Bagi para penggemar drama dan film Korea, nama Hyun Bin tentu sudah bukan sebuah nama yang asing lagi di telinga. Pasalnya, aktor kelahiran 1982 tersebut tercatat telah membintangi segudang drama dan juga film yang Sebagian besar diterima dengan baik oleh masyarakat. Dan uniknya, pasangan dari Son Ye Jin ini dalam drama dan juga film-film yang dibintanginya, sebagian besar memerankan tokoh baik-baik alias tokoh protagonist. Satu-satunya peran penjahat yang diterima oleh Hyun Bin adalah perannya sebagai Min Tae Gu, yang diperankannya dalam film berjudul The Negotiation dan rilis pada tahun 2018 lalu.
Dalam film berdurasi 114 menit tersebut, Hyun Bin beradu akting dengan sang kekasih, Son Ye Jin yang memerankan Ha Chae Yoon, seorang negosiator ulung dari kepolisian Metro Seoul. Secara garis besar, film ini menceritakan tentang proses negosiasi yang dilakukan oleh Chae Yoon dengan Min Tae Gu, guna menyelamatkan para sandera yang berada di tangan Tae Gu.
Namun sebuah hal yang unik di tokoh yang diperankan oleh Hyun Bin ini adalah, meskipun Min Tae Gu merupakan seorang penjahat kelas internasional dengan track record sebagai penyelundup senjata untuk organisasi kejahatan internasional, namun semua sandera yang dilibatkannya merupakan orang-orang yang bersalah. Iya, Hyun Bin alias Tae Gu, memang meminta Chae Yoon untuk menghubungi orang-orang berpengaruh di Korea Selatan sebagai syarat untuk pembebasan sandera yang berada di tangannya, namun jangan salah, nama-nama yang diminta oleh Tae Gu adalah mereka-mereka yang terlibat dalam kejahatan namun tak diketahui oleh masyarakat luas.
Di film ini pun Hyun Bin digambarkan sebagai sosok penjahat yang tak awam tentang kemanusiaan. Meskipun dirinya keras terhadap orang-orang yang “terlihat bersih”, namun dirinya tetap tak mau melibatkan masyarakat luas ataupun orang-orang yang tak bersalah dalam aksinya tersebut. Bahkan, ketika tempat persembunyian Tae Gu pada akhirnya berhasil digerebek, dirinya memilih untuk mati secara terhormat, dan tak ingin melukai mereka-mereka yang tak ada hubungannya dengan tuntutan yang dipersyaratkannya tersebut.
Hal ini tentu saja mengundang simpati dari para penonton film The Negotiation ini. Seperti misal, di laman asianwiki, para komentator dan juga reviewer dari film ini begitu tersentuh dengan peran yang dilakukan oleh Hyun Bin. Meskipun memerankan tokoh villain, namun mereka justru mendukung dan tersentuh denga napa yang dilakukan oleh Hyun Bin. Seperti komentar dari Poorni, dirinya bahkan menuliskan “This is the first tim I cried when a kidnapper died”, atau jika ditranslasikan menjadi kurang lebih “untuk pertama kalinya aku menangis ketika seorang penculik tewas”. Belum lagi komentar-komentar lain yang membenarkan Tindakan Hyun Bin, dimana hanya melibatkan tokoh-tokoh yang terlihat bersih namun ternyata tidaklah sebersih itu.
Baca Juga
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
Nasib Bahasa Indonesia di Akar Rumput: Bersandar Enam Jam Sepekan, Tergerus Masifnya Konten Tayangan
-
Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa
-
Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis
-
Desa Sejahtera Astra Les dan Iklim Pendidikan Mandiri yang Tak Melulu Bertumpu Pemerintah
Artikel Terkait
Ulasan
-
The Vanishing Beauty: Kisah Kebangkitan Wanita dari Badai Pengkhianatan
-
Buku 32 Tahun Menjarah Alam: Membongkar Sejarah Hancurnya Bumi Nusantara
-
Dikenal sebagai Perpustakaan Berjalan, 5 Rekomendasi Buku dari Gawon MEOVV!
-
Nasehat Mbah Kakung yang Reformis: Kritik Tajam di Tengah Kemerosotan Moral
-
Review Masterplan: Suguhkan Aksi Pencurian Lukisan Mona Lisa Paling Seru!
Terkini
-
Perjalanan Futsal dan Konser Musik di Grand Final AXIS Nation Cup 2026
-
Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas
-
4 Moisturizer Berbahan Honey Extract Berikan Efek Hidrasi agar Wajah Lembap
-
Tren Bahasa Gado-Gado ala Gen Z: Akankah Bahasa Indonesia Terasing di Negeri Sendiri?
-
Gen Z Bikin Bahasa Baru, namun Apa Kesalahan Menulis Harus Ikut Dimaklumi?