Pada tanggal 28 Mei 2023 kali ini diperingati sebagai Hari Burger Internasional atau International Burger Day. Melansir dari situs National Today, hari burger nasional merupakan salah satu bentuk apresiasi terhadap kuliner burger atau hamburger sebagai salah satu kuliner paling populer yang ada di dunia. Hamburger memang menjadi satu dari sekian banyak kuliner yang sangat populer dan digemari di dunia. Hamburger juga menjadi ikon dari kuliner fast-food atau cepat saji yang paling populer di dunia hingga saat ini.
Kepopuleran hamburger pada era sekarang tentunya memunculkan beragam fakta menarik dan unik dari kuliner yang dianggap sebagai salah satu makanan paling sederhana namun dianggap memiliki asupan nutrisi yang cukup berimbang tersebut. Berikut merupakan 3 fakta unik dan menarik dari kuliner hamburger atau burger.
1. Mulai Muncul Pada Abad ke-18
Banyak beragam versi mengenai kemunculan dari kuliner satu ini. Melansir dari buku “The Art of Cookery Made Plain and Easy”, makanan ini sudah mulai muncul pada periode 1700-an. Hamburger dahulu dikenal dengan nama Hamburgh Sausage. Disinyalir kuliner ini dibawa oleh para imigran dari Eropa, khususnya Jerman ke Amerika Serikat pada saat itu. Di daerah asalnya sendiri ada kuliner yang cukup familiar dengan makanan ini yang saat itu dikenal dengan nama "Rundstück warm".
Pada abad ke-19, kuliner ini dikenal dengan nama Hamburgh Steak yang merupakan makanan yang berasal dari olahan daging dan rempah lainnya yang kemudian dipanggang. Di beberapa literasi media tulis pada akhir abad ke-19 kemudian menyebutkan makanan ini dengan nama “Hamburger Sandwich” yang kemudian disederhanakan menjadi hamburger.
BACA JUGA: 3 Rekomendasi Makanan Korea yang Wajib Kamu Coba, Ada Nasi Goreng Kimchi!
Makanan ini dianggap sebagai makanan yang cukup populer dan murah pada saat itu di Amerika Serikat sehingga hampir seluruh kalangan mampu menikmatinya. Bahkan, di abad ke-20 kuliner ini sempat menjadi salah satu kuliner paling populer di Amerika Serikat.
2. Ada Burger yang Terbuat Dari Daging Kangguru
Kepopuleran burger di seluruh dunia tentunya memunculkan puluhan hingga ratusan varian dari makanan satu ini. Beberapa jenis daging hewan juga pernah digunakan sebagai bahan dasar hamburger. Mulai dari yang umum seperti sapi, babi, ayam atau ikan. Hingga beberapa hewan yang tidak terlalu sering dikonsumsi oleh masyarakat luas seperti rusa. Namun, tahukah kamu ternyata di benua Australia terdapat olahan hamburger dari daging kangguru. Melansir dari situs ABC Brisbane, daging kangguru memang merupakan kuliner yang cukup lumrah ditemui di benua Australia. Bahkan, di benua tersebut mengkonsumsi daging kangguru tidak jauh beda dengan mengkonsumsi daging sapi atau domba.
Di beberapa daerah di Australia, olahan daging kangguru disebut sebagai ‘kanga bangas’ atau sosis kangguru. Adapula olahan lain seperti daging ham atau disajikan seperti steak yang seringkali ditemukan di beberapa restoran di Australia. Selain digunakan sebagai makanan sehari-hari, daging kangguru juga lumrah digunakan sebagai bahan makanan hewan peliharaan seperti makanan anjing atau kucing.
3. Sajian Burger Hampir Pasti Dapat Ditemui Di Waralaba Fast Food Manapun
Kepopuleran burger tentunya membuatnya menjadi salah satu brand makanan yang paling sering ditemui di restoran cepat saji di seluruh dunia. Beberapa waralaba fast food seperti KFC, McDonalds tentunya juga turut menyajikan burger sebagai salah satu hidangannya. Selain itu salah satu restoran cepat saji yang menjajikan burger sebagai hidangan utamannya adalah Burger King. Belum lagi nama restoran cepat saji lainnya seperti A&W, Carl’s Jr, dan beberapa restoran lainnya. Burger juga seringkali ditemukan dijual di pinggir jalan baik dengan menggunakan kendaraan sederhana maupun di restoran atau kafe-kafe kecil. Di Amerika Serikat saja total konsumsi burher per tahunnya pernah menyentuh angka 13 juta porsi.
Nah, itulah beberapa fakta unik dan menarik dari hamburger. Hamburger bisa dibilang tidak hanya sekedar kuliner semata, namun juga dapat menjadi salah satu bukti perkembangan dan akulturasi kebudayaan yang berbeda dan disesuaikan dengan daerah makanan tersebut berada.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Luke Vickery Resmi Diproses Naturalisasi, Siapa Bakal Tergeser di Timnas Indonesia?
-
Minim Menit Bermain di Persija, Shayne Pattyanama Berpeluang Hengkang?
-
Gacor di Liga Belanda, Dean Zandbergen Bisa Jadi Opsi Timnas Indonesia di Lini Depan?
-
Dipuji Pemain Ligue 1, Dony Tri Pamungkas Berpeluang Lanjutkan Karier di Eropa?
-
Nasib Apes Pemain Diaspora: Main di Belanda tapi "Dibekukan" Gara-Gara Paspor WNI?
Artikel Terkait
Ulasan
-
Pasung Jiwa: Saat Tubuh dan Norma Menjadi Penjara bagi Kemanusiaan
-
Dilema Pengantin Baru dan Anekdot Misterius dalam Perempuan Kelabu
-
Rami Malek Jadi Freddie: Mengulik Pesan Keberanian Jadi Diri Sendiri di Film Bohemian Rhapsody
-
Buku Max Havelaar: Suara dari Lebak 1860 yang Mengguncang Kolonialisme
-
Cintai Diri, Maka Kamu Akan Bahagia: Seni Menjalani Hidup Bahagia
Terkini
-
Smartwatch Advan SE1: Gaya dan Teknologi Menyatu di Pergelangan Tangan
-
4 Serum Niacinamide dan Tranexamic Acid Rp30 Ribuan, Wajah Cerah Maksimal!
-
Luke Vickery Resmi Diproses Naturalisasi, Siapa Bakal Tergeser di Timnas Indonesia?
-
Cari HP Samsung Awet dan Murah? Ini 7 Pilihan RAM 8/256 GB Terbaik
-
Kaget Pas Lagi Jalan? Drama Baliho "Aku Harus Mati" yang Berujung Turun Panggung