Negara kita tercinta, Indonesia merupakan negara yang kaya akan kuliner dari tradisional hingga modern. Salah satunya adalah wedang ronde.
Wedang Ronde adalah minuman tradisional yang biasanya kita jumpai di saat sore atau malam hari.
Biasanya menjelang buka puasa pedagang akan berkeliling menawarkan dagangannya. Jadi, minuman ini juga cocok disajikan saat bulan Ramadan untuk berbuka puasa.
Oh iya, wedang ronde terdiri dari bola-bola ketan yang diisi dengan kacang hijau, campur kolang-kaling dan disiram dengan rebusan air jahe yang manis.
Meskipun wedang ronde sangat populer di berbagai tempat, dilansir Wikipedia ternyata asalnya dari Tionghoa dengan nama asli Tngyuán.
BACA JUGA: Asal-Usul Wedang Ronde, Kudapan Hasil Pencampuran Budaya Indonesia-Tiongkok
Bahan utama dalam wedang ronde adalah bola-bola ketan yang terbuat dari tepung ketan dan air. Bola-bola ketan ini kemudian diisi dengan kacang-kacangan yang sudah direbus dan diberi gula.
Kemudian, bola-bola ketan dan kacang tersebut disajikan dalam mangkuk dan disiram dengan kuah jahe.
Kuah jahe ini terbuat dari air, jahe, gula merah, dan daun pandan. Wedang ronde biasanya disajikan dalam keadaan panas dan memiliki rasa yang manis dan pedas.
BACA JUGA: 5 Minuman Rempah yang Menghangatkan Tubuh Saat Hujan, Bisa Dibuat di Rumah
Tidak hanya itu, wedang ronde juga bisa ditambahkan dengan aneka topping seperti keju parut, kacang mete, atau roti tawar yang dipanggang.
Topping ini menambahkan rasa dan tekstur yang berbeda dalam wedang ronde, sehingga semakin menggugah selera.
Minuman ini biasanya dijual oleh pedagang kaki lima di pinggir jalan atau pasar tradisional. Wedang ronde juga menjadi menu buka puasa yang wajib dicoba oleh kita semua umat muslim sekaligus melestarikan kuliner khas ini.
Selain rasanya yang enak, wedang ronde juga memiliki manfaat kesehatan. Kacang-kacangan yang digunakan sebagai isian dalam bola ketan mengandung serat, protein, dan zat besi yang baik untuk kesehatan tubuh.
Jahe yang digunakan sebagai bahan utama kuah juga memiliki khasiat untuk menghangatkan tubuh, meredakan sakit kepala, dan membantu melancarkan pencernaan.
Dengan segudang manfaat untuk kesehatan yang terkandung dalam wedang ronde, tak heran jika minuman ini menjadi menu buka puasa yang wajib dicoba.
Wedang ronde tidak hanya enak dan menyegarkan, tetapi juga sehat dan bergizi. Jadi, jika kamu kebetulan berkunjung ke Jogja atau daerah lain saat bulan Ramadan, jangan lupa mencoba wedang ronde sebagai menu buka puasa.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
Belajar Membaca Peristiwa Perusakan Makam dengan Jernih
-
Kartini dan Gagasan tentang Perjuangan Emansipasi Perempuan
-
Membongkar Kekerasan Seksual di Kampus oleh Oknum Guru Besar Farmasi UGM
-
Idul Fitri dan Renyahnya Peyek Kacang dalam Tradisi Silaturahmi
Artikel Terkait
-
Bernardo Tavares Beri Trik Khusus Untuk Jaga Kebugaran Pemain PSM di Bulan Ramadan
-
Tidak Cuma Pesantren Kilat, 4 Kegiatan Ini Sangat Dinantikan dan Berkesan saat Ramadan
-
Di Bulan Ramadan, Persija Akan Gelar Latihan Malam
-
5 Tips Jitu Atasi Kurang Tidur saat Puasa, Dijamin Bebas Kantuk!
-
Catat, Ini Agenda Bulan Ramadan di Masjid Raya Sheikh Zayed Al Nahyan Solo
Ulasan
-
Film Human Resource: Kritik Tajam terhadap Kapitalisme Asia
-
Orang-Orang Oetimu: Satir Kelam dan Gugatan Kemanusiaan dari Tanah Timor
-
Upaya Mencari Arah Kehidupan Lewat Buku Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya?
-
Novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan, Tragedi Sebuah Kecantikan
-
4 Rekomendasi Tempat Dinner Romantis untuk Valentine di Kota Batu
Terkini
-
Biar Makin Stunning di Momen Imlek, Ini 5 Lipstik Merah yang Layak Dicoba
-
Pulau Lengkuas Belitung Surga Tropis Dengan Mercusuar Bersejarah
-
Mengapa Gen Z Indonesia Tak Lagi Mengejar Jabatan Tinggi?
-
Mengapa Kenaikan Upah Tak Selalu Berarti Kesejahteraan?
-
Update Netizen Awards: Kim Seon Ho Melejit ke Posisi Atas!