Sukses menjadi dambaan setiap orang. Untuk meraihnya tentu dibutuhkan kerja keras, pantang menyerah, dan tak gampang merasa putus asa saat berhadapan dengan sederet kegagalan. Bila dirunut, ternyata setiap kesuksesan yang kita raih merupakan akumulasi dari kebiasaan yang secara rutin dilakukan sehari-hari. Kebiasaan, sebagaimana diungkap oleh James Clear dalam buku berjudul Atomic Habits (Gramedia, 2019) ini, adalah rutinitas atau perilaku yang dijalankan secara teratur bahkan secara otomatis.
Orang yang ingin meraih sukses maka hal pertama kali yang harus dilakukannya adalah melakukan perubahan positif, secara sedikit demi sedikit, hingga akhirnya membentuk sebuah kebiasaan yang akan mengantarkannya menuju gerbang kesuksesan. Dalam buku ini diuraikan bagaimana perubahan-perubahan kecil (yang kerap dianggap remeh oleh orang-orang) dapat tumbuh menjadi hasil-hasil yang sangat mengubah kehidupan kita.
Sering kali kita meyakinkan diri bahwa kesuksesan yang masif menuntut aksi yang masif pula. Entah itu menurunkan berat badan, membangun bisnis, menulis buku, memenangkan kejuaraan, atau meraih sasaran lain, kita memberi diri sendiri beban untuk membuat perubahan yang akan mengguncang bumi dan menjadi bahan perbincangan semua orang. Sementara itu, aksi kecil, misalnya 1%, kadang malah dianggap remeh dan tak terlihat. Padahal, aksi atau perubahan yang hanya 1% tersebut akan jauh lebih bermakna bila dilakukan dalam jangka panjang, daripada melakukan aksi 20% tapi hanya dilakukan sesekali saja (hlm. 18).
James Clear menegaskan, perubahan dari suatu perbaikan yang sangat kecil tapi berlanjut dalam waktu lama bisa sangat dahsyat. Penjelasan matematikanya seperti ini: jika kita bisa menjadi 1% lebih baik setiap hari dalam setahun, kelak kita akan 37 kali lebih baik dari pengujung tahun. Sebaliknya, jika kita 1% lebih buruk setiap hari dalam setahun, maka kita akan menurun hampir menjadi angka nol.
Maka, bila kita menghendaki kesuksesan dalam setiap karier yang ingin kita geluti, maka mulai saat ini berusahalah untuk membentuk kebiasaan positif setiap hari. Misalnya, bila kita ingin menjadi seorang penulis buku, maka biasakanlah untuk membuat jadwal menulis (meski hanya beberapa menit) setiap hari. Saya sangat setuju dengan pendapat James Clear yang mengatakan bahwa “Sukses adalah produk kebiasaan sehari-hari, bukan transformasi yang hanya sekali sumur hidup.”
Terbitnya buku motivasi ini menarik dan layak dijadikan sebagai penyemangat bagi siapa saja yang ingin meraih sukses sesuai bidang dan minat (passion) masing-masing.
Baca Juga
-
Dari Batagor Bang Agus Hingga Pindang Bandeng: Menelusuri Ragam Kuliner di Jakarta
-
Review Buku Fobia Cewek: Kumpulan Kisah Lucu dari Pesantren hingga Jadi Penulis
-
Cinta Itu Fitrah, Tapi Sudahkah Kamu Menaruhnya di Tempat yang Tepat?
-
Berhenti Takut Merasa Sepi! Ini Rahasia Mengubah Kesendirian Menjadi Penyembuhan Diri
-
Menyorot Tradisi Membaca Buku di Negara Jepang di Buku Aneh Tapi Nyata
Artikel Terkait
Ulasan
-
Full Daging, Menikmati Sensasi Bakso Autentik ala Cak Wawan di Kota Jambi
-
Masjid Baiturrahman, Tempat Melepas Penat di Tengah Kesibukan Kota Semarang
-
Drama China Love Between Lines: Dimulai dari Permainan, Menjadi Perasaan
-
Nauelle Patisserie, Keajaiban Rasa Premium yang Lahir dari Dapur Rumahan
-
Ulasan Film Ain: Menghadirkan Pesan Spiritual tentang Bahaya Hasad dan Iri
Terkini
-
Menulis sebagai Side Hustle, Sempat Merasa Berdosa karena Lakukan Hal Ini
-
Dibintangi Lim Ji Yeon, Ini 4 Alasan My Royal Nemesis Wajib Masuk Watchlist
-
Paradise of Rumors Milik AKMU jadi Lagu Kedua Raih Perfect All-Kill di 2026
-
Bukan Pisang Biasa, Menikmati Hidangan Penutup Adat Desa Muaro Jambi
-
Review The Boys Season 5: Kritik Tajam Otoritarianisme di Dunia Modern!