Kesehatan menjadi sesuatu hal yang sangat urgen dalam hidup ini. Hal ini bisa dimengerti sebab yang namanya manusia, bila tanpa dibekali dengan tubuh dan jiwa yang sehat, tentu tidak akan mampu beraktivitas secara normal.
Oleh karenanya, menjaga kesehatan adalah termasuk hal yang tak boleh kita abaikan. Menjaga kesehatan dapat dilakukan dengan banyak cara, misalnya rajin berolahraga, makan dan minum tidak berlebih-lebihan, dan seterusnya.
BACA JUGA: Ulasan Buku 'Will the Real You Please Stand Up': Rahasia Sukses Berbisnis
Dalam buku “Fiqh Kesehatan” (terbitan Pustaka Pesantren, 2019) dijelaskan bahwa kesehatan Anda, begitu mahal nilainya. Jika ia hilang dari diri Anda, mungkin Anda harus menukarnya dengan seluruh harta yang sepanjang hidup Anda kumpulkan.
Begitu penting arti kesehatan, sehingga Nabi Muhammad Saw bersabda, yang artinya: “Barang siapa sehat badannya, damai hatinya dan punya makanan untuk kebutuhan sehari-harinya, maka seolah-olah dunia seisinya dianugerahkan kepadanya”. Hadits ini diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan Ibnu Majah (hlm. 13).
Mengonsumsi air putih sesuai takaran juga menjadi cara bagi setiap orang untuk menjaga kesehatan atau kebugaran tubuhnya. Khamimudin, penulis buku ini menjelaskan, agar kesehatan tetap terjaga, manusia normal wajib mengonsumsi air putih minimal 2 liter (8 gelas) sehari. Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh melalui air seni, keringat, pernapasan dan sekresi.
BACA JUGA: Kisah Komedi Romantis yang Segar dalam Novel 'Semangkuk Sop Kaki Kambing'
Tubuh manusia, 80 persennya, terdiri dari air. Bahkan ada dua bagian tubuh manusia—keduanya sangat penting bagi kehidupan manusia—yang memiliki kadar air di atas 80%, yaitu otak dan darah. Otak memiliki komponen air seanyak 90%, sementara darah memiliki komponen air 95% (hlm. 73).
Menjaga kebersihan juga menjadi salah satu cara bagi kita agar tetap sehat. Menjaga kebersihan di sini tentu mencakup banyak hal, mulai dari menjaga kebersihan badan, pakaian, tempat tinggal, dan lingkungan sekitar kita. Tidak buang sampah sembarangan misalnya, adalah salah satu upaya untuk menjaga kebersihan dan agar kita dapat terhindar dari beragam penyakit.
Terbitnya buku karya Khamimudin, MH ini dapat menemani para pembaca untuk meraih kesehatan paripurna, jasmani dan ruhani, dengan cara-cara sederhana. Pembahasannya yang renyah dan uraiannya yang ringkas namun mengena membuat buku ini—bukan hanya enak—tetapi juga menyehatkan untuk Anda baca.
Meskipun ada sedikit kesalahan cetak dalam buku ini, ada bagian halaman yang terbalik, namun tidak sampai mempengaruhi isi buku ini. Semoga ulasan ini bermanfaat.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Unpopular Opinion: Kita Butuh Cancel Culture yang Lebih Kejam untuk Figur Publik Bermasalah
-
Self Reward sebagai Bentuk Perayaan atau Pemborosan?
-
Fenomena 'Beli Teman' dan Jasa Teman Jalan: Solusi Kesepian atau Modus Terselubung?
-
Dilema Perayaan Kemerdekaan dan Iuran Besar yang Memberatkan Warga
Artikel Terkait
-
Ulasan Buku 'Will the Real You Please Stand Up': Rahasia Sukses Berbisnis
-
Kisah Komedi Romantis yang Segar dalam Novel 'Semangkuk Sop Kaki Kambing'
-
Menikmati 50 Karya Puisi Terbaik dalam Buku 'Eksploit Organ Dalam'
-
Gara-gara Diposting Anies Baswedan, Buku Ini Sempat Meledak di Indonesia
-
Ulasan Buku 'Wonder', Kehidupan Anak dengan Sindrom Treacher Collins
Ulasan
-
Belajar dari The Early Spring: Jangan Meremehkan Orang yang Sedang Berjuang
-
Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang
-
Lika-liku Menjadi Tukang Ojek Online: Catatan Harian Bang Ojol
-
Lagu Mungkin di Depan Buram dan Harapan di Tengah Ketidakpastian Masa Depan
-
Masjid Tegalsari: Jejak Islam dan Jawa yang Bertahan Melintasi Zamannya
Terkini
-
Bye Pori Tersumbat! 4 Cleanser Volcanic untuk Kulit Mulus Bebas Komedo
-
Hukum Karma Alam: Saat Gunungan Sampah Berubah Menjadi Mesin Pembunuh
-
Novel Home Sweet Loan: Perjuangan Kaluna Mewujudkan Rumah Impian
-
Menjelajahi Kedalaman Cerita dan Visual dalam Film Moana (2026)
-
Begadang demi Pekerjaan: Benarkah Bekerja di Malam Hari Lebih Efektif?