Semakin bertambah usia, mestinya seseorang semakin bertambah bijaksana, baik tutur kata maupun perilakunya. Hal ini tidak mengherankan, sebab orang yang usianya telah semakin menua, ia telah mengalami banyak kejadian yang membuatnya bisa menyikapi kehidupan dengan lebih arif dan bijaksana.
Bicara tentang kebijaksanaan hidup, memang dapat diperoleh dari beragam kejadian yang pernah kita alami sepanjang hidup, baik suka maupun duka. Orang bijak akan selalu dapat memetik hikmah atau kebijaksanaan dari setiap kejadian yang dialaminya.
Kebijaksanaan hidup juga bisa kita petik dari beragam buku bacaan. Misalnya membaca buku-buku motivasi, atau buku-buku yang memuat tentang filosofi kehidupan. Dari buku-buku tersebut kita dapat belajar banyak tentang cara memaknai hidup, bagaimana menyikapi setiap persoalan yang muncul, dan lain sebagainya.
Salah satu buku yang memuat tentang kebijaksanaan hidup misalnya ‘The Soul of Samurai’ karya Hikaru Fu. Amd yang diterbitkan oleh Ecosystem Publishing (Surabaya, 2019). Buku ini bisa menjadi inspirasi bagi Anda untuk menjalani kehidupan dengan mengutamakan nilai-nilai hidup yang mulia; berkepribadian, bertanggungjawab, santun, saling menghormati, serta peduli pada sesama.
BACA JUGA: Ulasan Buku Genom karya Matt Ridley, Kisah Spesies Manusia dalam 23 Bab
Berbicara tentang Jepang kiranya tak lengkap bila tak menyinggung tentang samurai. Kata ini berarti prajurit Jepang di masa lampau yang telah mengukir dengan huruf tebal pada sejarah bangsa Jepang dan bahkan mendapatkan perhatian yang besar sekali di seluruh dunia. Walau sejak abad ke-19, pemerintahan Meiji telah menghapus kelas samurai dan menggantikannya dengan unit tentara modern, tapi jejak-jejak pengaruhnya masih terlihat sampai sekarang (The Soul of Samurai, hlm. v).
Dalam kehidupan para samurai, dikenal istilah bushido. Hikaru Fu. Amd mengungkap bahwa secara harfiah bushido berarti “cara prajurit”. Ini adalah istilah dalam bahasa Jepang untuk gaya hidup samurai, yang memiliki analogi yang longgar dengan konsep ksatria.
Namun penjabaran cara hidup samurai ini sangat beragam. Yang jelas banyak ahli yang mengatakan pengaruh bushido sangat besar terhadap kehidupan masyarakat Jepang. Tidak hanya sebatas pada kaum prajuritnya saja tapi juga pada warga pada umumnya (The Soul of Samurai, hlm. 133).
Dalam buku ini dijelaskan, spirit samurai merupakan salah satu faktor yang membentuk karakter pribadi yang unggul, dan mampu bangkit ketika tekanan kehidupan datang. Mereka menjalani hidup dengan ikhlas dan bahagia. Kepahitan hidup adalah bagian yang harus dijalani dengan senyuman.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Bedah Buku 'Sebilah Lidah': Ketika Puisi Menelanjangi Sisi Gelap Manusia Modern
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Unpopular Opinion: Kita Butuh Cancel Culture yang Lebih Kejam untuk Figur Publik Bermasalah
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
Artikel Terkait
Ulasan
-
Di Tanah Lada: Apakah Mati Jadi Jalan Keluar Terbaik untuk Ava?
-
Review 'Lucky Strike': Saat Taktik Pura-Pura Mati Jadi Satu-Satunya Jalan Selamat dari Pasukan SS
-
Review Forgotten Island: Emosinya Kuat, tapi Konfliknya Terlalu Main Aman
-
Ribuan Followers tapi Kesepian? Buku Klasik Tahun 1936 Ini Punya Jawaban Menohok Buat Gen Z!
-
Mengupas Sisi Lain Dewi Ayu di 'Cantik Itu Luka': Pelacur yang Menolak Tunduk pada Takdir
Terkini
-
Fenomena Sunday Scaries: Membedah Horor Hari Senin Bagi Para Pekerja
-
Profesi Unik 'Ghostwriter' Aplikasi Kencan: Dibayar Mahal Cuma Buat Balas Chat Cari Jodoh!
-
Kritik Keras Paradoks Industrialisasi: Bangun Pabrik Bertebaran, tapi Teknologinya Tetap Milik Asing
-
Sinopsis MR: Iyaku Joho Tantosha, Drama Jepang Dibintangi Mukai Osamu
-
Gonta-Ganti Aplikasi Birokrasi: Gen Z Butuh Efisiensi, Bukan Viral