Bima Yudho seorang anak muda yang berasal dari Kota Lampung sudah menunjukkan kepada semua orang di Indonesia betapa pentingnya untuk speak up dengan kritis ketika ada pemerintah atau pejabat yang kurang memperhatikan daerahnya.
Bermodal berbicara di akun TikTok-nya, dia sudah menjadi sorotan netizen Indonesia karena berani mengkritisi pemerintah Provinsi Lampung yang kurang begitu memperhatikan infrastruktur jalan yang merupakan sarana mobilitas masyarakat untuk perekonomian Lampung.
Tidak banyak anak muda yang berani seperti Bima di zaman sekarang ditambah kesempatan untuk mengkritisi pemerintah dijaga ketat oleh UU ITE. Tapi bagi kita yang masih muda, ada yang bisa kita teladani dari tindakannya.
Maka dari itu, pembahasan kali saya akan membawakan pandangan saya sendiri mengenai teladan yang bisa kita ambil dari Bima. Mari simak pembahasannya.
1. Berani berbicara dengan tegas
Dalam videonya di TikTok, kita bisa melihat keberaniannya berbicara dengan tugas untuk mengkritik Pemprov Lampung sambil sedikit dibumbui kata-kata pedas yang menyindir. Ini dia lakukan supaya banyak orang bisa melek dan diviralkan sampai ke telinga pemerintah yang ternyata gubernurnya anti kritik.
Tindakan dia pada waktu lalu sudah benar untuk menyadarkan pemerintah daerah karena berkat dia berbicara seperti itu, pemerintah daerah segera memperbaiki jalan-jalan yang di kota Lampung.
2. Presentasi dengan melampirkan data
Jika hanya sekedar berbicara dengan tegas dan berani tanpa adanya data faktual, itu namanya bukan kritis. Maka dari itu, Bima juga menyiapkan powerpoint yang menunjukkan data pendukung untuk kritikan yang dia bawa.
Jadi dia tidak sembarangan berbicara tapi faktanya juga dia tampilkan. Terkadang orang cuman bisa bicara tapi tidak tahu data yang menjadi fakta terkait masalah yang dibicarakan.
Oleh karena itu, sebelum mengkritisi pemerintah, kita juga harus mempersiapkan datanya dengan matang agar bisa diterima publik.
3. Tidak gentar meski telah dilaporkan ke polisi
Bima sempat dilaporkan ke polisi karena ada oknum yang menganggap dia mencoreng nama baik lampung. Tapi dia tidak gentar atau pun nyalinya ciut, dia tetap menanggapi dengan tenang dan logis.
Karena yang dia lakukan adalah berbentuk kritik yang tujuannya untuk perbaikan, bukan untuk menjelekkan kampung halamannya sendiri. Artinya dia peduli Lampung bisa berkembang lebih maju lagi dalam pembangunan infrastruktur yang memadai.
Kita bisa menjadikan Bima sebagai role model sebagai cerminan generasi muda di era sekarang. Mari kita ambil pelajarannya dan terapkan sebisa kita.
Baca Juga
-
Toxic Positivity di Tempat Kerja: Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?
-
Makin ke Sini Makin Banyak Istilah Baru, Memangnya Kita Paham Konteksnya?
-
Jebakan Repost di Instagram: Saat Kepedulian Sosial Berakhir Menjadi Validasi Digital
-
Dilema Kelas Menengah: Mapan Entah Kapan, Tapi Checkout Bisa Sekarang
-
Ijazah Masih Penting, Tapi Kenapa Dunia Kerja Hanya Melihat Portofolio?
Artikel Terkait
-
Jokowi Lewati Jalan Rusak Parah di Lampung, Publik: Cara Elit Permalukan Gubernur
-
Video Jokowi Naik Mobil RI 1 Berkutat Lewat Jalan Rusak di Lampung, Warganet Bersorak: Gubernur Kena Prank
-
Didampingi Zulhas, Begini Ekspresi Jokowi Saat Jajal Jalan Rusak di Lampung
-
Tahu Jalan Rusak, Paspampers Pakai Kendaraan Offroad dalam Kunjungan Jokowi ke Lampung
-
Tahu Jalan Rusak, Paspampers Pakai Kendaraan Offroad dalam Kunjungan Jokowi ke Lampung
Ulasan
-
Badai Datang, Rumah Terancam: Perjuangan Tikus Kecil di The Outermost Mouse
-
Tell Me What You Saw: Memburu Pembunuh Berantai Lewat Photographic Memory
-
Review Resident Evil: Hujan Fan Service yang Memanjakan Gamer Sekaligus Mengorbankan Ending
-
Relatable! Ini Alasan Novel Harga Teman Cocok Dibaca Pejuang Quarter-Life Crisis
-
Urang Bunian: Mengungkap Horor Folklore Hutan Belantara Sumatra Barat!
Terkini
-
GPU dan Motherboard AMD Bakal Naik Harga, Apakah Ryzen Ikut Terdampak?
-
Animals Tayang 9 Oktober di Netflix, Ben Affleck Terjebak Kasus Penculikan
-
Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?
-
Gak Bikin Iritasi! 5 Invisible Acne Patch yang Aman untuk Kulit Sensitif
-
Wake Me Up When September Ends