Sudah menjadi rahasia umum jika hidup di dunia ini memanglah keras. Saking kerasnya kehidupan yang harus dijalani, bahkan kita terkadang harus menanggung akibat dari perbuatan yang tak kita lakukan.
Terlebih lagi, jika yang harus kita tanggung tersebut sampai harus menyita waktu dan kebebasan yang kita miliki. Tentu menjadi sebuah hal yang sangat tidak kita harapkan bukan? Namun sayangnya, hal tersebut harus terjadi pada Yoon Young seorang gadis muda yang masih berusia 19 tahun.
Yoon Young (diperankan oleh Hong Ye Ji), merupakan seorang gadis yang rajin, cerdas dan sayang kepada orang tuanya. Yoon Young yang tinggal bersama dengan ibunya, tengah sibuk untuk mempersiapkan diri menyongsong ujian masuk pegawai negeri sipil.
Selain fokus dengan persiapan belajarnya, Yoon Young juga bekerja paruh waktu untuk tetap bisa produktif dan menambah penghasilan. Sejatinya, Yoon Young iri dengan anak-anak dan teman-teman sebayanya yang bisa bebas melanjutkan sekolah.
Namun, demi masa depan dan juga ibunya yang seorang penderita tuna rungu, Yoon Young memprioritaskan ujian masuk pegawai negeri sipil, demi bisa mengubah taraf hidup keluarganya.
Namun sayangnya, pada suatu hari, sebuah insiden mengubah jalan hidup seorang Yoon Young. Meski pada dasarnya berniat tulus dan ingin membantu, sebuah insiden membuat Yoon Young menjadi terdakwa pembunuhan dan membuatnya harus masuk dalam penjara.
Tentu saja hal tersebut membuat semua mimpi yang dibangunnya menjadi kandas. Namun, apapun itu, meskipun dengan berat hati, Yoon Young pada akhirnya harus mulai menjalani kehidupan sebagai seorang pesakitan di penjara.
Di lingkungan barunya, Yoon Young dikenal dengan sebutan narapidana “2037” dan memulai kehidupannya yang keras di sel nomor 12.
Seperti biasa, para penghuni lama sel tersebut pun semula keras dan tak acuh dengan keberadaan Yoon Young. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, para penghuni sel nomor 12 akhirnya menaruh simpati kepada Yoon Young, dan bertekad untuk melindunginya di lingkungan penjara yang keras.
Sama halnya dengan film-film bertemakan persahabatan, film ini juga menawarkan berbagai sisi manusiawi dari orang-orang yang berlabelkan kriminal.
Meskipun selama ini penjara merupakan identik dengan tempat yang gelap baik dalam artian yang sebenarnya ataupun dalam tanda kutip, namun tetap ada cahaya dalam setiap tempat yang didatangi.
Di sinilah kita akan diajak untuk menemukan sebuah sisi positif dalam kehidupan penjara yang selama ini kita kenal penuh dengan kekerasan.
Oh iya, bagaimana ya nasib dari Yoon Young ini selanjutnya? Kita saksikan bersama yuk di film berjudul 2037 ini!
Baca Juga
-
Dewa United, Liga Indonesia dan Rencana Besar Ivar Jenner yang Bisa Saja Digagalkan oleh Realita
-
Era Baru Timnas Indonesia, Siapa yang Bakal Dipilih John Herdman sebagai Kapten Pasukan Garuda?
-
Eksodus Pemain Naturalisasi ke Liga Indonesia: Konspirasi di Balik Target Juara Piala AFF 2026?
-
Bukan dengan STY, Kurniawan Bakal Saingandengan Kompatriotnya saat Tangani Timnas Indonesia U-17
-
Dapatkan Tugas Berat, Layakkah Kurniawan Dwi Yulianto Menakhodai Timnas Indonesia U-17?
Artikel Terkait
-
Hendak Nonton Bioskop, Aksi Pelajar Sembunyikan Makanan Cepat Saji Bikin Publik Terkejut
-
Please Make Me Look Pretty: Dokumenter Menyentuh Penderita Down Syndrome
-
Oldboy: Film Kelam dengan Sajian Plot Twist yang Tak Terduga
-
Belajar dari Majalah Hidayah: Pentingnya Memupuk Kesabaran dalam Kehidupan Sehari-hari
-
Bertarung di Satria Dewa Gatotkaca, Rizky Nazar Takut Kena Pukul Yayan Ruhian
Ulasan
-
Mengenang Perjuangan Penyintas Tsunami Aceh dalam Hafalan Shalat Delisa
-
Dari Novel ke Film: The Housemaid Sebuah Thriller Psikologis yang Mencekam
-
Nyi Sadikem: Menguak Rahasia Tradisi Gowok dan Keteguhan Perempuan Jawa
-
Ulasan Buku Toko Tukar Tambah Nasib: Saat Rumput Tetangga Tak Sehijau Kelihatannya
-
Bukan Cinderella: Pernikahan Beda Kasta yang Tak Semanis Dongeng
Terkini
-
Jung Hae In dan Go Youn Jung Ramaikan Program Baru, The Secret Friends Club
-
4 Serum Korea Diperkaya Propolis Atasi Jerawat, Iritasi, dan Kulit Kering
-
Kaburnya Batas Offline dan Online: Dua Ruang yang Kian Sulit Dipisahkan
-
Antara Emosi dan Algoritma: Mengapa FYP Dipenuhi Lagu Galau?
-
Bang Bang oleh IVE: Hadapi Rumor dan Tekanan dengan Keberanian Meledak