emosi yang takkan pernah berakhir. Sepanjang waktu yang memacu langkahnya semakin lama semakin cepat. Waktu kian terus berpacu. Sementara aku masih dalam dirundung kesedihan pilu.
Meratpi nasib dalam alam kesendirian di kamar mengunci diri. Menjauh dari siapapun yang aku kenal. Menganggap mereka seolah tak peduli akan nasibku seperti ini. Kesendirian yang kian memelukku.
Mengunci rapat-rapat dari keramaian dunia penuh hiruk pikuk kebahagiaan. Dentuman emosi yang semakin meledak-ledak. Dentuman yang kian lama tak terbendung lagi. Suasana kepanikan batin yang semakin berkecamuk.
Aku bingung akan nasib diriku seperti ini. Mengapa tak ada satupun yang mau menjadi pendamping hidupku. Mengapa aku ditakdirkan seperti ini. Ataukah ini sudah menjadi takdir yang telah tersurat untukku. Ku tak tahu entah mau bagaimana lagi. Seakan semuanya telah ditakdirkan seperti ini kepadaku
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Rupiah Semakin Lemah Karena Kinerja Pemerintah Belum Puaskan Investor
-
Jelang Hari Buruh, Ketimpangan Upah dan Rentannya Pekerja Informal Disorot
-
Review The Price of Confession: Saat Ketenangan Terlihat Lebih Mencurigakan
-
Chef Expo 2026 Digelar di NICE PIK 2, Sajikan Kompetisi hingga Demo Masak Chef Ternama
-
10 Jam Terjepit di Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Meninggal
Sastra
Terkini
-
Sekolah Gratis Tapi Tak Setara: Hidden Cost yang Menyaring Status Siswa
-
Ilusi Sekolah Gratis: Biaya Tersembunyi yang Membungkam Mimpi Anak Bangsa
-
Sedekah yang Berubah Jadi Tagihan: Tradisi atau Tekanan Sosial?
-
Review The Price of Confession: Saat Ketenangan Terlihat Lebih Mencurigakan
-
5 Pilihan Laptop Gaming Murah 2026: Performa Kencang, Harga Tetap Ramah di Kantong!