Setiap orang tentu ingin mendapatkan pasangan atau jodoh terbaik dalam hidupnya. Jodoh yang bisa diajak berdiskusi dalam berbagai hal. Jodoh yang juga bisa memahami dan mengerti karakter satu sama lain. Bukan jodoh yang egois dan mementingkan pendapatnya sendiri.
Selain melakukan ikhtiar atau berusaha mencari pasangan hidup yang sesuai dengan apa yang diinginkan, setiap orang juga harus berusaha memperbaiki diri sendiri. Saya yakin, orang baik akan berjodoh dengan orang yang baik pula. Selain ikhtiar, berdoa adalah hal yang juga penting kita upayakan.
Bicara tentang doa-doa, Ustaz Muammar Shiddiq dalam buku “Himpunan Doa Raih Jodoh Terbaik, Rumah Tangga Sakinah, dan Diberi Momongan Shalih/ Shalihah” menguraikan sederet doa (dengan menggunakan bahasa Arab dan terjemahannya) yang bagus untuk diamalkan oleh kaum muslimin dan muslimat di mana pun berada. Terutama bagi pasangan suami istri, atau bagi mereka yang sedang dalam mencari jodoh terbaik dalam hidup ini.
Salah satu doa yang diungkap oleh Ustaz Muammar Shiddiq adalah doa berlindung dari ketidakharmonisan rumah tangga. Begini arti dari doa tersebut, “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya nikmat darimu berubahnya kesejahteraan-Mu mendesaknya bencana-Mu dan segala kemurkaan-Mu”.
Ada juga penjelsan tentang doa agar seluruh anggota keluarga dikaruniai akhlak yang baik. Berikut terjemahan doa yang dimaksud, “Ya Allah tunjukkanlah aku pada amal perbuatan dan akhlak yang terbaik karena tiada yang bisa menunjukkannya, kecuali Engkau. Palingkanlah aku dari amal perbuatan dan akhlak yang paling jelek karena tiada yang dapat memalingkannya, kecuali Engkau”.
Doa agar tegar dalam menyelesaikan persoalan keluarga juga dibahas oleh Ustaz Muammar Shiddiq. Begini terjemahan doanya, “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ketegaran dalam menghadapi segala permasalahan. Aku memohon dengan sangat kepada-Mu untuk berkenan memberikan curahan petunjuk. Aku memohon kepada-Mu dapat mensyukuri nikmat dan rajin melakukan ibadah. Aku memohon kepada-Mu lisan yang jujur dan hati yang lurus. Aku berlindung kepada-Mu dari kejelekan yang Engaku ketahui. Aku memohon kepada-Mu kebaikan yang Engkau ketahui. Aku memohon kepada-Mu curahan ampunan dari segala dosa yang Engkau ketahui. Hanya Engkaulah Yang Maha Mengetahui segala yang gaib”.
Mudah-mudahan terbitnya buku kumpulan doa ini dapat menjadi sarana bagi para pembaca untuk berdoa atau memohon hal terbaik kepada-Nya. Aamiin.
Baca Juga
-
Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Unpopular Opinion: Kita Butuh Cancel Culture yang Lebih Kejam untuk Figur Publik Bermasalah
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
Artikel Terkait
Ulasan
-
Review The Longest Wait: Melihat Perjuangan Timnas Garuda dari Balik Layar
-
Novel The Newcomer, saat Kebohongan Kecil Menyembunyikan Sebuah Kebenaran
-
The Boy and the Heron: Dunia Tak Harus Sempurna untuk Tetap Layak Ditinggali
-
Bijak Memilah Hal Penting dalam Buku Sebuah Seni untuk Bersikap Bodo Amat
-
Review Buku Little Women: Perjalanan Empat Saudari Menemukan Arti Kedewasaan
Terkini
-
BPJS Gratis Mendadak Dinonaktifkan, Validkah Data Kemiskinan Kita?
-
5 Alasan Tak Terduga Kenapa Tanganmu Gatal Ingin Terus Buka HP
-
Beban Pajak Mencekik, Daya Beli Sekarat: Di Mana Batas Lelah Kelas Menengah?
-
Son Suk Ku dan Park Bo Young Dipastikan Bintangi Film Kiss For Tomorrow
-
Sinopsis What a Boss Wants, Drakor Komedi Romantis Tayang 11 November