Masa remaja merupakan masa yang sangat tepat untuk memperbanyak ilmu pengetahuan. Masa remaja sangat sayang dilewatkan begitu saja tanpa diisi dengan berbagai aktivitas yang bermanfaat.
Dalam buku ‘Menjadi Remaja Emas’ diungkap bahwa masa remaja ibarat emas permata dalam hidup ini. Artinya, emas itu berharga dan mahal. Sudah selayaknya bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Jangan sampai di masa tua nanti, seseorang baru menyesali dirinya karena masa remaja atau masa mudanya dulu banyak terbuang sia-sia tanpa makna, tanpa membekali diri dengan beragam ilmu pengetahuan dan beragam aktivitas yang positif.
Prof. Zakiyah Darajat mendefinisikan remaja sebagai anak yang berada dalam masa peralihan dari masa anak-anak menuju usia dewasa. Dalam masa ini, banyak terjadi percepatan pertumbuhan fisik dan psikis.
Ditinjau dari segi fisik, sikap dan tindakan mereka tidak bisa disebut anak tetapi juga belum sepenuhnya bisa dibilang dewasa, karena belum memiliki kematangan berpikir. Mereka ini biasanya berada pada rentang usia 13 sampai 23 tahun (hlm. 48-49).
Dibutuhkan tips atau kiat agar masa remaja yang kita miliki dapat berjalan dengan optimal atau tidak terbuang sia-sia. Dalam buku ini dibeberkan beberapa tip sukses melewati masa remaja. Salah satunya adalah berusaha menanamkan impian dan cita-cita di hati.
Pentingnya menanamkan impian dan cita-cita dijelaskan dalam kitab Ta’limul Muta’alim. Sungguh, seseorang akan terbang bersama cita-cita dan impian layaknya burung yang terbang bersama kedua sayapnya. Inilah gambaran indah cita-cita yang terpatri dalam dada remaja.
Cita-cita, impian dan harapan kurang lebih sama saja. Ia adalah sesuatu yang ingin diwujudkan dari dalam diri. Ia adalah manfaat, kebaikan, dan kebajikan yang ingin dibagi tidak hanya untuk diri sendiri tetapi untuk sesama manusia (hlm. 64-65).
Tips sukses melewati masa remaja berikutnya yang diulas Abidzar dalam buku ini ialah menjaga kualitas diri. Keimanan adalah mutiara paling berharga yang mesti dijaga dan dipelihara dalam dada.
Perdalam dan perbanyak pemahaman agama adalah bekal pertama dan utama. Pergunakan waktu luang sebaik dan sebanyak yang engkau bisa hanya untuk yang positif dan prestatif.
Menjaga kualitas lingkungan sahabat juga menjadi tip sukses dalam melewati masa remaja. Ambillah sahabat atau teman akrab yang bisa membantu dan mengingatkan.
Jika teman kita baik, ia akan mengajak kita kepada kebaikan. Ia selalu mengingatkan jika kita dalam kesalahan dan kesulitan. Akhirnya kita jadi orang yang pintar dan baik pula (hlm. 66-67).
Buku ‘Menjadi Remaja Emas’ karya Abidzar yang diterbitkan oleh penerbit Quanta (Jakarta) ini sangat cocok dijadikan sebagai salah satu buku motivasi bagi kaum remaja. Dengan membaca buku ini, diharapkan para remaja dapat memanfaatkan masa remajanya dengan sebaik-baiknya.
CEK BERITA DAN ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Baca Juga
-
Ulasan Buku Setengah Jalan, Koleksi Esai Komedi untuk Para Calon Komika
-
Ulasan Buku Jadilah Pribadi Optimistis, Lebih Semangat Mengarungi Kehidupan
-
Rangkaian Kisah Penuh Hikmah dalam Buku Berguru pada Saru
-
Pentingnya Memiliki Prinsip Hidup dalam Buku Menjadi Diri Sendiri
-
Menjalani Hidup dengan Tenang dalam Buku Hujan Bahagia
Artikel Terkait
-
Ulasan Buku Setengah Jalan, Koleksi Esai Komedi untuk Para Calon Komika
-
Ulasan Novel Death by Dumpling: Misteri Pembunuhan Pelanggan Setia Restoran
-
Ulasan Buku Jadilah Pribadi Optimistis, Lebih Semangat Mengarungi Kehidupan
-
Tragedi di Pesta Pernikahan dalam Novel Something Read, Something Dead
-
Review Novel 'Kokokan Mencari Arumbawangi': Nilai Tradisi di Dunia Modern
Ulasan
-
Review Novel 'Kerumunan Terakhir': Viral di Medsos, Sepi di Dunia Nyata
-
Menelaah Film Forrest Gump': Menyentuh atau Cuma Manipulatif?
-
Sate Padang Bundo Kanduang, Rasa Asli Minangkabau yang Menggoda Selera
-
Ulasan Buku Setengah Jalan, Koleksi Esai Komedi untuk Para Calon Komika
-
Ulasan Film Paddington in Peru: Petualangan Seru si Beruang Cokelat!
Terkini
-
Bertema Olahraga, 9 Karakter Pemain Drama Korea Pump Up the Healthy Love
-
Fenomena Pengangguran pada Sarjana: Antara Ekspektasi dan Realita Dunia Kerja
-
Krisis Warisan Rasa di Tengah Globalisasi: Mampukah Kuliner Lokal Bertahan?
-
Liga Film Lebaran Geger! 'Pabrik Gula' Tak Terbendung, Norma Terpeleset?
-
Ada LANY hingga Hearts2Hearts, LaLaLa Festival 2025 Umumkan Daftar Lineup