Novel Welcome, Rain karya dari Suarcani menceritakan tentang sepasang kekasih, Ghi dan Keira, yang berpisah setelah Kei terlibat skandal dengan bos perusahaan rekaman terkenal.
Kei semula hanya seorang pianis yang bekerja di kafe milik Danan, kakak dari sahabatnya Donna. Di kafe itulah, Ghi, yang berteman baik dengan Danan melihat kemampuan Kei bernyanyi sambil bermain piano. Ghi, yang seorang penyanyi, kemudian menawari Kei untuk duet dalam proyek album terbarunya.
Duet mereka sukses besar. Klip video lagu gubahan Kei, Welcome Home, Rain, diputar jutaan kali. Kei menjadi penyanyi pendatang baru yang namanya mulai diperhitungkan.
Sampai suatu hari Ghi memergoki Kei keluar dari kamar hotel bersama Frans, pemilik label rekaman Orindost. Sejak itu Ghi memelihara kebencian pada gadis yang pernah menjadi kekasihnya tersebut.
Kei juga menjadi bulan-bulanan publik setelah wartawan mencium skandal besar yang dilakukannya. Ia berhenti bekerja di kafe Danan dan meninggalkan dunia tarik suara yang baru dijajakinya.
Kei kembali ke bangku kuliah dan selama berbulan-bulan harus membiasakan diri dengan cemoohan para fans garis keras Ghi dan para haters, walaupun berita skandalnya mulai meredup.
Sampai sebuah tawaran kerjasama untuk kembali berduet bersama Ghi disodorkan Soraya, manajer Ghi, membuat Kei—yang sedang butuh banyak uang untuk melunasi tumpukan utang ibunya—akhirnya menerima meskipun dengan risiko bertemu kembali dengan Ghi yang masih membencinya.
Novel ini pada dasarnya menceritakan kembali kehidupan Ghi dan Kei setelah berpisah. Namun, sesekali cerita akan flashback ke masa-masa sebelum skandal Kei terjadi.
Konflik cerita beragam dan bikin geregetan, terutama tentang Ghi yang sampai segitunya membenci Kei tanpa pernah memberi Kei kesempatan menjelaskan. Lalu tentang perlakuan buruk Mama Kei pada anak gadisnya itu, tapi Kei selalu menerima saja sampai saya ingin berteriak, “Ayo, jangan diam aja dong, Kei!”
Konflik lainnya tentang hubungan antara Ghi dan ayahnya yang memburuk. Lalu mengenai Donna, sahabat Kei, yang ternyata memiliki rahasia besar yang awalnya hanya diketahui Ghi. Kemudian konflik perjodohan Kei yang diatur mamanya dengan seorang om-om bernama Sunu.
Welcome Home Rain juga menyimpan plot twist yang bikin saya melongo karena penulis begitu rapi menyimpan kejutan. Tak hanya sebuah plot twist, tapi beberapa plot twist yang salah satunya mengungkap rahasia orangtua Kei dan membuat segala sikap jahat sang mama pada Kei jadi cukup masuk akal.
Novel terbitan Gramedia Pustaka Utama (2017) ini juga menyisipkan beberapa pesan moral, salah satunya bahwa kita harus melihat segala permasalahan dengan jernih. Jangan langsung memajukan emosi yang berujung pada kubangan penyesalan.
“Yang kita yakini benar belum tentu benar. Kenapa? Karena kadang emosi kita berbicara duluan daripada logika.” (Hal. 288)
Baca Juga
-
Wake Me Up When September Ends
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
Ketika Tokoh Pendamping Tak Sekadar Pelengkap Cerita dalam Hello, Darkness
-
Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris
-
Novel Menuju Titik Nol: Ketika Pembunuhan Menjadi Akhir Bukan Awal Cerita
Artikel Terkait
Ulasan
-
Buku All The Bright Places, Meruntuhkan Stigma Negatif Isu Mental Health
-
Review Skenario Sang Jenderal: Kupas Kasus Sensitif yang Mengguncang Publik
-
Review Terbelah Jadi Dua dan Alasan Kita Senang Menyiksa Diri Lewat Lagu
-
Review Film Hope, Teror Makhluk Misterius di Desa Terpencil
-
Ulasan Film Agensi Rumah Tangga: Angkat Isu Sosial Lewat Tawa Menyegarkan
Terkini
-
Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang
-
Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang
-
Doomscrolling: Antara Kepedulian Sosial dan Rasa Putus Asa yang Mengintai
-
Evaluasi Problem Ekonomi: AEI Soroti Risiko Fiskal hingga Deforestasi
-
Resmi di Indonesia! Redmi Note 17 Pro Max Bawa Baterai Jumbo 10.000 mAh