Ditengah meningkatnya kasus Covid-19 varian omicron yang melanda tanah air, sebuah kabar gembira berhembus dari dunia perfilman Indonesia. Hal ini berkenaan dengan mulai bangkitnya kembali industri perfilman, dan mulai menggeliatnya jumlah penonton yang hadir menyaksikan film-film kesayangan mereka. Tak hanya itu, sebuah prestasi gemilang juga dicatatkan oleh film debut dari sutradara Umay Shahab yang berjudul Kukira Kau Rumah.
Disadur dari laman filmindonesia, film yang belum genap sebulan meluncur ke pasaran tersebut kini mencatatkan jumlah penonton tertinggi semenjak era pandemi melanda Indonesia dan melumpuhkan industri ini. film yang dibintangi Prilly Latuconsina dan Jourdy Pranata itu tercatat rilis pada tanggal 3 Februari 2022 ini mencatatkan jumlah penonton sebanyak 2.152.566 penonton hingga 25 Februari 2022 dan berpotensi akan terus bertambah.
Jumlah penonton yang dicapai oleh film Kukira Kau Rumah ini bahkan lebih banyak dari film Makmum 2 yang rilis pada akhir tahun 2021 lalu. Saat itu, berdasarkan sumber dari laman yang sama, film Makmum 2 tercatat sebagai film pertama yang penontonnya menembus angka satu juta pasang mata semenjak pandemi Covid-19 melanda negeri ini. Hingga kini, film Makmum 2 menorehkan angka penonton sebanyak 1.761.968, dan tercatat menjadi film dengan penonton terbanyak di tahun 2021 lalu.
Capaian film Kukira Kau Rumah ini tentu saja membawa angin segar bagi dunia industry perfilman tanah air. Pasalnya, meskipun belum senormal seperti saat sebelum pandemi melanda, namun jumlah penonton yang naik secara signifikan menandakan bahwa dunia perfilman tanah air sudah mulai mencari sebuah titik kestabilan dengan angka penonton yang mencapai jutaan.
Namun sayangnya, kesuksesan dari film Kukira Kau Rumah ini belum sepenuhnya diikuti dengan film-film yang lain. Dalam daftar 15 film dengan penonton terbanyak pada tahun 2022 ini, hanya film ini yang penontonnya mampu menembus angka 2 juta.
Selebihnya, film-film berkualitas lainnya, seperti Dear Nathan: Thank You Salma yang berada di peringkat kedua hanya mendapatkan penonton sebanyak 753.995 pasang mata, dan film Teluh yang berada di posisi ketiga, mendapatkan jumlah penonton sebanyak 435.576 pasang mata.
Bahkan, yang lebih ironis lagi adalah, film Bede: Pulang ke Pelukmu yang mendapatkan penonton 261 pasang mata, mampu masuk ke peringkat 15 besar film terlaris. Wah, sepertinya para sineas perlu banyak melakukan trik untuk menggaet para penonton dengan film-film yang menarik, ya!
Baca Juga
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
-
Desa Les, Astra dan Pendidikan: Ngupapira Kearifan Lokal hingga Aksi Nyata yang Selangkah Mendahului
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Artikel Terkait
Ulasan
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Pulang dan Kisah Eksil yang Tak Pernah Benar-Benar Selesai
-
Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran
-
Review Film Batwara 1947: Kisah Haru di Balik Perpecahan Dua Bangsa Besar
Terkini
-
5 Sunscreen Korea SPF 50 untuk Base Makeup Harian, Bebas Efek Abu-Abu!
-
Hierarki dalam Selera Buku: Mengapa Bacaan Ringan Kerap Dipandang Rendah?
-
Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah
-
Menimbang Operasional Koperasi: Cukup dengan Modal vs Model Bisnis Matang
-
5 Pilihan Hair Mist Bikin Rambut Segar dan Bebas Bau Matahari