Anime Happy Sugar Life yang dirilis pada tahun 2018 ini mengisahkan kisah cinta yang berbeda dibandingkan dengan anime romantis pada umumnya. Dalam anime ini, penonton dihadapkan dengan tema cinta yang tragis dari seorang psikopat.
Dalam cerita ini, Satou Matsuzaka, sang tokoh utama, menjadi karakter yang memiliki banyak rahasia kelam. Berawal dari traumatik masa kecil karena didera oleh ayah tirinya yang bernafsu padanya, Satou mencari cinta di dunia maya dan akhirnya bertemu dengan Shio yang menjadi objek kesukaannya.
Setelah itu, kisah tragis dimulai. Satou terobsesi dengan Shio dan menempatkannya di apartemennya, sehingga dia selalu bersama Shio.
Kesan kecanduan Satou terhadap Shio seakan tak berpenghujung hingga mengarah ke kekerasan dan pembunuhan. Para penonton akan merasakan sensasi yang berbeda dari anime pada umumnya saat mengikuti kisah cinta ini. Hal ini menyebabkan kontroversi dalam serial animasi ini.
Namun, meskipun anime Happy Sugar Life sering kali menjadi perdebatan di internet mengenai kontroversialitas dari kisahnya, hal tersebut tidak mengurangi keunikan cerita anime ini.
Karakter yang matang dan memiliki latar belakang yang kuat serta desain animasi yang menarik menciptakan keseimbangan yang sangat baik dengan tema cerita anime.
Serial animasi ini juga memiliki keunikan di dalam animasi dan latar belakangnya yang menciptakan keindahan dalam segala hal.
Warna yang digunakan dalam serial animasi ini menambah kesegaran dan menciptakan rasa yang berbeda dari serial animasi lainnya, meskipun tema ceritanya begitu mencekam.
Ada beberapa hal yang membuat anime ini jadi kurang cocok bagi calon penonton tertentu. Pertama, tema cinta yang tragis dari seorang psikopat bukanlah untuk semua orang.
Beberapa adegan kekerasan dan pembunuhan sering muncul pada serial animasi ini, sehingga membuatnya kurang cocok ditonton oleh calon penonton yang tidak suka dengan konten semacam itu.
Kedua, anime ini disarankan untuk ditonton oleh usia yang lebih dewasa. Serial animasi Happy Sugar Life tidak disarankan untuk ditonton oleh kalangan remaja atau anak-anak.
Anime Happy Sugar Life memiliki kisah cinta yang sangat berbeda dan kontroversial. Namun, dengan latar belakang yang kuat, karakter yang matang, dan desain animasi yang menarik, anime ini cocok bagi penggemar genre thriller romantis yang suka menonton cerita yang berbeda dari biasanya.
Serial animasi ini mengajak kita menengok kelamnya jalan hidup karakter yang penuh dengan rahasia serta memiliki penghayatan karakter yang memukau. Anime ini adalah salah satu serial animasi yang harus Anda tonton.
Baca Juga
-
Review Anime Yama no Susume, Saat Hobi Naik Gunung Jadi Dokumenter
-
Review Film Little Women, Menolak Tunduk pada Zaman
-
Review Yona of the Dawn: Transformasi Epik dari Putri Manja Menjadi Pejuang Tangguh
-
Review Bartender Glass of God: Mengobati Luka Jiwa Lewat Segelas Koktail
-
Lebih dari Sekadar Melodrama: Membedah Resolusi Emosional dalam 'Tunggu Aku Sukses Nanti'
Artikel Terkait
-
3 Drama dan Film Korea Park Seo Joon Sepanjang 2023, Thriller hingga Comedy
-
3 Anime Seru dengan Karakter Utama Bocah yang Bisa Bikin Kepikiran Terus
-
Review Anime 'Sonny Boy', Anak Sekolah yang Terjebak di Dalam Dunia Paralel
-
5 Kemampuan Frieren Si Elf Berumur Panjang dalam Anime Sousou no Frieren
-
Review Anime 'Qualidea Code', Melawan Ancaman dari Invasi Misterius Unknown
Ulasan
-
Lima Sekawan Terjebak di Mercusuar Tua, Ada Apa dengan Karang Setan?
-
Review The Love Hypothesis: Fake Dating yang Manis, Romantis, dan Humoris
-
Mengupas Misteri 'Bisikan Desa Gringsing', Saat Karma dan Dosa Masa Lalu Menuntut Balas
-
Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi
-
Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health
Terkini
-
Konten Couple Carousel Bikin Gemas! Penolong untuk yang Takut Jatuh Cinta
-
Mengenal Makna Spiritual Angka Jawa, Pengingat Bijak Bahwa Hidup Ada Batasnya
-
Vasektomi Bukan Pengorbanan Pria, tapi Bentuk Berbagi Tanggung Jawab
-
Sinopsis The Vvaan, Film Terbaru Tamannaah Bhatia dan Sidharth Malhotra
-
Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo