Kisah kehampaan dunia yang sudah tiada lagi nyawa manusia yang berada di dunia. Ego memisahkan semua ikatan kedekatan manusia. Terpisahlah semua yang buyar setiap manusia. Sudah tak ada lagi kehidupan nyata menjauh semuanya. Musnahlah nurani masing-masing manusia di dunia. Lecutan egoisme melibas semua kehangatan antar manusia bagai keluarga besar terbentang di dunia.
Gegap gempita semua kehebatan yang dimiliki manusia dalam lukisan akal yang amat luar biasa. Ketangguhan alam raya semakin memudar. Panggilan dari alam raya seakan menjadi ironi bagi segenap kehidupan manusia. Tak ada detak nyawa bergerak lagi. Dunia bagai rumah seluruh mayat hidup terhampar. Disebut mayat hidup, karena manusia seolah bernyawa padahal jiwanya telah mati.
Hentakan seruan berakhirnya gelombang kehidupan pada lautan dunia. Terkapar semua nyawa manusia dalam ketidakpedulian sesama manusia. Masa bodoh pada setiap manusia ke dalam langkah kematian dunia. Lepasnya persahabatan menggambarkan goyahnya interaksi sesama manusia. Memupus kerapatan yang menyatukan semua manusia dalam satu tatanan dunia.
Rusaklah segenap tatanan mendaur ulang hamparan tali perdu menaungi saujana kehidupan nyata. Kesejahteraan tampak semu menjadi abadi kenyataan. Gempuran egoisme merasakan lenyapnya persatuan segenap bangsa yang mementingkan tiap urusannya masing-masing. Bahtera dunia yang meledak berbaur guncangan badai kiamat meluluhlantakkan rangkaian kehidupan yang ada. Nurani yang musnah semua tak ada sisa-sisa yang membekas.
Baca Juga
Artikel Terkait
-
Antara Doa dan Pintu yang Tertutup: Memahami Sajak Joko Pinurbo
-
4 Alasan Buku Kumpulan Puisi Perjamuan Khong Guan Wajib Kamu Baca!
-
Puisi Wiji Thukul Kembali Menggema: Peringatan dalam Pusaran Ketidakadilan
-
Rayakan Hari Puisi Sedunia Lewat 5 Buku Puisi Terbaik Karya Sastrawan Dunia
-
Berharap Nikah Lagi Dengan Desta, Masa Lalu Sedih Natasha Rizky di Bali Terungkap
Sastra
Terkini
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop