Lelaki asing yang berpenampilan selayaknya ustaz tiba-tiba muncul di keramaian Pasar Partelon yang sibuk dan gaduh, dengan gadis-gadis berpakaian mini dan seksi yang berkeliaran. Kehadirannya tentu saja mengusik penduduk setempat yang anti terhadap segala manusia berbau ustaz.
Identitas Buku
Judul: Dunia Kecil yang Riuh
Penulis: Arafat Nur
Penerbit: DIVA Press
Cetakan: I, November 2021
Tebal: 332 halaman
ISBN: 978-623-293-556-3
Sinopsis Buku
Mengetahui kehadiran lelaki asing yang berlagak ustaz itu, para dukun berkomplot untuk menyantet Ustaz Selawat. Ketika bermacam santetan tidak mempan dan segala hasutan gagal untuk mengusirnya, dukun-dukun itu pun mengeroyoknya dengan tikaman keris sakti.
Anehnya, Ustaz Selawat tetap tidak mau menyingkir dari desa itu. Dia juga menolak gadis-gadis cantik seksi yang jatuh hati dan sangat mengharapkannya. Justru anehnya lagi, ustaz itu malah tergila-gila pada Ningsih, gadis buta kumuh yang berjalan tertatih-tatih dengan tuntunan tongkat kayu.
Ulasan Buku
Novel Dunia Kecil yang Riuh karya Arafat Nur ini merupakan Juara 2 dalam Lomba Novel Perihal Nabi Muhammad Saw yang diadakan oleh Penerbit DIVA Press pada tahun 2021.
Tak heran jika Arafat Nur menjadi salah satu juaranya, sebab pria kelahiran Aceh ini memang sudah berlangganan menjadi juara pada beberapa sayembara menulis. Seperti novel Lampuki yang telah memenangkan Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2010 dan meraih Khatulistiwa Literary Award 2011.
Lalu novel Tanah Surga Merah memenangkan Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta 2016. Dan novel Kawi Matin di Negeri Anjing memenangkan Juara 2 Sayembara Novel Basabasi 2019 dan masuk Lima Besar KLA 2020.
Dalam novel Dunia Kecil yang Riuh ini, pengarang ingin menunjukkan lewat tokoh Ustaz Selawat bahwa selawat dan kecintaan kepada baginda Nabi Muhammad Saw dapat mengalahkan segala-galanya. Selawat dapat menolong dari niat jahat orang lain. Selawat juga membentuk karakter seseorang yang semula kasar menjadi lembut dan bersopan santun.
Kisah novel ini tentu tidak sesederhana itu, tetapi memiliki konflik berlapis-lapis yang perlahan-lahan menguak sisi rahasia kehadiran Ustaz Selawat ke Parengan yang sangat mengejutkan dan tidak bisa diduga.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
4 Cara Simpan Opor dan Rendang Tanpa Takut Basi, Sisa Lebaran Tetap Aman
-
Review Jujur: Apa Kata Buku 'Muslim Milenial' Tentang Tren Hijrah dan Startup Islami?
-
Panduan Lengkap: Dari Keringkan Sampai Jadi Bubuk, Cara Mengolah Bunga Telang di Rumah
-
7 Perbedaan Oppo Find N6 vs Samsung Galaxy Z Fold 7, Mana Smartphone Lipat Paling Layak Dipilih?
-
Caviar Rilis Smartphone Mewah Spirit of UAE: iPhone 17 Pro Berlapis Emas Harga Rp 170 Jutaan
Artikel Terkait
Ulasan
-
Novel Man Tiger, Misteri Pembunuhan Anwar Sadat dan Labirin Pengkhianatan
-
Tommy Shelby Kembali! Film Peaky Blinders: The Immortal Man Sajikan Fan Service yang Tajam
-
Bukan Tips Diet: Membedah Stigma dan Kebebasan dalam Novel Amalia Yunus
-
Review Jujur: Apa Kata Buku 'Muslim Milenial' Tentang Tren Hijrah dan Startup Islami?
-
Buku Skulduggery Pleasant: Gerbang Kiamat di Tangan Detektif Tengkorak
Terkini
-
Nostalgia Aroma Dapur Ibu: Kisah Hangat Memasak dengan Tungku Kayu Bakar
-
Menggugat Salam Tempel Saat Lebaran: Kenapa Anak Kecil yang Sering Dapat?
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
4 Cara Simpan Opor dan Rendang Tanpa Takut Basi, Sisa Lebaran Tetap Aman
-
5 Trik Jitu Jaga Kue Kering Lebaran Tetap Awet Renyah!