Menunggu antrean saat hendak mengisi tangki kendaraan adalah salah satu hal yang paling membosankan. Bagaimana tidak, menunggu giliran di SPBU tidak dapat diselingi dengan aktivitas maupun hiburan apapun, termasuk sekadar mengecek notifikasi HP.
Selain itu, antre isi BBM juga memakan cukup banyak waktu, utamanya di SPBU yang berada di kota-kota besar. Waktu 10-15 menit yang dianggap sangat berharga akan terbuang sia-sia, apalagi di tengah kondisi hiruk pikuk perkotaan yang manusianya serba terburu-buru.
Umumnya, tidak banyak hal yang bisa dilakukan selama menunggu antrean BBM. Pengendara hanya dapat mengamati suasana sekitar sembari mendorong motor ke depan secara sedikit demi sedikit.
Paling beruntung, pengendara yang memiliki partner dapat mengobrol sambil menunggu. Namun, jarang ada partner yang setia mendampingi hingga ke pos pengisian. Biasanya, teman boncengan hanya akan menunggu di area keluar, bukan.
Oleh karena itu, sebuah hal unik dilakukan oleh sebuah SPBU di Kota Malang, Jawa Timur. SPBU Pertamina Bendungan Sutami namanya. SPBU satu ini selalu memutar lagu dengan pengeras suara di jalur antre pengendara.
SPBU yang menjual BBM jenis Pertamax, Pertamax Turbo, Pertalite, dan Pertamina Dex ini memang sengaja memutar musik dengan lantang. Bukan tanpa alasan, hal tersebut dimaksudkan untuk menghibur pengendara yang sedang mengantre.
SPBU Sutami sendiri termasuk SPBU yang familiar di Kota Malang. Lokasinya memang sangat strategis, yakni berada dekat dengan perempatan ujung Jalan Veteran, salah satu jalan utama Kota Malang. Selain itu, posisinya juga berada di sekitar lingkungan kampus, antara lain Universitas Negeri Malang, Universitas Brawijaya, UIN Maliki Malang, Universitas Muhammadiyah Malang, dan Institut Teknologi Nasional.
Tak heran, antrean di SPBU yang terletak di Jalan Bendungan Sutami No.5, Kelurahan Sumbersari, Kecamatan Lowokwaru ini memang cukup panjang. Bahkan, pada jam berangkat dan pulang kerja, antrean motor di jalur Pertalite bisa mencapai lebih dari 50 meter dan merambat hingga ke jalan raya.
Untungnya, beban pengendara sedikit teringankan dengan adanya alunan musik yang diputar di SPBU ini. Pengendara seakan terhipnotis dengan menikmati bahkan mengikuti irama lagu sambil menunggu gilirannya. Lagu tersebut di putar di pengeras suara dengan volume yang cukup keras hingga terdengar ke seluruh area SPBU.
Sedangkan untuk lagu yang disetel pun beragam genre, namun lagu dangdut kekinian seperti yang dilantunkan Denny Caknan dan Ndarboy Genk lebih sering terdengar. Uniknya lagi, pada beberapa momen seperti hari Jumat, alunan musik tersebut akan diganti dengan lantunan ayat-ayat Al Quran.
Selain menjadi hiburan pengendara yang sedang mengantre, alunan musik juga tampak memberikan dampak positif pada petugas SPBU yang buka 24 jam ini. Mendengarkan musik sambil bekerja dapat secara langsung mengurangi tingkat burnout atau kelelahan bagi petugas yang harus bekerja secara terus menerus.
Baca Juga
-
4 Menu Sarapan Favorit Mahasiswa Jatinangor: Murah, Cepat, Mengenyangkan
-
Bandros, Solusi Praktis Menamatkan Kota Bandung dalam Sehari
-
Menyusuri Jejak Dakwah Islam di Galeri Rasulullah Masjid Raya Al Jabbar
-
Profil 4 Kampus yang Menasbihkan Jatinangor sebagai Kota Pendidikan
-
Warung Suroboyo, Pelepas Rindu Lalapan Jawa Timuran di Tanah Sunda
Artikel Terkait
-
Ponsel Muncul Banyak Iklan Usai Klik Undangan Pernikahan, Uang Rp 1,4 Miliar Lenyap
-
Comeback dengan Lagu What Are We Now?, Gloria Jessica Suguhkan Musik Rock Tekno yang Gelap
-
4 Tokoh Malang di Drama Korea yang Kisah Hidupnya Buat Penonton Pilu
-
Afgan Sukses Gelar Konser Tunggal Bertajuk Evolution di Tennis Indoor Senayan
-
Kronologi Mitsubishi X Pander Tabrak 5 Pemotor di Malang
Ulasan
-
Series Still Single: Saat Jodoh Tidak Sesuai Ramalan Zodiak
-
Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam
-
Ulasan Shine: Ketika Gemerlap K-Pop Menyimpan Perjuangan
-
Review Film Akal Imitasi: Ketika AI Masuk Kelas, Pintar Jadi Kian Mahal?
-
He Is Psychometric: Menyingkap Misteri Kejahatan dengan Kekuatan Psikometri
Terkini
-
Fenomena Overproud Film Hollywood, Mengapa Netizen Indo Haus Validasi Barat
-
Ketika Skuad Rp400 Miliar Jadi Beban: Menatap Efek Etalase Timnas Indonesia
-
Dari 'Bantuin' Jadi 'Kerjain': Bahaya Ketergantungan AI bagi Berpikir Kritis
-
Kontrak Habis! Girl Group UNIS Umumkan Bubar setelah 2,5 Tahun Debut
-
3 Fakta Menarik Songpyeon, Kue Beras Kukus Daun Pinus Khas Musim Gugur di Korea