Ookami Shoujo to Kuro Ouji merupakan anime karya studio TYO Animations yang dirilis pada tahun 2014. Anime bergenre romance comedy ini menceritakan tentang Erika Shinohara, seorang siswi SMA yang berbohong kepada teman-temannya dengan mengatakan bahwa ia telah memiliki pacar.
Demi mendapat rasa hormat dari teman-temannya di sekolah, Erika Shinohara berbohong tentang kisah cintanya. Ketika teman-teman Erika meminta foto pacarnya, Erika buru-buru mengambil foto seorang pria tampan yang tidak ia kenali.
Rupanya, pria tersebut dikenali oleh teman-teman Erika. Pria tersebut adalah Kyouya Sata pria tampan populer dan baik hati yang ternyata satu sekolah dengan Erika.
Berusaha menghindar dari nasib buruk akibat kecerobohannya, Erika memohon kepada Kyouya agar mau menjadi pacarnya. Melihat adanya kesempatan, Kyouya yang rupanya tidak sebaik yang dikira orang-orang, menginginkan imbalan. Kyouya meminta agar Erika mau menjadi ‘peliharaannya’ dan mematuhi semua keinginan Kyouya.
Dengan berat hati, Erika menerima permintaan Kyouya. Hubungan asmara Erika dan Kyouya pun dimulai.
Awalnya, Erika mengira Kyouya adalah pria dengan kepribadian yang buruk karena Kyouya sering menjahili dan menggodanya. Namun, lambat laun Erika sadar akan kepribadian tersembunyi dari seorang Kyouya. Semakin lama ia berjalan bersama Kyouya, rasa cinta Erika semakin besar. Meski begitu, Erika belum menyadari apakah Kyouya memiliki perasaan yang sama dengan dirinya.
Ulasan Ookami Shoujo to Kuro Ouji
Meski dirilis pada tahun 2014, anime ini masih cukup relate dengan penonton zaman sekarang. Menyajikan kisah cinta anak sekolahan, anime ini akan membawa anda yang kini telah dewasa kembali ke waktu ketika anda dulu masih sekolah.
Mengusung tema romance comedy, anime ini mampu membuat penonton tertawa dengan berbagai adegan komedi yang disajikan. Dalam berbagai kesempatan, anime ini menyajikan situasi romantis yang dalam sekejap mata bisa berubah menjadi situasi komedi karena sifat dari Erika yang ceroboh dan polos.
Salah satu momen ikonik dari anime ini adalah ketika Erika mengambil foto Kyouya. Berencana mengambil foto secara diam-diam, Erika yang terpesona dengan ketampanan Kyouya, tanpa sadar mendekat ke arah Kyouya. Tanpa diduga, tiba-tiba saja Erika sudah berdiri tepat dihadapan Kyouya. Karena malu, Erika yang telah berhasil mengambil foto Kyouya langsung lari dari hadapan Kyouya.
Didukung dengan grafis yang terbilang bagus pada zamannya, anime ini sangat layak ditonton bagi anda yang menyukai anime romance comedy. Tertarik untuk menonton Ookami Shoujo to Kuro Ouji akhir pekan ini?
Cek berita dan artikel lainnya di GOOGLE NEWS.
Baca Juga
-
Kisah Gadis Misterius yang Memburu Penyihir dalam Anime 'Majo to Yajuu'
-
Kehidupan Kedua Sang Naga dalam Anime Sayounara Ryuusei, Konnichiwa Jinsei
-
Kisah Seru Gadis Antagonis dalam Anime 'Rekishi ni Nokoru Akujo ni Naru zo'
-
Kisah Suhu tapi Aslinya Cupu dalam Anime 'Nageki no Bourei wa Intai shitai'
-
Perjalanan untuk Menjadi yang Terkuat dalam Anime 'Saikyou no Shienshoku'
Artikel Terkait
-
Review Anime My Stepmoms Daughter Is My Ex: Ketika Mantan Jadi Saudara Tiri
-
Review Anime Yuru Camp, Menjelajahi Keindahan Alam Jepang
-
Bangkit dari Kematian, 4 Karakter Anime Ini Jadi Sosok yang Tak Tertandingi
-
5 Rekomendasi Anime tentang Karakter Biasa yang Mendadak Jadi Sekuat Dewa
-
Ulasan Webtoon Our Secret Alliance: Perjanjian Palsu Ubah Teman Jadi Cinta
Ulasan
-
Review Anime My Stepmoms Daughter Is My Ex: Ketika Mantan Jadi Saudara Tiri
-
Novel Four Aunties and A Wedding: Pesta Pernikahan Berubah Menjadi Mencekam
-
Review Film Broken Rage: Ketika Takeshi Kitano Menolak Bertele-tele
-
Review Film Exorcism Chronicles - The Beginning: Visual Ajaib tapi Cerita Kacau?
-
Review Anime Yuru Camp, Menjelajahi Keindahan Alam Jepang
Terkini
-
Kembali Naik Peringkat, Timnas Indonesia Berpotensi Tempel Ketat Vietnam di Ranking FIFA
-
Hidup Itu Absurd, Jadi Nikmati Saja Kekacauannya
-
Lawan Yaman, Evandra Florasta Beri Sinyal Timnas Indonesia akan Makin Gacor
-
Pengabdi Setan Origins: Batara, Darminah, dan Asal Mula Teror
-
Timnas Indonesia Disokong Mentalitas 'Anti Banting', Siap Jaya di Piala Asia U-17?