Pada tanggal 5 September kali ini kembali diperingati sebagai Hari Samosa Sedunia atau juga yang dikenal dengan World Samosa Day. Melansir dari situs National Today, peringatan yang dilakukan setiap bulan September ini merupakan bentuk penghargaan terhadap salah satu kuliner yang berasal dari timur tengah ini dalam khazanah perkulineran dunia.
Kuliner yang memiliki bentuk segitiga dan memiliki beragam isian tersebut memang menjadi salag satu kuliner yang cukup nikmat dikonsumsi. Selain itu, kuliner yang menjadi salah satu ikon kuliner khas timur tengah dan Asia selatan ini memiliki fakta menarik dan unik yang patut diketahui. Berikut 3 fakta unik dan menarik dari kuliner samosa yang mendunia.
1. Muncul Sejak Abad ke-10 Hingga Abad ke-13 Masehi
Samosa sendiri diperkirakan sudah muncul di kawasan timur tengah sejak ratusan tahun yang lalu. Melansir dari buku “The Oxford Companion to Food”, Samosa yang kini terkenal dari kawasan Asia Selatan seperti India, Bangladesh dan Pakistan kemungkinan besar dipengaruhi oleh samosa yang dibawa oleh para pedagang dan musafir dari jazirah arab pada kurun abad ke-10 hingga ke-13 masehi.
Kuliner ini di kalangan para penjelajah arab dikenal dengan nama Sanbusaq/Sanbusaj. Bahkan, resep dari kuliner yang kerap kali disantap sebagai makanan kaki lima ini sudah ditemukan pada buku yang berasal dari abad ke-10 dan 11 masehi. Beberapa abad setelahnya, kuliner ini kemudian menyebar ke banyak kawasan seperti Asia tengah, Asia Barat, Asia tenggara dan bahkan sampai ke beberapa negara Eropa.
2. Memiliki Banyak Varian Di Dunia
Kepopuleran Samosa sebagai salah satu makanan atau jajanan tradisional tentunya memunculkan banyak variannya di beberapa negara. Melansir sebuah artikel dalam “Food Cultures of the World Encyclopedia”, di kawasan Asia tengah seperti Kyrgyztan, Turkmenistan, Uzbekistan terdapat kuliner yang mirip dengan samosa. Kuliner ini dikenal dengan nama Samsa dan memiliki isian daging, potongan sayur dan bamba, bumbu kental dan juga keju tradisional.
Selain itu, ada beberapa negara lain yang juga mengembangkan varian dari samosa. Salah satunya berada di Myanmaar yang dikenal dengan nama samuza. Di beberapa negara afrika makanan ini juga dikenal dengan nama sambuusa. Di Indonesia sendiri, pastel dianggap sebagai salah satu makanan yang merupakan turunan dari Samosa yang berada di Asia selatan.
3. Makanan yang Dilarang Di Somalia
Meskipun dianggap sebagai salah satu kuliner yang cukup enak dan nikmat. Ternyata di negara Somalia kuliner satu ini dilarang untuk dibuat, dijual dan dikonsumsi. Melansir dari artikel berjudul “Samosas Banned: Islamist Group Calls The Pastry 'Offensive'”, kuliner ini dilarang oleh kelompok ekstrimis muslim di Somalia yang dikenal dengan nama Al-Shaabab.
Kelompok ekstrimis ini menguasai hampir seluruh wilayah negara tersebut. Sejak tahun 2011, kelompok ini melarang penduduk membuat, menjual dan mengonsumsi samosa karena bentuk segitiga yang identik dari makanan tersebut dianggap melambangkan trinitas umat kristiani. Selain itu, sempat ditemukan adanya kasus penggunaan daging busuk dalam kuliner ini yang membuat samosa dilarang di Somalia.
Nah, itulah beberapa fakta menarik dari kuliner samosa yang cukup mendunia. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kita semua.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Raih Hasil Positif di FIFA Matchday, John Herdman Bisa Saingi Shin Tae-yong
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Dirumorkan ke Fiorentina, Emil Audero Gantikan Kiper Legendaris Spanyol?
-
Karier Tak Jelas, Elkan Baggott Berpeluang Kembali Dipinjamkan Musim Depan?
-
Dua Lawan Berat Menanti, Ini Target Utama Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
Artikel Terkait
-
Merry Lia Suwandi Bagikan Gaya Hidup Kuliner yang Lezat dan Inspiratif melalui Mrs Culinary
-
Bakerzin Hadirkan Giant Croissant, Hidangan Raksasa yang Lezat dan Menggoda
-
Ketemu Pastry yang Imut dan Jenius di Anime Okashi na Tensei
-
Cuma Sekilo dari Monas, Ini 8 Rekomendasi Restoran Rekomendasi untuk Makan Bareng Keluarga
-
5 Rekomendasi Kuliner Bali yang Anti Mainstream, Sudah Pernah Coba Bulung?
Ulasan
-
Menyusuri Lorong Rindu dalam Antologi Puisi Bertemu di Temaram
-
Obsesi Viral: Bagaimana Film Baru Warkop DKI Menyentil Fenomena 'Haus Validasi' di Medsos?
-
Review The Wizard of Oz: Dongeng Klasik tentang Perjalanan Menemukan Diri
-
Menemukan Pulang di Tengah Keramaian Jalan Margonda dalam Buku Zhitara
-
Ulasan Gintama: Yoshiwara in Flames, Aksi Spektakuler Tsukuyo dan Gintoki
Terkini
-
Tinggalkan Dunia Hiburan, Aktor Ahn Chang Hyun Pilih Jadi Pemadam Kebakaran
-
Krisis 1998 dan Pentingnya Kepemimpinan di Masa Sulit
-
Harga BBM Naik, Gaya Hidup Tetap Jalan: Tanda Pola Konsumtif Sulit Lepas?
-
Drakor The East Palace Tayang 17 Juli, Nam Joo Hyuk Jadi Pemburu Hantu
-
Cantik di Layar, Terlilit Cicilan di Dunia Nyata: Bahaya FOMO Bagi Perempuan