Membicarakan soal sejarah, Perang Dunia II menjadi salah satu perang dunia terbesar yang tidak pernah absen dalam buku hingga cerita sejarah. Tak ayal, begitu banyak film sejarah yang menenteng Perang Dunia II sebagai kisah utama, salah satunya film Hacksaw Ridge. Hacksaw Ridge terinspirasi dari kisah nyata Desmond T. Doss, petugas medis tempur pasifis pada Perang Dunia II.
Perang Pasifik menjadi salah satu bagian Perang Dunia II yang paling berdarah. Pasukan Amerika Serikat harus menghadapi Pasukan Kekaisaran Jepang yang tidak takut menantang maut dan mengirim lautan manusia dengan serangan bayonet yang meluluhlantakkan prajurit Amerika dalam jumlah yang tidak terkira. Sehingga, banyak korban jiwa dari dua kubu dalam Perang Pasifik.
Mengenal sosok Desmond Doss asli dan versi film yang dimainkan Andrew Garfield
Hadir di tengah-tengah maut dan jutaan korban yang gugur maupun terluka ada seorang pahlawan penyelamat yang bernama Desmond Doss. Doss adalah sosok veteran Perang Pasifik yang berjasa dalam menyelamatkan rekan-rekannya sebagai medis perang.
Uniknya, Desmond merupakan seorang Kristiani yang religius. Berkat pengalaman masa kecilnya, ia bersumpah untuk tidak menumpahkan darah, sesuai dengan salah satu ajaran penting dalam Sepuluh Perintah Tuhan.
Prinsip tidak menumpahkan darah tersebut ia bawa saat mendaftar sebagai anggota militer dan ikut berperang melawan Jepang. Sebagai prajurit, ia tidak pernah memegang senapan dan menolak untuk mengangkat senjata. Meskipun prinsip tersebut bertentangan dengan visi pasukan Amerika Serikat dan ia harus diadili atas pembangkangan, ia berjasa dan akhirnya dianugerahi sebagai pahlawan perang.
Kisah Desmond Doss diceritakan kembali dalam film Hacksaw Ridge. Film ini mengangkat kisah kepahlawanan Doss dalam menyelamatkan rekan sesamanya.
Doss diperankan oleh aktor muda rupawan Andrew Garfield yang sebelumnya tampil sebagai Spiderman dalam film The Amazing Spiderman. Andrew Garfield sangat menjiwai sosok Desmond Doss yang cinta damai namun sangat gigih dan pemberani.
Film Hacksaw Ridge sebagai film perang yang anti-perang
Film Hacksaw Ridge menggambarkan Perang Pasifik dari perspektif prajurit Amerika Serikat yang melawan Kekaisaran Jepang. Hacksaw Ridge sendiri adalah nama tempat terjadinya pertempuran mematikan di pulau Okinawa yang memakan korban jiwa dalam jumlah yang besar.
Sebagai film perang, Hacksaw Ridge justru membawa pesan anti-perang. Mengapa demikian?
Sebab film ini menggambarkan bagaimana perang tidak hanya merenggut nyawa, tapi juga merenggut kemanusiaan yang kita miliki. Berperang menjadikan kita jauh dari kemanusiaan dan merenggut nyawa manusia lainnya.
Trauma yang dialami oleh para prajurit Amerika juga sangat digambarkan secara nyata dalam film ini. Terlihat banyak prajurit yang terluka baik fisik maupun batin karena menyaksikan kebengisan tentara Jepang bagaikan monster yang memburu mereka.
Penuh aksi dan tragedi
Pertempuran Okinawa digambarkan penuh aksi dalam film Hacksaw Ridge ini. Letupan senapan, desing peluru, serta ledakan artileri terdengar secara nyaring dan jelas sehingga penonton serasa berada di tengah pertempuran.
Luka tembak serta tubuh yang terkoyak akibat senjata juga nampak secara nyata, sehingga film Hacksaw Ridge hanya cocok ditonton bagi penonton yang sudah cukup umur dan kuat menonton film seperti itu.
Selain aksi, tragedi juga digambarkan secara seimbang. Desmond kehilangan banyak rekan dekatnya sehingga luka batin yang ia alami dapat dirasakan oleh penonton. Banyak adegan baik di dalam maupun di luar pertempuran yang menunjukan pergolakan yang dialami oleh sosok Desmond Doss.
Unsur-unsur nilai kemanusiaan yang universal dalam film Hacksaw Ridge
Meskipun film Hacksaw Ridge sarat dengan simbolisme Kristiani, film ini mengandung nilai universal yakni kasih dan damai. Perang merupakan konflik yang merenggut kasih dan damai sehingga manusia menjadi jauh dari kemanusiaannya.
Semua pesan tersebut diwakili oleh tokoh Desmond yang menolak menumpahkan darah dan alih-alih menyelamatkan nyawa baik kawan maupun lawan.
Desmond sebagai tenaga medis selain menyelamatkan pasukan sebangsanya, ia juga menyelamatkan para tentara Jepang sehingga menunjukan sebuah pesan kemanusiaan yang mendalam.
Film Hacksaw Ridge ini sangat direkomendasikan untuk bagi penggemar film perang, film sejarah, dan penyuka film secara umum. Namun, film ini mengandung adegan yang menggambarkan kekerasan secara detil. Oleh karena itu, film Hacksaw Ridge ini hanya boleh ditonton bagi kamu yang sudah cukup umur dan kuat menyaksikan adegan tersebut.
Tag
Baca Juga
-
Kenapa Cuma di Indonesia Artis Pindah Agama Dijadikan Komoditas Berita?
-
Mengintip Surga Laptop Second Jogja yang Jadi Penyelamat Mahasiswa Rantau
-
Modal Rp7 Juta Bisa Dapat Motor Gahar Apa? Ini 5 Rekomendasi Paling Gagah
-
Tips Ngabuburit dari Buya Yahya: Menunggu Berbuka tanpa Kehilangan Pahala Puasa
-
Mengenal Orang Tua Alyssa Daguise: Calon Besan Ahmad Dhani Ternyata Bukan Sosok Sembarangan
Artikel Terkait
Ulasan
-
Khutbah di Bawah Lembah: Melawan Tanpa Kebencian, Bertahan Demi Martabat
-
Juminten Edan: Suguhkan Kisah Duka dan Trauma dalam Balutan Misteri Gaib!
-
Review Drama Love Designer, Kisah Cinta Seorang Designer dan Bos E-Commerce
-
Review Lelaki-Lelaki Tanpa Perempuan: Tujuh Kisah Tentang Sepi dan Kehilangan
-
Sisi Lain The East Palace: Banjir Plot Twist, Siapa Arwah Kolam Sebenarnya?
Terkini
-
Gak Cuma Cookies, Ini Dia 4 Olahan Dubai Chewy yang Wajib Kamu Coba!
-
5 Parfum Beraroma Bakery dengan Wangi Khas yang Unik, Bikin Ketagihan!
-
Sinopsis Welcome to the Jungle, Film Terbaru Akshay Kumar dan Disha Patani
-
Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik
-
The East Palace: Kisah Epik Perebutan Takhta dengan Balutan Horor yang Nagih