Wanita memiliki persoalan hidup yang kompleks. Terlebih ketika ia sudah berstatus sebagai ibu rumah tangga. Persoalan ekonomi misalnya, kerap membuat para wanita memilih bekerja, meniti karier di luar rumah, demi membantu meringankan beban suaminya yang secara ekonomi masih kekurangan.
Dalam buku Fqih Cewek (Manual Ibadah Harian bagi Para Cewek Kece dan Shalihah) Ach Fawaid menjelaskan, menjadi wanita karier merupakan keinginan yang lumrah. Asal jangan sampai lupa dengan hal-hal yang patut dijadikan pegangan.
Islam pun membenarkan dan memperbolehkan wanita berkarier di luar rumah selama tak menentang aturan agama. Bagaimana pun wanita merupakan perhiasan dunia yang dilindungi oleh norma dan akhlak. Dimuliakan oleh aturan yang sesunngguhnya, baik untuk dirinya, agamanya, dan masyarakat di sekitarnya.
Ach Fawaid menjelaskan beberapa hal yang harus diperhatikan ketika seorang wanita memutuskan bekerja di luar rumah. Pertama, pekerjaan yang dipilih harus sesuai dengan syariat. Dalam hal ini, wanita harus pintar memilih pekerjaan, jangan terjebak oleh pekerjaan yang akan menjerumuskannya pada hal-hal yang haram.
Kedua, tetap teguh dengan identitasnya sebagai muslimah dengan cara tetap memenuhi adab dalam hal bergaul, berpakaian, berbicara, dan bertingkah laku. Ketiga, jika sudah menikah harus mendapat izin suami. Segenting apa pun urusan istri, tapi kalau tak dapat izin suaminya, maka tak boleh dilakukan apalagi sampai keluar rumah. Keempat, tidak mengabaikan tugas utama sebagai istri dan ibu.
Selain pembahasan tentang hukum karier bagi wanita, dalam buku Fiqh Wanita (Diva Press, 2014) ini juga dibahas beragam tema-tema kewanitaan, seperti hak waris dan wasiat bagi perempuan, hingga penjelasan tentang hukum aborsi, KB, bayi tabung, dan lain-lain. Buku yang menarik dan bermanfaat dibaca oleh para wanita muslimah.
Baca Juga
-
Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Unpopular Opinion: Kita Butuh Cancel Culture yang Lebih Kejam untuk Figur Publik Bermasalah
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
Artikel Terkait
Ulasan
-
Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei
-
Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru
-
The Lament of Autumn: Drama Republik dalam Vibes Love Hate yang Bikin Baper
-
Review Burning: Tentang Misteri yang Mungkin Hanya Ada di Kepala Kita
-
Review Buku Hidden Figures: Saat Kecerdasan Tidak Mengenal Ras dan Gender
Terkini
-
Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!
-
5 HP Android dengan Kamera Bagus untuk Kamu yang Mau Mulai Ngonten
-
Anime IruMafia Edition Tayang Januari 2027, Kisah Iruma di Kehidupan Mafia
-
Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z
-
Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua