Saat ini, banyak orang yang berminat untuk membaca buku self-help atau self-development yang dapat memotivasi kita dalam menjalani hidup, serta memberikan maksud dan tujuan kepada pembaca untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Banyak bermunculan buku self-development dengan berbagai topik yang berbeda.
Salah satu buku self-help yang banyak diminati adalah buku tentang lifestyle atau gaya hidup ala Jepang. Untuk kamu yang tertarik dengan buku-buku tersebut, berikut beberapa rekomendasi buku self-help tentang gaya hidup ala Jepang yang wajib kamu baca.
1. The Life-Changing Magic of Tidying Up karya Marie Kondo
Marie Kondo adalah seorang konsultan berbenah asal Jepang yang memperkenalkan teknik KonMari untuk digunakan untuk merapikan barang-barang. Metode ini dijabarkan dalam buku The Life-Changing Magic of Tidying Up dimana metode ini dinilai ampuh dan diterapkan oleh masyarakat Jepang.
Melalui buku ini, kita bisa termotivasi untuk memulai kebiasaan beres-beres yang efektif dengan sistem berbenah sesuai kategori. Situasi rumah yang rapi tentu akan membuat pikiran menjadi damai. Tak hanya belajar melalui buku, kamu juga bisa menonton program televisi "Tidy Up With KonMari!” untuk memulai kebiasaan bersih-bersih.
2. Goodbye, Things karya Fumio Sasaki
Untuk kamu yang ingin hidup minimalis, kamu wajib membaca buku karya Fumio Sasaki yang berjudul Goodbye, Things. Dalam buku ini, Fumio Sasaki menekankan jika teknologi lebih canggih memudahkan untuk menerapkan gaya hidup minimalis. Melalui buku ini, pembaca akan diajak untuk menyelami bagaimana gaya hidupnya.
Berbagai pertanyaan akan diajukan dalam buku ini seperti: “Apa saja barang yang di sekitar kita?”, “Mengapa kita mengumpulkan begitu banyak barang?”, “Apakah semua barang bermanfaat?”, dan berbagai pertanyaan lainnya. Buku ini memberi solusi untuk memisahkan barang yang sudah tidak berguna.
3. The Courage To Be Disliked karya Ichiro Kishimi dan Fumitake Koga
Buku ini berisi penjelasan pandangan hidup berdasarkan teori psikologi Alfred Adler. Penulis menjelaskan bahwa kita bebas menentukan masa depan kita sendiri dan tidak bergantung pada masa lalu maupun harapan orang lain.
Buku ini mendorong kita untuk berani berubah dan tidak terlalu memikirkan perkataan orang-orang di sekitar kita. The Courage To Be Disliked menjadi salah satu buku paling laris di Asia dan telah terjual lebih dari 3,5 juta kopi.
4. Ikigai karya Hector Garcia
Buku self-improvement ini membahas tentang rahasia hidup bahagia dan panjang umur masyarakat Jepang. Istilah “ikigai” merupakan gabungan dari kata “iki” yang berarti kehidupan dan “gai” yang berarti berharga. Filosofi ikigai telah lama dikenal oleh masyarakat Jepang.
Melalui Ikigai, kamu bisa menemukan tujuan hidupmu. Tubuh dan pikiran manusia saling terkoneksi sehingga kesehatan fisik dan mental sangatlah penting. Buku ini dilengkapi dengan pendekatan sehari-hari, tips, dan diagram yang dapat memudahkan pembaca dalam memahami konsep ikigai.
5. Wabi Sabi karya Beth Kempton
Dalam istilah Jepang, “wabi” sering dikaitkan dengan jenis kesepian dan kesendirian yang dirasakan pertapa di wilayah terpencil, sedangkan “sabi” berarti sesuatu yang berkarat. “Wabi sabi” juga berhubungan dengan rasa damai dalam melihat perubahan alami di kehidupan.
Konsep Wabi Sabi akan dibahas secara penuh di buku ini. Buku Wabi Sabi akan mengajarkan tentang menerima fakta bahwa hidup dan segala hal yang ada di dunia ini tidaklah kekal sehingga kita perlu menghargai setiap momen.
Itulah beberapa rekomendasi buku self-help tentang gaya hidup ala Jepang. Buku ini akan memberikan manfaat pada kita serta perspektif baru tentang kehidupan. Selamat membaca!
Baca Juga
-
3 Rekomendasi Film tentang Kakak Beradik yang Mengharukan, Bikin Nangis!
-
Minim Budget? Ini 4 iPhone Harga 3 Jutaan yang Masih Worth It Tahun 2025
-
5 Spot Berburu Takjil Murah dan Enak di Jogja, Ada yang Gratisan Juga!
-
Tampil Fresh dan Elegan! Ini 3 Dress Putih untuk Lebaran yang Wajib Dicoba
-
3 Lip Velvet Brand Korea Terbaik yang Lembut dan Tahan Lama, Wajib Coba!
Artikel Terkait
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Jepang Bakal Dikerubungi Jutaan Pengangguran Imbas Lowongan Kerja Makin Sedikit
-
Perjalanan Menemukan Kebahagiaan dalam Ulasan Novel The Burnout
-
7 Manfaat Kesehatan Mengejutkan dari Membaca Buku Setiap Hari
-
Sakralnya Makna Bunga Sakura: Menjadi Latar Maxime Bouttier Lamar Luna Maya
Ulasan
-
Webtoon My Reason to Die: Kisah Haru Cinta Pertama dengan Alur Tak Terduga
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
-
Ulasan Film 4PM, Ketika Premis Sederhana Dieksekusi dengan Membahana
-
First Impression Series 'Leap Day': Saat Ulang Tahun Jadi Kutukan Mematikan
Terkini
-
3 Tahun Hiatus, Yook Sung Jae Beberkan Alasan Bintangi 'The Haunted Palace'
-
Hanya 4 Hari! Film Horor Pabrik Gula Capai 1 Juta Penonton di Bioskop
-
4 Drama Korea Terbaru di Netflix April 2025, Dari Thriller hingga Romansa!
-
AI Ghibli: Inovasi atau Ancaman Para Animator?
-
6 Rekomendasi Tempat Wisata Viral di Bandung, Cocok untuk Liburan Keluarga