Bagi Sebagian besar orang, terlahir dengan handicap merupakan sebuah musibah. Namun, bagi mereka yang berpikiran luas, sebuah handicap yang ada dalam dirinya justru dipandang sebagai sebuah anugerah tersendiri dari Tuhan yang Maha Agung. Tergantung dari cara mereka dalam menyikapi atau memandang handicap yang dimiliki tersebut. Klise dan hanya teori? Jangan berpikiran negatif dulu ya sebelum melihat film berjudul Inseparable Bros ini!
Film produksi Korea Selatan ini sudah rilis ke pasaran pada tahun 2019 lalu. Film ini dibintangi oleh tiga aktor dan aktris kenamaan Korea Selatan sebagai pemeran utamanya yakni Shin Ha Kyun (berperan sebagai Se Ha), Lee Kwang Soo (berperan sebagai Dong Goo) dan juga Esom yang berperan sebagai Mi Hyun. Jalan ceritanya sendiri berkisar tentang kehidupan para manusia yang memiliki handicap alias kekurangan dalam tubuh mereka. Namun sisi positifnya adalah, mereka tak memandang kekurangan yang dimiliki tersebut, namun justru mencari kelebihan yang dimiliki oleh satu sama lain untuk dikolaborasikan menjadi sebuah kekuatan yang saling mengisi.
Se Ha adalah seorang pria yang memiliki handicap yang berkenaan dengan fisik. Hampir sepanjang hidupnya, Se Ha harus berada di atas kursi roda dan tak mampu berbuat apapun kecuali memfungsikan bagian leher ke atas. Meski demikian, Se Ha dikaruniai dengan otak yang cerdas dan pemikir yang jeli serta kritis. Sementara itu, Dong Goo yang menganggap Se Ha sebagai kaka sendiri, memiliki fisik yang kuat dan prima, namun tumbuh dengan handicap yang berkenaan dengan mental dan pemikiran. Meski demikian, Dong Goo bercita-cita untuk menjadi seorang perenang yang handal. Dan disinilah keunikan mereka berdua. Baik Se Ha maupun Dong Goo tak memandang kekurangan mereka, dan justru saling mengisi dengan kelebihan masing-masing. Se Ha menjadi pemikir bagi Dong Goo, sementara Dong Goo menjadi alat bagi Se Ha untuk kegiatan fisik yang dilakoninya.
Kehidupan mereka bersama dengan anak-anak yang dikaruniai keistimewaan di sebuah panti sejatinya berjalan dengan baik. Hingga suatu saat, panti tempat mereka singgah, harus dihancurkan dan mereka dipaksa untuk pindah. Tentu hal tersebut menjadi sebuah hal yang menyedihkan bukan? Terlebih bagi Se Ha dan Dong Goo. Mereka tak hanya pindah, namun juga dirundung sedih karena tiba-tiba saja, orang tua Dong Goo yang telah lama menelantarkannya datang dan memintanya untuk kembali bersama mereka.
iIngin tahu, keputusan apa yang diambil oleh Dong Goo? Dan bagaimana cita-citanya untuk menjadi perenang hebat? Lalu, apa peran Mi Hyun di film ini? Daripada banyak pertanyaan yang muncul, lebih baik teman-teman menonton filmnya secara langsung ya! Akan ada banyak pembelajaran yang kamu dapatkan dari film ini!
Tenang saja, meskipun mengangkat dunia yang melankolis, film ini dibalut dengan kelucuan-kelucuan para pemainnya kok. Sehingga terasa ringan untuk dinikmati.
Baca Juga
-
Viral! Pendaki Rinjani Bawa Sapi Hidup untuk Logistik, Publik Sebut Tindakan Ini Sudah Keterlaluan
-
Dua Sisi Kebijakan Prabowo: Antara Ambisi Ekonomi dan Matinya Perhatian pada Pendidikan
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
-
Surat Terbuka untuk Ketua DPR: Jangankan Ngopi, ASN Guru Mau Liburan Saja Serba Salah!
-
Bukan Kebetulan! Ternyata Ini Bukti 'Semesta' Sudah Mengatur Spanyol Juara Piala Dunia 2026
Artikel Terkait
Ulasan
-
"The Rock from the Sky" dan Pelajaran tentang Berani Menghadapi Perubahan
-
Maju: Jejak Pahit Si Kembang Gula, Film Anak Nggak Harus Kekanak-kanakan
-
Review Deep Water: Kendati Klise, Film Serangan Hiu Selalu Seru Ditonton!
-
Tokyo Schoolgirl Karya Osamu Dazai: Potret Kecemasan Remaja yang Mengusik
-
The Manipulated: Ketika Pria Lugu Melawan Konspirasi Kejam, Penuh Aksi dan Kritik Sosial
Terkini
-
Kontradiksi Simbolik: Merayakan Kemerdekaan dengan Cara yang Masih Feodal
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
-
Bencana dari Hal Sepele: Bahaya Buang Puntung Rokok Sembarangan di Musim Kemarau
-
Fenomena AI Slop: Mengapa Poster UMKM Makin Seragam dan Bikin Kita Bosan?