Penggemar film produksi Korea Selatan pastinya sudah tak asing lagi dengan film yang satu in ikan? Iya, bagi teman-teman yang menyukai film-film asal Korea Selatan, film berjudul Miracle in Cell No 7 ini merupakan salah satu film yang pastinya sudah pernah ditonton. Pasalnya, film ini menyajikan sebuah alur yang menyentuh, dan sentuhan-sentuhan komedi yang cukup untuk membuat tawa kita terkembang lebar.
Memang, film yang dirilis pada tahun 2013 ini memiliki kekuatan di alur yang dibangun, dan berpusat pada hubungan antara ayah dan anak yang harus berpisah karena sang ayah harus dimasukkan ke penjara akibat sebuah kesalahpahaman yang berakibat fatal.
Diceritakan dalam film ini, Yong Goo (diperankan oleh Ryoo Seung Ryong) adalah seorang ayah yang memiliki handicap mental. Meskipun demikian, dirinya sangat mencintai sang anak, Ye Seung (diperankan oleh Kal So Won) yang masih berusia sekolah dasar. Meskipun berpenghasilan tak seberapa, namun sebagai seorang ayah, Yoong Goo selalu ingin memberikan yang terbaik bagi putrinya. Setiap hari, mereka berdua selalu melewati sebuah toko yang menjual ransel Sailor Moon. Tentu saja terbersit keinginan dari Yong Goo untuk membelikan ransel tersebut untuk sang putri. Namun sayangnya, uang yang dimilikinya belum cukup, sehingga membuatnya harus menunda keinginan itu.
Hingga suatu hari, Yoong Goo melihat bahwa ransel terakhir Sailor Moon tersebut telah terjual. Tentu saja dirinya sedih, hingga suatu hari, Yoong Goo melihat seorang gadis kecil yang mengenakan ransel tersebut dan mengikutinya. Nahasnya, di tengah perjalanan, sebuah insiden terjadi dan mengakibatkan sang gadis kecil pemilik ransel Sailor Moon tersebut tergeletak. Yoong Goo yang melihat hal tersebut segera saja memberikan pertolongan pertama. Namun sayangnya, seorang wanita yang lewat, menyangka hal tersebut merupakan perbuatan dari Yong Goo dan memanggil pihak kepolisian.
Dan disinilah semua penderitaan Yong Goo bermula. Dirinya yang tak melakukan apa-apa, dituduh membunuh anak tersebut, dan dijebloskan ke penjara dengan tuntutan hukuman mati. Namun, disinilah semua keajaiban bagi kisah ayah dan anak ini bermula. Yong Goo yang berbagi sel dengan lima narapidana lainnya, lambat laun membangun kedekatan dengan mereka. bahkan, suatu hari, Yong Go menyelamatkan nyawa So Yang Ho (diperankan oleh Oh Dal Su), seorang pemimpin geng saingan. Demi membalas budinya, So Yang Ho menawarkan bantuan kepada Yong dan berjanji untuk memenuhi segala permintaan Yong Goo. Dan disinilah, berbagai adegan yang penuh dengan "irisan bawang" dimulai. Ingin melihat dengan lengkap apa yang terjadi dalam film ini? Silakan saksikan di layanan streaming kesayangan teman-teman ya!
Oh iya, jangan lupa, siapkan banyak tisu jika menonton film ini, karena terdapat banyak sekali adegan yang mengandung "irisan bawang" di film yang juga dibintangi oleh Park Shin Hye ini!
Baca Juga
-
Bernasib Sama, Mengapa para Suporter Bisa Lebih Ikhlas dengan Kegagalan Timnas Futsal Indonesia?
-
Dewa United, Liga Indonesia dan Rencana Besar Ivar Jenner yang Bisa Saja Digagalkan oleh Realita
-
Era Baru Timnas Indonesia, Siapa yang Bakal Dipilih John Herdman sebagai Kapten Pasukan Garuda?
-
Eksodus Pemain Naturalisasi ke Liga Indonesia: Konspirasi di Balik Target Juara Piala AFF 2026?
-
Bukan dengan STY, Kurniawan Bakal Saingandengan Kompatriotnya saat Tangani Timnas Indonesia U-17
Artikel Terkait
Ulasan
-
Novel Etnik Menik: Mimpi dan Realitas Sosial yang Diam-diam Menyentil
-
Membaca Lelaki Tua dan Laut: Tentang Kekuatan Mental dan Seni Bertahan
-
Mendidik Anak dengan Cinta yang Utuh di Buku The Happiest Kids in the World
-
Menguak Penadah Barang Curian dalam Lima Sekawan Memburu Kereta Api Hantu
-
Mengenang Perjuangan Penyintas Tsunami Aceh dalam Hafalan Shalat Delisa
Terkini
-
Infinix Note 60 Pro Siap Meluncur ke Indonesia, Usung Desain Mirip iPhone 17 Pro
-
M 1000 RR Resmi Dirilis BMW, Motor WSBK Legal Jalan Raya Masuk IIMS 2026
-
Vivo India Umumkan iQOO 15R Debut 24 Februari 2026, Usung Sensor Kamera Sony LYT-700V 50 MP
-
Legenda Buaya Putih dan Sungai Darah
-
Misteri Pesugihan Kandang Bubrah dan Tumbal Manusia