Banyak jenis ikan yang bisa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Salah satunya ikan gabus. Ikan jenis ini tidak hanya nikmat, tetapi juga memiliki khasiat yang bagus bagi kesehatan. Deny Ardianto menjelaskan, penggunaan ikan gabus untuk pengobatan tradisional telah dilakukan di beberapa daerah.
Di sulawesi Selatan, ikan gabus dikonsumsi oleh perempuan usai melahirkan. Hal ini bertujuan agar luka setelah melahirkan cepat sembuh dan dapat menghasilkan ASI (air susu ibu) untuk kebutuhan bayinya. Sementara di Makassar, ikan gabus dikonsumsi mereka yang terluka akibat goresan benda tajam. Selain itu, ikan gabus juga dipercaya dapat memperlancar perkembangan otak pada balita (halaman 5-6).
Deny Ardianto dalam “Buku Pintar Budi Daya Ikan Gabus” menguraikan keunggulan lain dari ikan gabus yakni kaya akan kandungan albumin. Kata albumin berasal dari bahasa Latin yang berarti albus atau white (albino). Sebenarnya, albumin adalah sebuah istilah yang biasa digunakan untuk segala jenis protein monomer yang mudah larut di dalam air maupun garam dan mengalami koagulasi saat terpapar panas. Albumin akan membawa bahan-bahan yang kurang larut dalam air melewati plasma darah dan cairan sel. Bahan-bahan tersebut seperti asam lemak bebas, kalsium, zat besi, dan beberapa obat. Substansi yang mengandung albumin (seperti putih telur) disebut albuminoid.
Dalam ilmu kedokteran, selain digunakan untuk pemulihan jaringan sel tubuh yang terbelah atau telah mengalami kerusakan, albumin juga berperan dalam mengikat obat-obatan serta logam berat yang tidak mudah larut ke dalam darah. Sel-sel di dalam tubuh akan sulit melakukan regenerasi jika di dalam tubuh tidak ada albumin sehingga sel-sel di dalam tubuh cepat mati dan tidak berkembang. Sumber protein inilah yang juga berperan penting dalam proses penyembuhan luka. Misalnya, luka akibat terkena bakaran api, dan luka setelah melahirkan (halaman 106-107).
Selain membeberkan manfaat ikan gabus bagi kesehatan, buku ini juga menjelaskan tentang peluang usaha budi daya ikan gabus, langkah awal memulai usaha budi daya ikan gabus, dan lain sebagainya. Buku yang sangat bagus dibaca oleh mereka yang ingin mencoba membudidayakan atau berbisnis ikan gabus.
Baca Juga
-
Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Unpopular Opinion: Kita Butuh Cancel Culture yang Lebih Kejam untuk Figur Publik Bermasalah
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
Artikel Terkait
Ulasan
-
Novel Anesthetized: Belajar Menyembuhkan Luka dari Bayang Masa Lalu
-
Review Lanterns: Saat Superhero Menyala Lewat Misteri Kriminal di Bumi
-
Samjin Company English Class: Perjuangan Naik Jabatan yang Tidak Biasa
-
Bikin Ngakak! Review Coyote vs. Acme: Saat Tokoh Kartun Looney Tunes Gugat Pabrik ke Pengadilan
-
5 Keunikan Novel The Great Gatsby, Diceritakan dari Sudut Pandang Tetangga
Terkini
-
Rekor PNBP Imigrasi Tembus Target: Berkah atau Beban Pengawasan?
-
Pamerkan Inovasi, Dua Siswa SMP Presentasikan Inovasi Beras di FIJ 2026
-
Budaya Study Date di Kafe: Antara Produktif, Numpang Wifi, dan Ajang Konten
-
Manga Nue's Exorcist Resmi Dapat Anime TV, Tayang Musim Panas 2027
-
Cuaca Panas Buat Kulit Kering dan Kemerahan? 4 Soothing Mist Ini Bikin Adem