Konflik antara kubu milisi Hamas Palestina dan tentara Israel atau IDF seperti akan memasuki babak baru. Melansir dari laman indomiliter.com, perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu dan beberapa panglima militer Israel telah menyerukan operasi militer darat ke basis-basis pertahanan milik Hamas di Palestina. Hal ini tentunya membuat banyak alutsista milik Israel yang akan diterjunkan guna menghadapi pejuang Hamas yang juga kini persenjatai beberapa alutsista modern.
Melansir dari situs Armyrecognition.com, salah satu alutsista canggih yang kini dioperasikan oleh pejuang Hamas adalah rudal anti tank (Anti-tank Guided-Missile) Almas. Rudal anti tank ini sejatinya merupakan buatan Iran yang dirumorkan turut disumbangkan atau dibeli oleh para pejuang Hamas melalui perantara milisi di Lebanon. Uniknya, rudal Almas tersebut sejatinya merupakan tiruan tanpa lisensi dari rudal buatan Israel, yakni ATGM Spike yang juga dioperasikan oleh militer Israel.
Tiruan Dari Rudal Buatan Israel, Spike-MR Anti-tank Guided-Missile
Rudal Almas buatan Iran sendiri sejatinya tidak diketahui mulai dikembangkan sejak kapan. Akan tetapi, beberapa pengamat menyebut rudal ini mulai dioperasikan sejak tahun 2020-2021 silam oleh Pasukan Pengawal Revolusi Iran (IGRC). Melansir dari laman indomiliter.com, rudal Almas ini sendiri mulai muncul ke publik dan disebut-sebut mirip dengan rudal milik Israel, yakni Spike.
Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata memang Iran berhasil menyalin rudal Spike-MR yang mulai diperkenalkan pada tahun 1998 silam dan digunakan oleh tentara Israel. Melansir dari situs worldtribune.com, rudal ini kemungkinan didapatkan saat konflik Lebanon-Israel pada tahun 2006 lalu. Saat itu, para pejuang Hezbollah di Lebanon sukses merebut beberapa unit sistem rudal Spike-MR dan mengirimkannya ke pihak Iran untuk diteliti dan disalin sehingga menghasilkan rudal Almas.
Hingga saat ini, rudal Almas selain digunakan oleh Iran juga digunakan oleh para lascar Hezbollah di Lebanon dan pejuang Hamas di Palestina. Kemungkinan besar rudal Almas sampai ke tangan para pejuang Hamas melalui perantara pasukan Hezbollah di Lebanon yang secara diam-diam mengirimkan rudal tersebut.
Diyakini Mampu Menembus Kendaraan Lapis Baja Sekelas Tank Tempur Utama
Meskipun tidak diketahui spesifikasinya, akan tetapi rudal Almas tersebut diyakini mampu menembus berbagai macam kendaraan darat lapis baja. Bahkan, diyakini pula dapat menembus tank tempur utama milik Israel, yakni Merkava. Tank Merkava ini diyakini sebagai salah satu tank tercanggih dan paling terlindungi yang dimiliki oleh blok barat saat ini.
Apabila rumor tersebut benar, kemungkinan spesifikasi dari rudal Almas tidak jauh berbeda dengan Spike-MR yang menjadi basis pengembangannya. Melansir dari laman militarytoday.com, rudal Spike-MR sendiri mampu menargetkan kendaran tempur hingga jarak sekitar 3.000 meter dan mengenainya dengan telak. Berat rudal ini sendiri sekitar 13-15 kg dan mampu dioperasikan oleh 1 prajurit infantri saja. Tentunya dengan adanya rudal Almas di kubu Hamas dapat menjadi ancaman yang cukup berbahaya bagi tentara Israel.
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Ikut Seleksi Timnas U-20, Striker Keturunan Afrika Ungkap Hal Mengejutkan!
-
Pemain Timnas Indonesia di 2026: Habis Kontrak hingga Rumor Berkarier di Indonesia
-
Sangat Berat! Media Asing Soroti Tugas John Herdman di Timnas Indonesia
-
Singgung Karir Patrick Kluivert, Striker Timnas Peringatkan John Herdman
-
John Herdman Dibayar Rp670 Juta per Bulan, PSSI Dapatkan Kualitas dengan Harga Miring?
Artikel Terkait
-
Tak Bisa Berbuat Banyak Bantu Palestina, Oki Setiana Dewi Menangis dan Merasa Bersalah
-
Profil Craig Mokhiber, Direktur HAM PBB Mundur karena Tak Mampu Hentikan Genosida di Gaza
-
Aksi Nyata, Aldi Taher Transfer Rp5 Juta Buat Makan Anak-Anak Palestina
-
Profil Ariel Sharon, Mantan PM Israel Tewas Tragis dengan Organ Membusuk
-
3 Surat Dalam Al Quran Ini Ceritakan soal Palestina dan Israel, Berikut Tafsirannya
Ulasan
-
Ulasan Buku Nak, Belajar Soal Uang Adalah Bekal Kehidupan: 4 Tahap Bangun Kekayaan
-
Membedah Sisi Gelap Keadilan Manusia di Ulasan Novel The Hellbound
-
Ulasan Buku The Soft Power of Madrasah: Potret Inspiratif yang Tak Berisik
-
Review The Beast in Me: Thriller Psikologis yang Mengulik Sisi Buas Manusia
-
Ulasan Novel Lelaki Harimau: Kekerasan Rumah Tangga hingga Trauma Generasi
Terkini
-
5 Perbedaan Snapdragon vs Dimensity: Mana yang Lebih Worth It di Awal 2026?
-
Capek Hadapi Teman Pasif Agresif? Ini Cara Menghadapinya Tanpa Ikut Meledak
-
Kreator Pastikan Manga Kaoru Hana wa Rin to Saku Tamat Sekitar 2 Tahun Lagi
-
Showrunner Ryan Condal Konfirmasi House of the Dragon Berakhir di Season 4
-
Laptop Gaming Rasa PC Desktop? ROG Strix G16 dengan AMD 3D V-Cache