Apa yang pertama kali terlintas di benak kalian ketika kalian mendengar nama Chairil Anwar? Pasti sebagian besar dari kalian akan mengaitkannya dengan kata "puisi," bukan?
Nama Chairil Anwar dan puisi memang tak pernah bisa dipisahkan, karena sepanjang hidupnya Chairil Anwar amat dekat dan lekat dengan puisi. Berbicara mengenai Chairil Anwar dan puisi, pada kesempatan kali ini saya akan mengulas sebuah buku yang membahas tentang karya-karya puisi Chairil Anwar beserta latar belakang penciptaan karya-karya puisinya.
Penasaran dengan buku yang akan saya ulas? Silakan baca artikel ini sampai tuntas.
Buku yang membahas tentang karya-karya puisi Chairil Anwar beserta latar belakang penciptaan karya-karya puisinya ialah sebuah buku karya H.B. Jassin yang berjudul Chairil Anwar Pelopor Angkatan '45. Adapun buku ini merupakan buku kritik H.B. Jassin terhadap puisi-puisi Chairil Anwar, dan pertama kali diterbitkan pada tahun 2013 oleh Penerbit Narasi.
Pada buku ini, terdapat dua buah kritik yang ditulis oleh H.B. Jassin terhadap puisi-puisi karya Chairil Anwar, masing-masing ditulis pada tahun 1959 dan 1967. Selain memuat kritik H.B. Jassin terhadap puisi-puisi Chairil Anwar, buku ini juga memuat berbagai karya puisi Chairil Anwar dari masa awal hingga masa akhir kepenyairannya, beserta latar belakang penciptaan karya-karya puisinya.
Lebih daripada itu, buku ini pun memuat berbagai karangan prosa karya Chairil Anwar, juga memuat teks pidato yang dibacakan oleh Chairil Anwar pada saat dia memberikan pidato kebudayaan di hadapan para anggota Angkatan Baru Pusat Kebudayaan pada 7 Juli 1943.
BACA JUGA: Review Series Rencana Besar, Adaptasi Novel yang Mantap!
Tujuan dihadirkannya buku ini, menurut saya, ialah supaya masyarakat awam dan masyarakat sastra lebih mengetahui siapa sebetulnya Chairil Anwar. Sebab selama ini kita hanya mengetahui Chairil Anwar melalui buku-buku formal di sekolah saja, tanpa mengetahui lebih rinci tentang siapa sesungguhnya Chairil Anwar dan bagaimana bisa dia memajukan perpuisian Indonesia.
Selain itu, sepeninggal Chairil Anwar, banyak desas-desus yang dibuat oleh para akademisi sastra di Indonesia yang menyatakan bahwa beberapa karya monumental Chairil Anwar sebagai plagiat. Maka dari itu, H.B. Jassin, yang merupakan kritikus "Paus" sastra Indonesia, memberikan kritiknya atau komentarnya sebagai pembela karya-karya Chairil Anwar yang kelak tersusun dalam buku ini.
Menurut saya, buku Chairil Anwar Pelopor Angkatan '45 ini sangat cocok untuk kalian baca, karena isinya yang lengkap dan terstruktur, sehingga memudahkan kalian untuk lebih memahami siapa sesungguhnya Chairil Anwar beserta apa saja peninggalannya bagi perpuisian Indonesia.
Selain itu, dengan membaca buku ini, kalian juga dapat mengetahui seperti apa gaya penulisan sajak Chairil Anwar, sehingga memudahkan kalian untuk mengetahui seperti apa penggunaan dan pemanfaatan bahasa Indonesia dalam karya sastra pada masa itu.
Nah, itu tadi merupakan sedikit ulasan mengenai sebuah buku yang membahas tentang karya-karya puisi Chairil Anwar beserta latar belakang penciptaan karya-karya puisinya, yang berjudul Chairil Anwar Pelopor Angkatan '45. Adapun ulasan ini merupakan ulasan saya pribadi, berdasarkan buku tersebut. Selamat membaca!
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS
Tag
Baca Juga
-
Ulasan Film Never Back Down: Kisah Remaja yang Mendalami Mix Martial Arts
-
Ulasan Film Warrior: Kisah Kakak-beradik yang Kembali Bertemu di Atas Ring
-
Ulasan Film Unbroken: Kisah Atlet Olimpiade yang Menjadi Tawanan Perang
-
Ulasan Film The Fighter: Kisah Seorang Pria Meraih Gelar Juara Tinju Dunia
-
Ulasan Film Rocky: Kisah Petinju Lokal Meraih Kesuksesan di Dunia Tinju
Artikel Terkait
-
Menyelami Isu Gender, Kemanusiaan, dan Sosial Politik dalam Novel Saman
-
Ulasan Novel Death by Dumpling: Misteri Pembunuhan Pelanggan Setia Restoran
-
Ulasan Buku Jadilah Pribadi Optimistis, Lebih Semangat Mengarungi Kehidupan
-
Tragedi di Pesta Pernikahan dalam Novel Something Read, Something Dead
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
Ulasan
-
Menyelami Isu Gender, Kemanusiaan, dan Sosial Politik dalam Novel Saman
-
Ulasan Novel Death by Dumpling: Misteri Pembunuhan Pelanggan Setia Restoran
-
Lapau Rang Sangka: Surga Sarapan Minang di Jalan Cipta Karya Pekanbaru
-
Alam Mayang Pekanbaru, Destinasi Liburan Keluarga yang Wajib Dikunjungi!
-
Review 12 Strong: Kisah Heroik Pasukan Khusus AS Pasca Peristiwa 11/09/2001
Terkini
-
Mengejutkan! Maarten Paes Kritik Taktik dari Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
-
Harga Emas Naik, Alarm Krisis Ekonomi di Depan Mata
-
5 Tips Atasi Lelah setelah Mudik, Biar Energi Balik Secepatnya!
-
Hengkang dari SM Entertainment, Wendy dan Yeri Tetap Jadi Member Red Velvet
-
Ketagihan Drama Medis? 7 Tontonan Netflix Ini Wajib Masuk List!